<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masjid Boston Tolak Kuburkan Jasad Tamerlan</title><description>Pengelola masjid di Boston menolak untuk membantu menguburkan jasad pelaku bom Boston Tamerlan Tsarnaev. Tamerlan tewas dalam aksi pengejaran polisi Jumat 19 April lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/25/414/797429/masjid-boston-tolak-kuburkan-jasad-tamerlan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/25/414/797429/masjid-boston-tolak-kuburkan-jasad-tamerlan"/><item><title>Masjid Boston Tolak Kuburkan Jasad Tamerlan</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/25/414/797429/masjid-boston-tolak-kuburkan-jasad-tamerlan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/25/414/797429/masjid-boston-tolak-kuburkan-jasad-tamerlan</guid><pubDate>Kamis 25 April 2013 13:23 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/25/414/797429/XjNfwusAzc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tamerlan Tsarnaev (Foto: CBS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/25/414/797429/XjNfwusAzc.jpg</image><title>Tamerlan Tsarnaev (Foto: CBS)</title></images><description>BOSTON &amp;ndash; Pengelola masjid di Boston menolak untuk membantu menguburkan jasad pelaku bom Boston Tamerlan Tsarnaev. Tamerlan tewas dalam aksi pengejaran polisi Jumat 19 April lalu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak mau menguburkan dia. Dia sengaja membunuh orang yang tidak berdosa. Bagi saya dia bukan seorang muslim,&amp;rdquo; ujar Ketua Institut Islam Boston Talal Eid, seperti dikutip Inquistr, Kamis (25/4/2013).
&amp;nbsp;
Tamerlan memang sempat membuat keributan di dalam masjid di Boston. Dia memprotes ceramah dalam masjid itu yang menurutnya tidak sesuai dengan ajaran Islam.
&amp;nbsp;
Saat itu sang khotib mengajak pengunjung masjid untuk ikut serta dalam peringatan kematian aktivis hak warga kulit hitam Martin Luther King. Tamerlan menolak ajakan itu karena King bukanlah seorang muslim.
&amp;nbsp;
Aksi teror yang dilakukan Tamerlan dan adiknya, Dzhokhar, banyak dikecam oleh komunitas muslim AS. Mereka takut tindakan kedua pemuda itu akan merusak citra Islam di AS.
&amp;nbsp;
Sebelumnya Tamerlan dilaporkan tewas akibat luka tembakan dan ledakan yang diterimanya. Namun petugas kemudian menyatakan dia tewas karena tertabrak mobil yang dikendarai oleh adiknya sendiri.</description><content:encoded>BOSTON &amp;ndash; Pengelola masjid di Boston menolak untuk membantu menguburkan jasad pelaku bom Boston Tamerlan Tsarnaev. Tamerlan tewas dalam aksi pengejaran polisi Jumat 19 April lalu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak mau menguburkan dia. Dia sengaja membunuh orang yang tidak berdosa. Bagi saya dia bukan seorang muslim,&amp;rdquo; ujar Ketua Institut Islam Boston Talal Eid, seperti dikutip Inquistr, Kamis (25/4/2013).
&amp;nbsp;
Tamerlan memang sempat membuat keributan di dalam masjid di Boston. Dia memprotes ceramah dalam masjid itu yang menurutnya tidak sesuai dengan ajaran Islam.
&amp;nbsp;
Saat itu sang khotib mengajak pengunjung masjid untuk ikut serta dalam peringatan kematian aktivis hak warga kulit hitam Martin Luther King. Tamerlan menolak ajakan itu karena King bukanlah seorang muslim.
&amp;nbsp;
Aksi teror yang dilakukan Tamerlan dan adiknya, Dzhokhar, banyak dikecam oleh komunitas muslim AS. Mereka takut tindakan kedua pemuda itu akan merusak citra Islam di AS.
&amp;nbsp;
Sebelumnya Tamerlan dilaporkan tewas akibat luka tembakan dan ledakan yang diterimanya. Namun petugas kemudian menyatakan dia tewas karena tertabrak mobil yang dikendarai oleh adiknya sendiri.</content:encoded></item></channel></rss>
