<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Konstituennya Nahdliyin, Kok Usung Angel Lelga?&quot;</title><description>Kemampuan artis menjadi calon anggota legislatif (caleg) tetap saja diragukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/24/339/796542/konstituennya-nahdliyin-kok-usung-angel-lelga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/24/339/796542/konstituennya-nahdliyin-kok-usung-angel-lelga"/><item><title>&quot;Konstituennya Nahdliyin, Kok Usung Angel Lelga?&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/24/339/796542/konstituennya-nahdliyin-kok-usung-angel-lelga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/24/339/796542/konstituennya-nahdliyin-kok-usung-angel-lelga</guid><pubDate>Rabu 24 April 2013 06:29 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/24/339/796542/xFuddQDm9s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Angel Lelga (foto: dok pribadi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/24/339/796542/xFuddQDm9s.jpg</image><title>Angel Lelga (foto: dok pribadi)</title></images><description>JAKARTA - Kemampuan artis menjadi calon anggota legislatif (caleg) tetap saja diragukan. Pasalnya, kebanyakan dari mereka diusung secara mendadak dengan tujuan hanya untuk mendulang suara.Direktur Eksekutif Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraeni mengatakan, memang setisap orang berhak untuk memiliki kesempatan yang sama untuk duduk di muka hukum dan pemerintah.&quot;Hanya saja khusus untuk caleg, Undang-Undang partai politik mengatur mestinya pencalonan dilakukan berdasarkan sistem kaderirisasi,&quot; kata dia kepada Okezone, Selasa (23/4/2014).Tapi, lanjutnya, banyak caleg artis datang mendadak dan mendapatkan tempat yang sangat baik dalam proses pencalonan. Menjadi pertanyaan, bagaimana dengan kader&amp;nbsp; yang sudah belerja keras untuk partai, apakah mendapat perlakuan sama.&quot;Yang menjadi sorotan mereka (artis) ini datang tiba-tiba menjelang pemilu. Bagaimana bisa memastikan artis punya komitmen untuk partai, bagaiamna partai bisa menjamin mereka bisa mewakili kepentingan pemilih nanti,&quot; ungkapnya.Lebih mengejutkan, kata dia, ketika ada partai politik beridiologi Islam mengusung caleg artis yang rekam jejaknya selama ini mendapat penilaian dari masyarakat tidak baik. Maka, dugaan mengusung artis itu hanya untuk mendulang suara semakin menguat.&quot;Konstituennya Nahdliyin, tapi kok calegnya Angel Lelga?. Apa visi misi atau kesamaan pandangan yang bisa menyatukan caleg dengan partai itu,&quot; ujar Titi enggan menyebut partai yang dimaksud.</description><content:encoded>JAKARTA - Kemampuan artis menjadi calon anggota legislatif (caleg) tetap saja diragukan. Pasalnya, kebanyakan dari mereka diusung secara mendadak dengan tujuan hanya untuk mendulang suara.Direktur Eksekutif Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraeni mengatakan, memang setisap orang berhak untuk memiliki kesempatan yang sama untuk duduk di muka hukum dan pemerintah.&quot;Hanya saja khusus untuk caleg, Undang-Undang partai politik mengatur mestinya pencalonan dilakukan berdasarkan sistem kaderirisasi,&quot; kata dia kepada Okezone, Selasa (23/4/2014).Tapi, lanjutnya, banyak caleg artis datang mendadak dan mendapatkan tempat yang sangat baik dalam proses pencalonan. Menjadi pertanyaan, bagaimana dengan kader&amp;nbsp; yang sudah belerja keras untuk partai, apakah mendapat perlakuan sama.&quot;Yang menjadi sorotan mereka (artis) ini datang tiba-tiba menjelang pemilu. Bagaimana bisa memastikan artis punya komitmen untuk partai, bagaiamna partai bisa menjamin mereka bisa mewakili kepentingan pemilih nanti,&quot; ungkapnya.Lebih mengejutkan, kata dia, ketika ada partai politik beridiologi Islam mengusung caleg artis yang rekam jejaknya selama ini mendapat penilaian dari masyarakat tidak baik. Maka, dugaan mengusung artis itu hanya untuk mendulang suara semakin menguat.&quot;Konstituennya Nahdliyin, tapi kok calegnya Angel Lelga?. Apa visi misi atau kesamaan pandangan yang bisa menyatukan caleg dengan partai itu,&quot; ujar Titi enggan menyebut partai yang dimaksud.</content:encoded></item></channel></rss>
