<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bingung Warna Politik, Mangku Pastika Pilih Merah Putih</title><description>Mendapat dukungan dari banyak parpol rupanya membuat Calon Gubernur  Bali, Made Mangku Pastika kebingungan menentukan warna dalam surat suara  sehingga ia memilih warna merah putih.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/08/340/787785/bingung-warna-politik-mangku-pastika-pilih-merah-putih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/08/340/787785/bingung-warna-politik-mangku-pastika-pilih-merah-putih"/><item><title>Bingung Warna Politik, Mangku Pastika Pilih Merah Putih</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/08/340/787785/bingung-warna-politik-mangku-pastika-pilih-merah-putih</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/08/340/787785/bingung-warna-politik-mangku-pastika-pilih-merah-putih</guid><pubDate>Senin 08 April 2013 07:25 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/08/340/787785/qfQVUaoq8Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika (foto: Rohmat/ Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/08/340/787785/qfQVUaoq8Z.jpg</image><title>Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika (foto: Rohmat/ Okezone)</title></images><description>GIANYAR - Mendapat dukungan dari banyak parpol rupanya membuat Calon Gubernur Bali, Made Mangku Pastika kebingungan menentukan warna dalam surat suara sehingga ia memilih warna merah putih.Diketahui, setelah Koalisi Bali Mandara yang mengusung Pastika berpasangan dengan Ketut Sudikerta dalam pemilihan gubernur, sempat muncul kontroversi soal pemakaian warna surat suara pasangan Parti-Kerta.Pasalnya, paket Pasti-Kerta justru memakai warna merah pada latarbelakang gambar dalam surat suara padahal kandidat lainnya pasangan Anak Agung Ngura Puspayoga dan Dewa Nyoman Sukrawan juga memakai warna merah pada surat suaranya.&quot;Saya ini diusung partai beraneka warna, kan susah itu. Warna banyak sekali itu, ya sudah pilihan kita nasional saja, merah putih,&quot; ujar Pastika di Gianyar.Dia melanjutkan, dipilihnya warna merah lantaran, pasangan ini memakai baju warna putih dengan kain udeng putih. Karena warna bendera Indonesia adalah merah putih sehingga pihaknya memilih dua warna tersebut.&quot;Jadi ya begitu, pakai nasional saja. Kalau semua warna dipakai kacau itu sebab ada sembilan warna bagaimana mengaturnya,&quot; tutur mantan Kapolda Bali ini.Disinggung soal warna merah yang selama ini identik dengan partai PDIP, menurut Pastika, sejatinya, warna merah tidak bisa diklaim pihak tertentu.Warna merah putih itu, adalah warna bendera negara Indoensia. Jadi, tidak ada orang atau pihak yang bisa mengklaim warna itu miliknya. &quot;Bahkan mulai sejak zaman Majapahit, ya warna bendara merah putih, gula kelapa,&quot; katanya menegaskan.Di pihak lain, ditanya soal situasi menjelang pilgub pada 15 Mei mendatang, Pastika memandang secara umum cukup kondusif. &quot;Semua berjalan baik, tahapan berjalan baik, masing-masing pihak baik-baik saja selama ini, mudah-mudahan bisa dilaksanakan dengan damai dan santun,&quot; harapnya.Terkait hasil survei disebut-sebut popularitas dan elekatbilitas namanya mulai meredup di kabupaten, Pastika tidak mempercayai hal itu. &quot;Saya tidak tahu, tapi ah rasanya tidak seperti itu,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>GIANYAR - Mendapat dukungan dari banyak parpol rupanya membuat Calon Gubernur Bali, Made Mangku Pastika kebingungan menentukan warna dalam surat suara sehingga ia memilih warna merah putih.Diketahui, setelah Koalisi Bali Mandara yang mengusung Pastika berpasangan dengan Ketut Sudikerta dalam pemilihan gubernur, sempat muncul kontroversi soal pemakaian warna surat suara pasangan Parti-Kerta.Pasalnya, paket Pasti-Kerta justru memakai warna merah pada latarbelakang gambar dalam surat suara padahal kandidat lainnya pasangan Anak Agung Ngura Puspayoga dan Dewa Nyoman Sukrawan juga memakai warna merah pada surat suaranya.&quot;Saya ini diusung partai beraneka warna, kan susah itu. Warna banyak sekali itu, ya sudah pilihan kita nasional saja, merah putih,&quot; ujar Pastika di Gianyar.Dia melanjutkan, dipilihnya warna merah lantaran, pasangan ini memakai baju warna putih dengan kain udeng putih. Karena warna bendera Indonesia adalah merah putih sehingga pihaknya memilih dua warna tersebut.&quot;Jadi ya begitu, pakai nasional saja. Kalau semua warna dipakai kacau itu sebab ada sembilan warna bagaimana mengaturnya,&quot; tutur mantan Kapolda Bali ini.Disinggung soal warna merah yang selama ini identik dengan partai PDIP, menurut Pastika, sejatinya, warna merah tidak bisa diklaim pihak tertentu.Warna merah putih itu, adalah warna bendera negara Indoensia. Jadi, tidak ada orang atau pihak yang bisa mengklaim warna itu miliknya. &quot;Bahkan mulai sejak zaman Majapahit, ya warna bendara merah putih, gula kelapa,&quot; katanya menegaskan.Di pihak lain, ditanya soal situasi menjelang pilgub pada 15 Mei mendatang, Pastika memandang secara umum cukup kondusif. &quot;Semua berjalan baik, tahapan berjalan baik, masing-masing pihak baik-baik saja selama ini, mudah-mudahan bisa dilaksanakan dengan damai dan santun,&quot; harapnya.Terkait hasil survei disebut-sebut popularitas dan elekatbilitas namanya mulai meredup di kabupaten, Pastika tidak mempercayai hal itu. &quot;Saya tidak tahu, tapi ah rasanya tidak seperti itu,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
