<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Oknum Kopassus Menyerang Setelah Latihan di Gunung Lawu</title><description>Pelaku penyerangan LP Cebongan yang berujung kematian empat tahanan  akhirnya terkuak sudah. Mereka adalah 11 oknum TNI dari Grup II Kopassus  Kartasura.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/04/337/786455/oknum-kopassus-menyerang-setelah-latihan-di-gunung-lawu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/04/337/786455/oknum-kopassus-menyerang-setelah-latihan-di-gunung-lawu"/><item><title>Oknum Kopassus Menyerang Setelah Latihan di Gunung Lawu</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/04/337/786455/oknum-kopassus-menyerang-setelah-latihan-di-gunung-lawu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/04/337/786455/oknum-kopassus-menyerang-setelah-latihan-di-gunung-lawu</guid><pubDate>Kamis 04 April 2013 18:12 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/04/337/786455/ZSphFtHcOc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lapas Cebongan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/04/337/786455/ZSphFtHcOc.jpg</image><title>Lapas Cebongan</title></images><description>JAKARTA - Pelaku penyerangan LP Cebongan yang berujung kematian empat tahanan akhirnya terkuak sudah. Mereka adalah 11 oknum TNI dari Grup II Kopassus Kartasura.
&amp;nbsp;
Penyerangan dilakukan setelah para oknum Kopassus melakukan latihan di Gunung Lawu, Surakarta. Mereka secara spontan berangkat ke Lapas setelah melihat iring-iringan mobil yang membawa empat tahanan pelaku pembunuhan Sertu Santosa.
&amp;nbsp;
&quot;Mereka sedang latihan di Gunung Lawu, lalu mendengar ada anggota Kopassus yang terbunuh oleh preman. Secara spontan dan melihat mobil membawa tahanan ke LP Cebongan,&quot; kata Ketua tim investigasi TNI AD Brigjen Unggul K Yudhoyono di Kartika Media Center&amp;nbsp; Jalan Abdurahman Saleh I No 48&amp;nbsp; Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2013).&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Setelah itu, kata Unggul, para pelaku membawa enam pucuk senjata yang dipakai latihan di Gunung Lawu, yaitu tiga pucuk AK 47, dua pucuk replika AK 47, dan satu pistol. &amp;ldquo;Jadi mereka tidak mengambil senjata dari gudang, tetapi setelah latihan dari Gunung Lawu,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Para pelaku menggunakan tiga mobil Toyota Avanza warna biru, Suzuki APV warna hitam, dan Daihatsu Feroza. Penyerangan dilakukan pada dini hari Sabtu 23 Maret 2013 lalu. &amp;ldquo;Kalau pasukan khusus bergeraknya pada malam. Makanya mereka bergerak cepat. Namun sekali lagi mereka tidak merencanakan, tetapi secara spontan,&quot; kilah Unggul.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelaku penyerangan LP Cebongan yang berujung kematian empat tahanan akhirnya terkuak sudah. Mereka adalah 11 oknum TNI dari Grup II Kopassus Kartasura.
&amp;nbsp;
Penyerangan dilakukan setelah para oknum Kopassus melakukan latihan di Gunung Lawu, Surakarta. Mereka secara spontan berangkat ke Lapas setelah melihat iring-iringan mobil yang membawa empat tahanan pelaku pembunuhan Sertu Santosa.
&amp;nbsp;
&quot;Mereka sedang latihan di Gunung Lawu, lalu mendengar ada anggota Kopassus yang terbunuh oleh preman. Secara spontan dan melihat mobil membawa tahanan ke LP Cebongan,&quot; kata Ketua tim investigasi TNI AD Brigjen Unggul K Yudhoyono di Kartika Media Center&amp;nbsp; Jalan Abdurahman Saleh I No 48&amp;nbsp; Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2013).&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Setelah itu, kata Unggul, para pelaku membawa enam pucuk senjata yang dipakai latihan di Gunung Lawu, yaitu tiga pucuk AK 47, dua pucuk replika AK 47, dan satu pistol. &amp;ldquo;Jadi mereka tidak mengambil senjata dari gudang, tetapi setelah latihan dari Gunung Lawu,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Para pelaku menggunakan tiga mobil Toyota Avanza warna biru, Suzuki APV warna hitam, dan Daihatsu Feroza. Penyerangan dilakukan pada dini hari Sabtu 23 Maret 2013 lalu. &amp;ldquo;Kalau pasukan khusus bergeraknya pada malam. Makanya mereka bergerak cepat. Namun sekali lagi mereka tidak merencanakan, tetapi secara spontan,&quot; kilah Unggul.</content:encoded></item></channel></rss>
