<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ayah Pengebom Boston Batal ke AS</title><description>Ayah pelaku bom Boston, Anzor Tsarnaev, dikabarkan batal pergi ke Amerika Serikat (AS). Sebelumnya pria itu diminta datang untuk membantu penyelidikan petugas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/26/414/798288/ayah-pengebom-boston-batal-ke-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/04/26/414/798288/ayah-pengebom-boston-batal-ke-as"/><item><title>Ayah Pengebom Boston Batal ke AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/04/26/414/798288/ayah-pengebom-boston-batal-ke-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/04/26/414/798288/ayah-pengebom-boston-batal-ke-as</guid><pubDate>Jum'at 26 April 2013 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/04/26/414/798288/ikg0jMNPOo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anzor Tsarnaev (Foto: Ria Novosti)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/04/26/414/798288/ikg0jMNPOo.jpg</image><title>Anzor Tsarnaev (Foto: Ria Novosti)</title></images><description>MOSKOW &amp;ndash; Ayah pelaku bom Boston, Anzor Tsarnaev, dikabarkan batal pergi ke Amerika Serikat (AS). Sebelumnya pria itu diminta datang untuk membantu penyelidikan petugas.
&amp;nbsp;
Istri Anzor, Zubeidat, menyatakan, suaminya batal pergi karena mengalami masalah kesehatan. Dia dibawa dengan mobil ambulans ke rumah sakit pada Kamis 25 April kemarin. Demikian diberitakan CNN, Jumat (26/4/2013).
&amp;nbsp;
Anzor memang cukup terpukul setelah mendengar kabar kedua anaknya, Tamerlan dan Dzhokhar, terlibat dalam aksi teror. Dia mengaku Tamerlan berubah radikal setelah bertemu dengan pria misterius bernama Misha.
&amp;nbsp;
Sedangkan Zubeidat hingga kini tidak mau mengakui kedua anaknya adalah pelaku bom Boston. Menurutnya, kejadian yang menimpa mereka hanyalah sandiwara untuk menjelek-jelekan Islam dan warga Chechnya.
&amp;nbsp;
Zubeidat tidak dapat menggantikan Anzor ke AS karena dia berstatus buronan di negara itu. Saat tinggal di Kota Boston, perempuan itu pernah mencuri barang di sebuah toko.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, satu delegasi diplomat AS sempat menyambangi rumah keluarga Tsarnaev di Dagestan, Rusia. Mereka datang untuk mewawancarai Anzor dan Zubeidat.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>MOSKOW &amp;ndash; Ayah pelaku bom Boston, Anzor Tsarnaev, dikabarkan batal pergi ke Amerika Serikat (AS). Sebelumnya pria itu diminta datang untuk membantu penyelidikan petugas.
&amp;nbsp;
Istri Anzor, Zubeidat, menyatakan, suaminya batal pergi karena mengalami masalah kesehatan. Dia dibawa dengan mobil ambulans ke rumah sakit pada Kamis 25 April kemarin. Demikian diberitakan CNN, Jumat (26/4/2013).
&amp;nbsp;
Anzor memang cukup terpukul setelah mendengar kabar kedua anaknya, Tamerlan dan Dzhokhar, terlibat dalam aksi teror. Dia mengaku Tamerlan berubah radikal setelah bertemu dengan pria misterius bernama Misha.
&amp;nbsp;
Sedangkan Zubeidat hingga kini tidak mau mengakui kedua anaknya adalah pelaku bom Boston. Menurutnya, kejadian yang menimpa mereka hanyalah sandiwara untuk menjelek-jelekan Islam dan warga Chechnya.
&amp;nbsp;
Zubeidat tidak dapat menggantikan Anzor ke AS karena dia berstatus buronan di negara itu. Saat tinggal di Kota Boston, perempuan itu pernah mencuri barang di sebuah toko.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, satu delegasi diplomat AS sempat menyambangi rumah keluarga Tsarnaev di Dagestan, Rusia. Mereka datang untuk mewawancarai Anzor dan Zubeidat.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
