<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serikat Buruh: Dahlan Iskan Bisanya Pencitraan Saja</title><description>Langkah  Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk ikut turun langsung dalam perayaan hari  buruh internasional (May Day) pada 1 Mei kemarin, dianggap hanya  pencitraan oleh serikat buruh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/02/337/800845/serikat-buruh-dahlan-iskan-bisanya-pencitraan-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/02/337/800845/serikat-buruh-dahlan-iskan-bisanya-pencitraan-saja"/><item><title>Serikat Buruh: Dahlan Iskan Bisanya Pencitraan Saja</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/02/337/800845/serikat-buruh-dahlan-iskan-bisanya-pencitraan-saja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/02/337/800845/serikat-buruh-dahlan-iskan-bisanya-pencitraan-saja</guid><pubDate>Kamis 02 Mei 2013 07:29 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/02/337/800845/YVauGF6zML.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/02/337/800845/YVauGF6zML.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Langkah Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk ikut turun langsung dalam perayaan hari buruh internasional (May Day) pada 1 Mei kemarin, dianggap hanya pencitraan oleh serikat buruh.
&amp;nbsp;
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut langkah pecitraan Dahlan ini tidak tepat.
&amp;nbsp;
&quot;Dahlan Iskan pencitraan, ngapain ke lapangan, Mending dia datang ke BUMN-BUMN yang ada outsorchingnya dan menghapus outsourching. BUMN itu kan milik negara buat apa masih pakai outsourching. Jadi dia nggak usah kemana-mana dan selesaikan masalah itu,&quot; kata Said saat berbincang dengan Okezone, Rabu (1/5/2013).
&amp;nbsp;
Said menyebut, langkah yang dilakukan Dahlan seperti ini merupakan omong kosong. Pencitraan yang dilakukan Dahlan, kata dia, lebih tinggi ketimbang kepeduliannya terhadap bangsanya sendiri.
&amp;nbsp;
&quot;Dia adalah menteri omong kosong, Saya bukannya benci, tapi saya lhat itu pencitraan saja, kepeduliannya kepada bangsanya kecil. Yang seperti itu tidak perlu,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Dia malah mengapresiasikan apa yang dilakukan Presiden SBY, dengan menetapkan May Day sebagai hari libur nasional sebuah langkah yang tepat. Dengan begitu, keberadaan buruh itu sendiri diakui negara.
&amp;nbsp;
&quot;Presiden SBY memberikan hari Mayday sebagai hari libur itu termasuk bentuk pengakuan kepada buruh. Itu perlu diapresiasi,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Langkah Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk ikut turun langsung dalam perayaan hari buruh internasional (May Day) pada 1 Mei kemarin, dianggap hanya pencitraan oleh serikat buruh.
&amp;nbsp;
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut langkah pecitraan Dahlan ini tidak tepat.
&amp;nbsp;
&quot;Dahlan Iskan pencitraan, ngapain ke lapangan, Mending dia datang ke BUMN-BUMN yang ada outsorchingnya dan menghapus outsourching. BUMN itu kan milik negara buat apa masih pakai outsourching. Jadi dia nggak usah kemana-mana dan selesaikan masalah itu,&quot; kata Said saat berbincang dengan Okezone, Rabu (1/5/2013).
&amp;nbsp;
Said menyebut, langkah yang dilakukan Dahlan seperti ini merupakan omong kosong. Pencitraan yang dilakukan Dahlan, kata dia, lebih tinggi ketimbang kepeduliannya terhadap bangsanya sendiri.
&amp;nbsp;
&quot;Dia adalah menteri omong kosong, Saya bukannya benci, tapi saya lhat itu pencitraan saja, kepeduliannya kepada bangsanya kecil. Yang seperti itu tidak perlu,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Dia malah mengapresiasikan apa yang dilakukan Presiden SBY, dengan menetapkan May Day sebagai hari libur nasional sebuah langkah yang tepat. Dengan begitu, keberadaan buruh itu sendiri diakui negara.
&amp;nbsp;
&quot;Presiden SBY memberikan hari Mayday sebagai hari libur itu termasuk bentuk pengakuan kepada buruh. Itu perlu diapresiasi,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
