<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diguyur Hujan Sesaat, Bandara Sentani Kebanjiran</title><description>Aktivitas di Bandara Sentani, Kota Jayapura, Papua, pagi ini sempat terganggu, karena terendam banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/17/340/792706/diguyur-hujan-sesaat-bandara-sentani-kebanjiran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/17/340/792706/diguyur-hujan-sesaat-bandara-sentani-kebanjiran"/><item><title>Diguyur Hujan Sesaat, Bandara Sentani Kebanjiran</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/17/340/792706/diguyur-hujan-sesaat-bandara-sentani-kebanjiran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/17/340/792706/diguyur-hujan-sesaat-bandara-sentani-kebanjiran</guid><pubDate>Rabu 17 April 2013 06:50 WIB</pubDate><dc:creator>Nurlia Tuasalamonny </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/17/340/792706/EWOMLFxXw3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/17/340/792706/EWOMLFxXw3.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: News)</title></images><description>JAYAPURA&amp;nbsp;- Aktivitas di Bandara Sentani, Kota Jayapura, Papua, pagi ini sempat terganggu, karena terendam banjir.  Banjir terjadi setelah hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sentani&amp;nbsp; sejak pukul 7.15 WIT. Kondisi itu diperparah dengan plafon bandara yang sedang dalam tahap perbaikan.  Para calon penumpang di pintu keberangkatan bandara terpaksa menepi dan mencari tempah berteduh. Beberapa kantin di sekitar bandara juga tak luput dari genangan banjir. Kondisi tersebut dikeluhkan calon penumpang karena buruknya kinerja pemerintah daerah yang tidak memperhatikan kondisi bandara, sebagai obyek vital.  &quot;Sebenarnya kerja pemerintah itu apa? Masa kondisi bandara sampai parah seperti ini tidak diperhatikan. Bandara Sentani ini juga&amp;nbsp;kan&amp;nbsp;tempat keluar masuk orang dari berbagai daerah, harusnya lebih diperhatikan&amp;nbsp;kondisi bandara dan juga kebersihannya,&quot; ujar Wally warga Jayapura, saat ditemui&amp;nbsp;Okezone&amp;nbsp;di Bandara Sentani, Rabu (17/4/2013).  BMKG wilayah V Jayapura merilis, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kabupaten Sentani dan sekitarnya diprediksi terjadi sampai pukul 10.00 WIT. Dipastikan, penerbangan ke sejumlah daerah hari ini akan terganggu akibat cuaca buruk.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAYAPURA&amp;nbsp;- Aktivitas di Bandara Sentani, Kota Jayapura, Papua, pagi ini sempat terganggu, karena terendam banjir.  Banjir terjadi setelah hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sentani&amp;nbsp; sejak pukul 7.15 WIT. Kondisi itu diperparah dengan plafon bandara yang sedang dalam tahap perbaikan.  Para calon penumpang di pintu keberangkatan bandara terpaksa menepi dan mencari tempah berteduh. Beberapa kantin di sekitar bandara juga tak luput dari genangan banjir. Kondisi tersebut dikeluhkan calon penumpang karena buruknya kinerja pemerintah daerah yang tidak memperhatikan kondisi bandara, sebagai obyek vital.  &quot;Sebenarnya kerja pemerintah itu apa? Masa kondisi bandara sampai parah seperti ini tidak diperhatikan. Bandara Sentani ini juga&amp;nbsp;kan&amp;nbsp;tempat keluar masuk orang dari berbagai daerah, harusnya lebih diperhatikan&amp;nbsp;kondisi bandara dan juga kebersihannya,&quot; ujar Wally warga Jayapura, saat ditemui&amp;nbsp;Okezone&amp;nbsp;di Bandara Sentani, Rabu (17/4/2013).  BMKG wilayah V Jayapura merilis, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kabupaten Sentani dan sekitarnya diprediksi terjadi sampai pukul 10.00 WIT. Dipastikan, penerbangan ke sejumlah daerah hari ini akan terganggu akibat cuaca buruk.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
