<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penemuan Benda Purbakala di Mata Air Hebohkan Warga</title><description>Benda tersebut ditemukan saat warga menggali tanah untuk saluran air. Ada dua benda yang ditemukan di lokasi berbeda.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/10/513/789416/penemuan-benda-purbakala-di-mata-air-hebohkan-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/10/513/789416/penemuan-benda-purbakala-di-mata-air-hebohkan-warga"/><item><title>Penemuan Benda Purbakala di Mata Air Hebohkan Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/10/513/789416/penemuan-benda-purbakala-di-mata-air-hebohkan-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/10/513/789416/penemuan-benda-purbakala-di-mata-air-hebohkan-warga</guid><pubDate>Rabu 10 April 2013 22:13 WIB</pubDate><dc:creator>Puji Hartono </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/10/513/789416/nbqhRbhsgT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Benda purbakala yang ditemukan di Magelang (Dok: Puji Hartono/Sindo TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/10/513/789416/nbqhRbhsgT.jpg</image><title>Benda purbakala yang ditemukan di Magelang (Dok: Puji Hartono/Sindo TV)</title></images><description>MAGELANG - Warga Dusun Wonokoso, Desa Petung, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menemukan situs pubakala di sebuah mata air di lereng Gunung Merbabu.Benda tersebut berbentuk Yoni (simbol kesuburan) dan bibir pancuran. Dimensi Yoni, panjang 50 sentimeter, lebar 64 cm, dan tinggi 64 cm.Sedangkan bibir pancuran memiliki lebar 26 cm. Diduga, benda-benda itu merupakan peninggalan kerajaan Hindu abad VII hingga VIII.Ngadiono, warga yang menemukan benda purbakala itu, Rabu (10/4/2013), mengatakan, benda tersebut ditemukan pada Selasa kemarin saat dia bersama warga lainya membuat saluran air. Saat menggali di mata air, dia melihat Yoni. Penemuan itu langsung disampaikan ke perangkat desa dan dinas terkait.Sementara itu, pada saat bersamaan, warga Desa Tampir Wetan, Kecamatan Candimulyo, menemukan sebuat lingga dengan tinggi 70 cm, lebar 46 cm, serta diameter 148 cm. Lingga tersebut ditemukan terkubur di pekarangan rumah milik Marji.Lilik, petugas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, mengatakan, selama empat hari terakhir, warga menemukan dua situs purbakala di lokasi berbeda.Pihaknya meminta warga merawat benda-benda tersebut. Dia juga mengimbau kepada warga untuk melapor bila menemukan benda cagar budaya sehingga dapat didata dan diselamatkan.</description><content:encoded>MAGELANG - Warga Dusun Wonokoso, Desa Petung, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menemukan situs pubakala di sebuah mata air di lereng Gunung Merbabu.Benda tersebut berbentuk Yoni (simbol kesuburan) dan bibir pancuran. Dimensi Yoni, panjang 50 sentimeter, lebar 64 cm, dan tinggi 64 cm.Sedangkan bibir pancuran memiliki lebar 26 cm. Diduga, benda-benda itu merupakan peninggalan kerajaan Hindu abad VII hingga VIII.Ngadiono, warga yang menemukan benda purbakala itu, Rabu (10/4/2013), mengatakan, benda tersebut ditemukan pada Selasa kemarin saat dia bersama warga lainya membuat saluran air. Saat menggali di mata air, dia melihat Yoni. Penemuan itu langsung disampaikan ke perangkat desa dan dinas terkait.Sementara itu, pada saat bersamaan, warga Desa Tampir Wetan, Kecamatan Candimulyo, menemukan sebuat lingga dengan tinggi 70 cm, lebar 46 cm, serta diameter 148 cm. Lingga tersebut ditemukan terkubur di pekarangan rumah milik Marji.Lilik, petugas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, mengatakan, selama empat hari terakhir, warga menemukan dua situs purbakala di lokasi berbeda.Pihaknya meminta warga merawat benda-benda tersebut. Dia juga mengimbau kepada warga untuk melapor bila menemukan benda cagar budaya sehingga dapat didata dan diselamatkan.</content:encoded></item></channel></rss>
