<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harimau Besar Masuk Kampung Cari Makan, Warga Mengungsi</title><description>Warga khawatir akan menjadi sasaran terkaman harimau yang diketahui memiliki panjang dua meter itu. Mereka pun mengungsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/07/340/787645/harimau-besar-masuk-kampung-cari-makan-warga-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/07/340/787645/harimau-besar-masuk-kampung-cari-makan-warga-mengungsi"/><item><title>Harimau Besar Masuk Kampung Cari Makan, Warga Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/07/340/787645/harimau-besar-masuk-kampung-cari-makan-warga-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/07/340/787645/harimau-besar-masuk-kampung-cari-makan-warga-mengungsi</guid><pubDate>Minggu 07 April 2013 22:20 WIB</pubDate><dc:creator>Budi Sunandar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/07/340/787645/Ah8qkOWxfD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harimau di Taman Margasatwa Bukittinggi (Ilustrasi, Dok: Sindo TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/07/340/787645/Ah8qkOWxfD.jpg</image><title>Harimau di Taman Margasatwa Bukittinggi (Ilustrasi, Dok: Sindo TV)</title></images><description>PADANG - Puluhan warga Kampung Timbulun, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, panik dan ketakutan setelah mengetahui empat ekor kambing mereka mati diterkam harimau.Akibatnya, empat kepala keluarga (KK) di kampung tersebut mengungsi karena khawatir menjadi sasaran terkaman harimau.Kutua RT di Kampung Timbulun, Suhatri, Minggu (7/4/2013), mengatakan, empat ekor kambing tersebut mati sejak tiga hari terakhir.Pada Sabtu, 6 April 2013 malam, kata Suhatri, ada seorang warga yang mengamati seekor harimau besar, yakni  sepanjang dua meter, memangsa seekor kambing. Setelah puas memangsa ternak, harimau tersebut masuk ke dalam hutan.Kabar itu pun beredar, hari ini empat KK yang bermukim di pinggir sungai mengungsi sementara ke Kampung Sago. Warga mengaku khawatir tidur di rumah.Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, warga mengamankan hewan-hewan ternak ke tempat yang lebih aman. Selain itu, petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumbar dan polisi memasang perangkap berupa kerangkeng.Wakil Komandan Satgas BKSDA Sumbar, Zuli, menduga, harimau tersebut masuk ke permukiman diduga karena kehabisan makanan akibat rusaknya habitat mereka.</description><content:encoded>PADANG - Puluhan warga Kampung Timbulun, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, panik dan ketakutan setelah mengetahui empat ekor kambing mereka mati diterkam harimau.Akibatnya, empat kepala keluarga (KK) di kampung tersebut mengungsi karena khawatir menjadi sasaran terkaman harimau.Kutua RT di Kampung Timbulun, Suhatri, Minggu (7/4/2013), mengatakan, empat ekor kambing tersebut mati sejak tiga hari terakhir.Pada Sabtu, 6 April 2013 malam, kata Suhatri, ada seorang warga yang mengamati seekor harimau besar, yakni  sepanjang dua meter, memangsa seekor kambing. Setelah puas memangsa ternak, harimau tersebut masuk ke dalam hutan.Kabar itu pun beredar, hari ini empat KK yang bermukim di pinggir sungai mengungsi sementara ke Kampung Sago. Warga mengaku khawatir tidur di rumah.Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, warga mengamankan hewan-hewan ternak ke tempat yang lebih aman. Selain itu, petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumbar dan polisi memasang perangkap berupa kerangkeng.Wakil Komandan Satgas BKSDA Sumbar, Zuli, menduga, harimau tersebut masuk ke permukiman diduga karena kehabisan makanan akibat rusaknya habitat mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
