<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jabat Ketum PD, SBY Dinilai Ingin Selamatkan Diri</title><description>Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpilih secara aklamasi sebagai ketua  umum Partai Demokrat saat KLB di Bali. Jabatan itu diambil, disinyalir  lantaran SBY ingin menyelamatkan diri saat tak lagi menjabat sebagai  Presiden.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/06/339/787215/jabat-ketum-pd-sby-dinilai-ingin-selamatkan-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/06/339/787215/jabat-ketum-pd-sby-dinilai-ingin-selamatkan-diri"/><item><title>Jabat Ketum PD, SBY Dinilai Ingin Selamatkan Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/06/339/787215/jabat-ketum-pd-sby-dinilai-ingin-selamatkan-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/06/339/787215/jabat-ketum-pd-sby-dinilai-ingin-selamatkan-diri</guid><pubDate>Sabtu 06 April 2013 06:26 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/06/339/787215/8MnEZLymL7.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/06/339/787215/8MnEZLymL7.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum Partai Demokrat saat KLB di Bali. Jabatan itu diambil, disinyalir lantaran SBY ingin menyelamatkan diri saat tak lagi menjabat sebagai Presiden.&quot;Menurut saya ada pikiran bahwa SBY menyelamatkan diri, sehingga mengambil posisi Ketum Demokrat. Sebab partai yang kelahirannya dibidani SBY itu telah gagal dalam menjalankan fungsinya sebagai partai politik,&quot; kata Direktur Indonesian Constitutional Watch (Icon Watch), Razman Arif Nasution, saat berbincang dengan Okezone, Jumat (5/4/2013).Bahkan, kata dia, Demokrat sudah dicap sebagai partai terkorup. Tak tanggung-tanggung yang diduga terlibat justru para petingginya dan ikon kampanye antikorupsi pada Pemilu 2009. &quot;Sebut saja Andi Malarangeng, Angelina Sondakh dan Anas Urbaningrum,&quot; singkatnya.Bukti Kegalauan SBY, lanjutnya, tercermin ketika pria kelahiran Pacitan, Jawa Timur itu, mengirimkan pesan singkat berisi teguran keras kepada Marzuki Alie.&quot;SBY memang dari awal ingin Demokrat ini tidak dikendalikan orang lain dan apalagi masa jabatan beliau akan habis dan Ketum adalah salah satu pengamanan ketika tidak menjadi Presiden lagi,&quot; ungkapnya.Dia menilai, jabatan baru itu hampir pasti akan mengganggu kinerja SBY sebagai Presiden. Karena, dia akan fokus mempertahankan suara Demokrat seperti pada Pilpres 2009 yang lalu. &quot;Meski menunjuk sejumlah orang untuk membantunya di Pengurus Harian, SBY tetap akan terganggu,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum Partai Demokrat saat KLB di Bali. Jabatan itu diambil, disinyalir lantaran SBY ingin menyelamatkan diri saat tak lagi menjabat sebagai Presiden.&quot;Menurut saya ada pikiran bahwa SBY menyelamatkan diri, sehingga mengambil posisi Ketum Demokrat. Sebab partai yang kelahirannya dibidani SBY itu telah gagal dalam menjalankan fungsinya sebagai partai politik,&quot; kata Direktur Indonesian Constitutional Watch (Icon Watch), Razman Arif Nasution, saat berbincang dengan Okezone, Jumat (5/4/2013).Bahkan, kata dia, Demokrat sudah dicap sebagai partai terkorup. Tak tanggung-tanggung yang diduga terlibat justru para petingginya dan ikon kampanye antikorupsi pada Pemilu 2009. &quot;Sebut saja Andi Malarangeng, Angelina Sondakh dan Anas Urbaningrum,&quot; singkatnya.Bukti Kegalauan SBY, lanjutnya, tercermin ketika pria kelahiran Pacitan, Jawa Timur itu, mengirimkan pesan singkat berisi teguran keras kepada Marzuki Alie.&quot;SBY memang dari awal ingin Demokrat ini tidak dikendalikan orang lain dan apalagi masa jabatan beliau akan habis dan Ketum adalah salah satu pengamanan ketika tidak menjadi Presiden lagi,&quot; ungkapnya.Dia menilai, jabatan baru itu hampir pasti akan mengganggu kinerja SBY sebagai Presiden. Karena, dia akan fokus mempertahankan suara Demokrat seperti pada Pilpres 2009 yang lalu. &quot;Meski menunjuk sejumlah orang untuk membantunya di Pengurus Harian, SBY tetap akan terganggu,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
