<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenaikan BBM Dimanfaatkan Parpol</title><description>Rencana kenaikan BBM yang dicanangkan pemerintah  dalam waktu dekat ini, mendapat kritikan tajam dari Ketua Umum PP Pemuda  Muhamadiyah Saleh P Dualay.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/25/339/797177/kenaikan-bbm-dimanfaatkan-parpol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/25/339/797177/kenaikan-bbm-dimanfaatkan-parpol"/><item><title>Kenaikan BBM Dimanfaatkan Parpol</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/25/339/797177/kenaikan-bbm-dimanfaatkan-parpol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/25/339/797177/kenaikan-bbm-dimanfaatkan-parpol</guid><pubDate>Kamis 25 April 2013 03:00 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/25/339/797177/6pF4AeXpyK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/25/339/797177/6pF4AeXpyK.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dicanangkan pemerintah dalam waktu dekat ini, mendapat kritikan tajam dari Ketua Umum PP Pemuda Muhamadiyah Saleh P Dualay. Pasalnya, kenaikan BBM kerap kali bebarengan dengan digelarnya Pemilihan Umum (Pemilu).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&quot;Setiap kenaikan BBM kan ada bantuan langsung tunai pada masyarakat, nah ini perlu berhati-hati,&quot; ujar Saleh dalam dialog publik dengan tema 'Nasionalisasi Aset Strategis NKRI' di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Rabu (24/4/2013) malam.
&amp;nbsp;
Saleh menduga, pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada warga miskin itu, memiliki tujuan lain dari mengurai dampak sosial atas kenaikan BLT itu sendiri. &quot;Karena sampai saat ini kan belum di evaluasi mengenai dampak BLT itu sendiri,&quot; kata Saleh.
&amp;nbsp;
Hal itu dikemukakannya, karena kenaikan harga BBM ini sudah dianjurkan oleh banyak ahli dan pengamat semenjak dua tahun lalu.
&amp;nbsp;
&quot;Jangan sampai tuduhan orang untuk politik, kenapa BBM tak dinaikan dua tahun lalu, apa karena ada BLT untuk bersimpati pada Parpol tertentu,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui, pemerintah berencana untuk menaikkan harga BBM menjadi dua harga. Dimana untuk angkutan umum dan motor dikenakan Rp4.500, sedangkan untuk mobil pribadi sebesar Rp6.500.</description><content:encoded>JAKARTA - Rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dicanangkan pemerintah dalam waktu dekat ini, mendapat kritikan tajam dari Ketua Umum PP Pemuda Muhamadiyah Saleh P Dualay. Pasalnya, kenaikan BBM kerap kali bebarengan dengan digelarnya Pemilihan Umum (Pemilu).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&quot;Setiap kenaikan BBM kan ada bantuan langsung tunai pada masyarakat, nah ini perlu berhati-hati,&quot; ujar Saleh dalam dialog publik dengan tema 'Nasionalisasi Aset Strategis NKRI' di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Rabu (24/4/2013) malam.
&amp;nbsp;
Saleh menduga, pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada warga miskin itu, memiliki tujuan lain dari mengurai dampak sosial atas kenaikan BLT itu sendiri. &quot;Karena sampai saat ini kan belum di evaluasi mengenai dampak BLT itu sendiri,&quot; kata Saleh.
&amp;nbsp;
Hal itu dikemukakannya, karena kenaikan harga BBM ini sudah dianjurkan oleh banyak ahli dan pengamat semenjak dua tahun lalu.
&amp;nbsp;
&quot;Jangan sampai tuduhan orang untuk politik, kenapa BBM tak dinaikan dua tahun lalu, apa karena ada BLT untuk bersimpati pada Parpol tertentu,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui, pemerintah berencana untuk menaikkan harga BBM menjadi dua harga. Dimana untuk angkutan umum dan motor dikenakan Rp4.500, sedangkan untuk mobil pribadi sebesar Rp6.500.</content:encoded></item></channel></rss>
