<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aktivitas Meningkat, Gunung Lokon Meletus Dua Kali </title><description>Gunung&amp;nbsp;Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, kembali meletus pada Rabu malam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/04/340/785993/aktivitas-meningkat-gunung-lokon-meletus-dua-kali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/04/340/785993/aktivitas-meningkat-gunung-lokon-meletus-dua-kali"/><item><title>Aktivitas Meningkat, Gunung Lokon Meletus Dua Kali </title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/04/340/785993/aktivitas-meningkat-gunung-lokon-meletus-dua-kali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/04/340/785993/aktivitas-meningkat-gunung-lokon-meletus-dua-kali</guid><pubDate>Kamis 04 April 2013 07:12 WIB</pubDate><dc:creator>Efendi Labenjang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/04/340/785993/sreQ1pefmV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/04/340/785993/sreQ1pefmV.jpg</image><title>Ilustrasi </title></images><description>TOMOHON - Gunung&amp;nbsp;Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, kembali meletus pada Rabu malam. Warga dilarang beraktivitas hingga radius 2,5 kilometer dari Kawah Tompaluan.&amp;nbsp;Kepala Pos Pemantau Gunung Lokon, Farid Bina, mengatakan, terjadi dua kali letusan sepanjang Rabu, 3 April. Letusan pertama terjadi Rabu pukul 12.28 Wita, namun tertutup kabut&amp;nbsp;akibat hujan deras. Kemudian letusan kedua terjadi pukul 18.15&amp;nbsp;Wita. Ketinggian debu vulkanik mencapai tujuh ratus meter dan tertiup ke selatan.   Menurutnya, terjadi peningkatan peningkatan kegempaan di Kawah Tompaluan&amp;nbsp;Gunung Lokon, sejak Selasa 2 April.   Farid menyebutkan potensi&amp;nbsp;letusan masih bisa terjadi mengingat aktivitas&amp;nbsp;kegempaan terus berlangsung. Warga masih beraktivitas normal dan tidak mengungsi karena belum dinyatakan berbahaya.&amp;nbsp;

Kendati demikian, warga&amp;nbsp;dilarang mendekat hingga radius 2,5 kilometer&amp;nbsp;dari Kawah&amp;nbsp;Tompaluan, untuk mengantisipasi aktivitas vulkanik yang terjadi sewaktu-waktu.</description><content:encoded>TOMOHON - Gunung&amp;nbsp;Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, kembali meletus pada Rabu malam. Warga dilarang beraktivitas hingga radius 2,5 kilometer dari Kawah Tompaluan.&amp;nbsp;Kepala Pos Pemantau Gunung Lokon, Farid Bina, mengatakan, terjadi dua kali letusan sepanjang Rabu, 3 April. Letusan pertama terjadi Rabu pukul 12.28 Wita, namun tertutup kabut&amp;nbsp;akibat hujan deras. Kemudian letusan kedua terjadi pukul 18.15&amp;nbsp;Wita. Ketinggian debu vulkanik mencapai tujuh ratus meter dan tertiup ke selatan.   Menurutnya, terjadi peningkatan peningkatan kegempaan di Kawah Tompaluan&amp;nbsp;Gunung Lokon, sejak Selasa 2 April.   Farid menyebutkan potensi&amp;nbsp;letusan masih bisa terjadi mengingat aktivitas&amp;nbsp;kegempaan terus berlangsung. Warga masih beraktivitas normal dan tidak mengungsi karena belum dinyatakan berbahaya.&amp;nbsp;

Kendati demikian, warga&amp;nbsp;dilarang mendekat hingga radius 2,5 kilometer&amp;nbsp;dari Kawah&amp;nbsp;Tompaluan, untuk mengantisipasi aktivitas vulkanik yang terjadi sewaktu-waktu.</content:encoded></item></channel></rss>
