<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BLT, Politik Klasik Penguasa Jelang Pemilu </title><description>Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung, menilai pembagian Bantuan Langsung  Tunai (BLT) sebagai solusi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hanya  untuk menguntungkan kekuasaan menjelang pemilu 2014. </description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/16/337/792268/blt-politik-klasik-penguasa-jelang-pemilu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/16/337/792268/blt-politik-klasik-penguasa-jelang-pemilu"/><item><title>BLT, Politik Klasik Penguasa Jelang Pemilu </title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/16/337/792268/blt-politik-klasik-penguasa-jelang-pemilu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/16/337/792268/blt-politik-klasik-penguasa-jelang-pemilu</guid><pubDate>Selasa 16 April 2013 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/16/337/792268/LrjDiBAK7O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/16/337/792268/LrjDiBAK7O.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung, menilai pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai solusi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hanya untuk menguntungkan kekuasaan menjelang pemilu 2014. &quot;Dalam prakteknya yang membagi itu instrumen kekuasaan dan dalam prakteknya yang diuntungkan itu instrumen kekuasan. Kenapa rencana kenaikan ini tidak direncanakan dalam waktu-waktu yang kemarin ketika tidak sedang menghadapi pemilu, kenapa malah dipepetkan dengan pemilu kemudian BLT-nya. Ini kan mengulangi yang dilakukan 2008-2009,&quot; ujarnya di Gedung DPR, Rabu (16/4/2013). Menurut Pramono orang yang tidak mampu jangan dikasih solusi BLT jangka pendek melainkan pemerintah harus memberikan solusi jangka panjang. &quot;Artinya, masyarakat yang tidak mampu itu bukan semata-mata diberi uang kas yang satu bulan mungkin akan habis. Tapi bagaimana mereka diberikan infrastruktur di daerah masing-masing yang bermanfaat bagi masyarakat tidak mampu,&quot; tegasnya. Politisi PDI Perjuangan ini juga mengakau sampai hari ini DPR belum menrima keputusan pemerintah soal kenaikan harga BBM. &quot;Kita ikuti rapat-rapat dengan pemerintah di Cipanas dan sebagainya.&amp;nbsp; Jadi kalau ini ada rencana ada kenaikan harap disampaikan secara resmi dan tidak dipolemikan. Kalau dipolemikan ini akan makin panjang. Ada orang yang menikmati itu,&quot; tegasnya. Selain itu polemik lanjut Pram dikhawatirkan akan menimbulkan kelangkaan dimana orang sudah mulai menimbun dengan memanfaatkan kondisi ini. &quot;Salah satunya, orang sudah mulai menimbun. Orang secara perlahan-lahan memanfaatkan ini,&quot; ungkapnya. </description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Pramono Anung, menilai pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai solusi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hanya untuk menguntungkan kekuasaan menjelang pemilu 2014. &quot;Dalam prakteknya yang membagi itu instrumen kekuasaan dan dalam prakteknya yang diuntungkan itu instrumen kekuasan. Kenapa rencana kenaikan ini tidak direncanakan dalam waktu-waktu yang kemarin ketika tidak sedang menghadapi pemilu, kenapa malah dipepetkan dengan pemilu kemudian BLT-nya. Ini kan mengulangi yang dilakukan 2008-2009,&quot; ujarnya di Gedung DPR, Rabu (16/4/2013). Menurut Pramono orang yang tidak mampu jangan dikasih solusi BLT jangka pendek melainkan pemerintah harus memberikan solusi jangka panjang. &quot;Artinya, masyarakat yang tidak mampu itu bukan semata-mata diberi uang kas yang satu bulan mungkin akan habis. Tapi bagaimana mereka diberikan infrastruktur di daerah masing-masing yang bermanfaat bagi masyarakat tidak mampu,&quot; tegasnya. Politisi PDI Perjuangan ini juga mengakau sampai hari ini DPR belum menrima keputusan pemerintah soal kenaikan harga BBM. &quot;Kita ikuti rapat-rapat dengan pemerintah di Cipanas dan sebagainya.&amp;nbsp; Jadi kalau ini ada rencana ada kenaikan harap disampaikan secara resmi dan tidak dipolemikan. Kalau dipolemikan ini akan makin panjang. Ada orang yang menikmati itu,&quot; tegasnya. Selain itu polemik lanjut Pram dikhawatirkan akan menimbulkan kelangkaan dimana orang sudah mulai menimbun dengan memanfaatkan kondisi ini. &quot;Salah satunya, orang sudah mulai menimbun. Orang secara perlahan-lahan memanfaatkan ini,&quot; ungkapnya. </content:encoded></item></channel></rss>
