<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Densus Masih Buru Terduga Teroris di Jakarta?</title><description>Kendati telah menangkap tiga orang terduga terorisme di dua lokasi  berbeda, namun Detasemen Khusus (Densus) 88 masih memburu dua orang  lainnya di wilayah Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/03/337/801431/densus-masih-buru-terduga-teroris-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/03/337/801431/densus-masih-buru-terduga-teroris-di-jakarta"/><item><title>Densus Masih Buru Terduga Teroris di Jakarta?</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/03/337/801431/densus-masih-buru-terduga-teroris-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/03/337/801431/densus-masih-buru-terduga-teroris-di-jakarta</guid><pubDate>Jum'at 03 Mei 2013 00:21 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/03/337/801431/5JoUvifYX8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/03/337/801431/5JoUvifYX8.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kendati telah menangkap tiga orang terduga terorisme di dua lokasi berbeda, namun Detasemen Khusus (Densus) 88 masih memburu beberapa terduga teroris di wilayah Jakarta.&quot;Kita masih memburu dua terduga teroris lainnya, di Jakarta,&quot; kata sumber Okezone, Kamis (2/5/2013).Sebelumnya Densus 88 Antiteror Polri menggerebek sebuah rumah milik terduga teroris di Jalan Bangka II F, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Lima bom rakitan disita Densus dari lokasi kejadian.&quot;Ada lima bom rakitan dan dua senjata api rakitan yang memang akan digunakan mereka dari hasil penyisiran, mereka berdomisili di rumah kontrakan atau kos yang sementara ini di Pela Mampang, Bangka,&quot; ujar Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/5/2013) malam.Boy menuturkan, peristiwa terjadi sekira pukul 21.30 WIB dan berlangsung sangat cepat. Petugas kemudian dengan sigap mengamankan bahan peledak tersebut karena dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan warga sekitar lokasi.&quot;Petugas berupaya untuk melakukan langkah-langkah pemeriksaan lebih lanjut di lokasi. Kami mencurigai ada bahan peledak lain segera dilakukan evakuasi jika memang ada. Sedangkan motif lainnya termasuk hasil pemeriksaan belum dapat kita sampaikan,&quot; pungkas Boy.</description><content:encoded>JAKARTA - Kendati telah menangkap tiga orang terduga terorisme di dua lokasi berbeda, namun Detasemen Khusus (Densus) 88 masih memburu beberapa terduga teroris di wilayah Jakarta.&quot;Kita masih memburu dua terduga teroris lainnya, di Jakarta,&quot; kata sumber Okezone, Kamis (2/5/2013).Sebelumnya Densus 88 Antiteror Polri menggerebek sebuah rumah milik terduga teroris di Jalan Bangka II F, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Lima bom rakitan disita Densus dari lokasi kejadian.&quot;Ada lima bom rakitan dan dua senjata api rakitan yang memang akan digunakan mereka dari hasil penyisiran, mereka berdomisili di rumah kontrakan atau kos yang sementara ini di Pela Mampang, Bangka,&quot; ujar Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/5/2013) malam.Boy menuturkan, peristiwa terjadi sekira pukul 21.30 WIB dan berlangsung sangat cepat. Petugas kemudian dengan sigap mengamankan bahan peledak tersebut karena dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan warga sekitar lokasi.&quot;Petugas berupaya untuk melakukan langkah-langkah pemeriksaan lebih lanjut di lokasi. Kami mencurigai ada bahan peledak lain segera dilakukan evakuasi jika memang ada. Sedangkan motif lainnya termasuk hasil pemeriksaan belum dapat kita sampaikan,&quot; pungkas Boy.</content:encoded></item></channel></rss>
