<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Briptu Tembak Kepala RS Bhayangkara Makassar</title><description>Karumkit Bhayangkara Mappauddang Makassar Komisaris  Besar dr Purwadi harus dirawat intensif di RSUP Wahidin Sudiruhusodo setelah ditembak oleh anggota Polrestabes  Makassar, Briptu Ivhak Kiranda (35), sekitar pukul 15.25 wita, Sabtu (6/4/2013).</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/06/340/787490/briptu-tembak-kepala-rs-bhayangkara-makassar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/06/340/787490/briptu-tembak-kepala-rs-bhayangkara-makassar"/><item><title>Briptu Tembak Kepala RS Bhayangkara Makassar</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/06/340/787490/briptu-tembak-kepala-rs-bhayangkara-makassar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/06/340/787490/briptu-tembak-kepala-rs-bhayangkara-makassar</guid><pubDate>Sabtu 06 April 2013 21:09 WIB</pubDate><dc:creator>Abdul Salam Malik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/06/340/787490/q1lnVXL0P5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/06/340/787490/q1lnVXL0P5.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>MAKASSAR - Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Mappauddang Makassar Komisaris Besar dr Purwadi harus dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudiruhusodo setelah ditembak oleh anggota Polrestabes Makassar, Briptu Ivhak Kiranda (35), sekitar pukul 15.25 wita, Sabtu (6/4/2013).Tersangka memberondong sedikitnya empat peluru di Ruang Komite Etik RS Bhayangkara. Tiga peluru bersarang di tubuh perwira menengah itu, dan satu peluru mengena pintu masuk ruangan berukuran 3X4. Korban menderita luka tembak di bagian leher sebelah kiri, selangkangan bagian kiri, dan paha kiri. Korban sempat dirawat di RS Bhayangkara. Namun, kondisi korban yang kritis mengharuskan petugas rumah sakit merujuk ke RSUP Wahidin.Kejadian bermula sekitar pukul 15.00 wita, tersangka yang tinggal di Asrama Bhayangkara Mappauddang mendatangi korban yang sementara rapat di Ruang Komite Etik. Sempat terjadi perdebatan beberapa saat antara korban dengan tersangka disaksikan dua anggota dan satu staf sipil. Tersangka yang tersinggung dengan kalimat yang dikeluarkan oleh korban meninggalkan ruangan dan pulang ke rumah dinas-nya yang terletak di belakang rumah sakit Polri itu.Berselang beberapa menit kemudian, tersangka yang sehari-harinya bertugas menjaga objek vital di Makassar itu kembali mendatangi korban yang masih berada di ruangan rapat. Kali ini, tersangka datang dengan membawa senjata jenis revolver SNW.Tak pikir panjang, mantan anggota Brimob Kelapa Dua Jakarta itu langsung melepaskan tembakan dari luar ruangan dan menghantam pintu masuk. Polisi asal Toraja itu pun masuk ke ruangan dan memberondong tiga peluru di pimpinan rumah sakit itu. Sementara, tiga staf rumah sakit yang berada di dalam ruangan hanya bisa berlindung di balik meja.Usai kejadian, tersangka langsung menyerahkan diri di Polrestabes Makassar. Persitiwa ini membuat pasien dan penjaga pasien RS Bhayangkara panik. Penjaga pasien pun bungkam kepada wartawan atas kejadian tersebut.</description><content:encoded>MAKASSAR - Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Mappauddang Makassar Komisaris Besar dr Purwadi harus dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudiruhusodo setelah ditembak oleh anggota Polrestabes Makassar, Briptu Ivhak Kiranda (35), sekitar pukul 15.25 wita, Sabtu (6/4/2013).Tersangka memberondong sedikitnya empat peluru di Ruang Komite Etik RS Bhayangkara. Tiga peluru bersarang di tubuh perwira menengah itu, dan satu peluru mengena pintu masuk ruangan berukuran 3X4. Korban menderita luka tembak di bagian leher sebelah kiri, selangkangan bagian kiri, dan paha kiri. Korban sempat dirawat di RS Bhayangkara. Namun, kondisi korban yang kritis mengharuskan petugas rumah sakit merujuk ke RSUP Wahidin.Kejadian bermula sekitar pukul 15.00 wita, tersangka yang tinggal di Asrama Bhayangkara Mappauddang mendatangi korban yang sementara rapat di Ruang Komite Etik. Sempat terjadi perdebatan beberapa saat antara korban dengan tersangka disaksikan dua anggota dan satu staf sipil. Tersangka yang tersinggung dengan kalimat yang dikeluarkan oleh korban meninggalkan ruangan dan pulang ke rumah dinas-nya yang terletak di belakang rumah sakit Polri itu.Berselang beberapa menit kemudian, tersangka yang sehari-harinya bertugas menjaga objek vital di Makassar itu kembali mendatangi korban yang masih berada di ruangan rapat. Kali ini, tersangka datang dengan membawa senjata jenis revolver SNW.Tak pikir panjang, mantan anggota Brimob Kelapa Dua Jakarta itu langsung melepaskan tembakan dari luar ruangan dan menghantam pintu masuk. Polisi asal Toraja itu pun masuk ke ruangan dan memberondong tiga peluru di pimpinan rumah sakit itu. Sementara, tiga staf rumah sakit yang berada di dalam ruangan hanya bisa berlindung di balik meja.Usai kejadian, tersangka langsung menyerahkan diri di Polrestabes Makassar. Persitiwa ini membuat pasien dan penjaga pasien RS Bhayangkara panik. Penjaga pasien pun bungkam kepada wartawan atas kejadian tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
