<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaku Bom Boston Sempat Lolos Pemeriksaan FBI</title><description>Salah satu pelaku bom Boston, Tamerlan Tsarnaev, ternyata sempat diperiksa oleh FBI 2011 lalu. Saat itu FBI melepaskan Tamerlan karena dianggap bukan sosok yang mengancam keamanan Amerika Serikat (AS).
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/22/414/795388/pelaku-bom-boston-sempat-lolos-pemeriksaan-fbi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/22/414/795388/pelaku-bom-boston-sempat-lolos-pemeriksaan-fbi"/><item><title>Pelaku Bom Boston Sempat Lolos Pemeriksaan FBI</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/22/414/795388/pelaku-bom-boston-sempat-lolos-pemeriksaan-fbi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/22/414/795388/pelaku-bom-boston-sempat-lolos-pemeriksaan-fbi</guid><pubDate>Senin 22 April 2013 11:35 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/22/414/795388/H6zHyctp2d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tamerlan Tsarnaev (Foto: Barcroft)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/22/414/795388/H6zHyctp2d.jpg</image><title>Tamerlan Tsarnaev (Foto: Barcroft)</title></images><description>BOSTON &amp;ndash; Salah satu pelaku bom Boston, Tamerlan Tsarnaev, ternyata sempat diperiksa oleh FBI 2011 lalu. Saat itu FBI melepaskan Tamerlan karena dianggap bukan sosok yang mengancam keamanan Amerika Serikat (AS).
&amp;nbsp;
FBI memeriksa Tamerlan setelah mendapat masukan dari sebuah negara asing. Negara itu menyebut Tamerlan menjalankan ajaran Islam yang radikal dan berhubungan dengan kelompok teroris.
&amp;nbsp;
Negara asing yang disebut FBI diduga adalah Rusia. Tamerlan memang berasal dari etnis Chechnya yang hingga kini menjalankan aksi separatis untuk memisahkan diri dari Rusia.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dia pernah diperiksa FBI di 2011 lalu, namun akhirnya dilepaskan. Seetlah pemeriksaan itu dia pergi ke Rusia dan tinggal di sana selama enam bulan,&amp;rdquo; ujar anggota Kongres AS dari Partai Republik Michael McCaul, seperti dikutip Guardian, Senin (22/4/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya kira dia berubah menjadi semakin radikal dalam kunjungannya ke Rusia,&amp;rdquo; lanjut McCaul.
&amp;nbsp;
McCaul dan rekan-rekannya di Kongres kini menginginkan penjelasan dari FBI kenapa mereka melepaskan Tamerlan. Mereka menyatakan ini bukan perstiwa yang pertama FBI melepaskan orang yang nantinya melakukan aksi terorisme.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini bukan yang pertama kalinya FBI gagal menghentikan teroris yang sempat mereka periksa,&amp;rdquo; imbuh anggota kongres dari Partai Republik lainnya Peter King.</description><content:encoded>BOSTON &amp;ndash; Salah satu pelaku bom Boston, Tamerlan Tsarnaev, ternyata sempat diperiksa oleh FBI 2011 lalu. Saat itu FBI melepaskan Tamerlan karena dianggap bukan sosok yang mengancam keamanan Amerika Serikat (AS).
&amp;nbsp;
FBI memeriksa Tamerlan setelah mendapat masukan dari sebuah negara asing. Negara itu menyebut Tamerlan menjalankan ajaran Islam yang radikal dan berhubungan dengan kelompok teroris.
&amp;nbsp;
Negara asing yang disebut FBI diduga adalah Rusia. Tamerlan memang berasal dari etnis Chechnya yang hingga kini menjalankan aksi separatis untuk memisahkan diri dari Rusia.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dia pernah diperiksa FBI di 2011 lalu, namun akhirnya dilepaskan. Seetlah pemeriksaan itu dia pergi ke Rusia dan tinggal di sana selama enam bulan,&amp;rdquo; ujar anggota Kongres AS dari Partai Republik Michael McCaul, seperti dikutip Guardian, Senin (22/4/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya kira dia berubah menjadi semakin radikal dalam kunjungannya ke Rusia,&amp;rdquo; lanjut McCaul.
&amp;nbsp;
McCaul dan rekan-rekannya di Kongres kini menginginkan penjelasan dari FBI kenapa mereka melepaskan Tamerlan. Mereka menyatakan ini bukan perstiwa yang pertama FBI melepaskan orang yang nantinya melakukan aksi terorisme.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini bukan yang pertama kalinya FBI gagal menghentikan teroris yang sempat mereka periksa,&amp;rdquo; imbuh anggota kongres dari Partai Republik lainnya Peter King.</content:encoded></item></channel></rss>
