<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;PKL Kakinya 5, Satpol PP Hanya 2&quot;</title><description>Ketua BNP2TKI Jumhur Hidayat membuka Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/05/337/802388/pkl-kakinya-5-satpol-pp-hanya-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/05/337/802388/pkl-kakinya-5-satpol-pp-hanya-2"/><item><title>&quot;PKL Kakinya 5, Satpol PP Hanya 2&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/05/337/802388/pkl-kakinya-5-satpol-pp-hanya-2</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/05/337/802388/pkl-kakinya-5-satpol-pp-hanya-2</guid><pubDate>Minggu 05 Mei 2013 11:04 WIB</pubDate><dc:creator>Aisyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/05/337/802388/TuWhc9TYP3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/05/337/802388/TuWhc9TYP3.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Ketua BNP2TKI Jumhur Hidayat membuka Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau ada perbaikan dalam tubuh organisasi, harus ada transformasi yang lebih baik. Transformasi pengurus harus mnjdikan organisasi lebih baik,&quot; ucap Jumhur sesaat sebelum membuka Munaslub, Minggu (5/4/2013).
&amp;nbsp;
Jumhur mengungkapkan, harus ada langkah-langkah yang bisa membuat organisasi mandiri dan tidak membebankan pengurus organisasi.
&amp;nbsp;
&quot;Negara harus bisa memastikan, rakyatnya jangan menjadi miskin papah, mendingan kumuh. Namun jika ada transformasi menjadi pedagang bersih,tertib dan tidak miskin, lebih baik memilih transformasi itu,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Jumhur juga menilai, pedagang kaki lima adalah pedagang yang hebat. &quot;Anda bisa bayangkan, tidak diberi modal, kepanasan, bahkan digusur oleh Satpol PP, tapi tetap bisa melanjutkan hidup. PKL itu pengusaha tangguh. Masih bisa survive dan berkembang di tengah banyak tekanan,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Jumhur berharap, kelak nantinya pedagang kaki lima bisa berintegrasi dengan kegiatan ekonomi modern. Dia pun sempat melontarkan candaan pada peserta yang hadir mengenai pedagang kaki lima.
&amp;nbsp;
&quot;Mengapa PKL tetap hebat walaupun sudah digusur? Soalnya Kamtibmas kan kakinya cuma dua, kalau PKL kakinya lima,&quot; ujarnya sembari tertawa dan disambut tepuk tangan dari para peserta Munaslub.
&amp;nbsp;
Acara yang juga dihadiri oleh Ketua DPD Isman Gusman, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, Ketua Umum Forkom UKM Indonesia H. Amin itu, membahas agenda mengenai bagaimana mengantar seluruh elemen pedagang kaki lima menuju persatuan, kemandirian dan kesejahteraan.
&amp;nbsp;
Selain dihadiri oleh para pejabat negara, Munaslub itu dihadiri juga oleh 24 DPW dan perwakilan 164 DPD se-Indonesia. Hingga berita ini diturunkan, acara Munaslub masih berlangsung.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua BNP2TKI Jumhur Hidayat membuka Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau ada perbaikan dalam tubuh organisasi, harus ada transformasi yang lebih baik. Transformasi pengurus harus mnjdikan organisasi lebih baik,&quot; ucap Jumhur sesaat sebelum membuka Munaslub, Minggu (5/4/2013).
&amp;nbsp;
Jumhur mengungkapkan, harus ada langkah-langkah yang bisa membuat organisasi mandiri dan tidak membebankan pengurus organisasi.
&amp;nbsp;
&quot;Negara harus bisa memastikan, rakyatnya jangan menjadi miskin papah, mendingan kumuh. Namun jika ada transformasi menjadi pedagang bersih,tertib dan tidak miskin, lebih baik memilih transformasi itu,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Jumhur juga menilai, pedagang kaki lima adalah pedagang yang hebat. &quot;Anda bisa bayangkan, tidak diberi modal, kepanasan, bahkan digusur oleh Satpol PP, tapi tetap bisa melanjutkan hidup. PKL itu pengusaha tangguh. Masih bisa survive dan berkembang di tengah banyak tekanan,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Jumhur berharap, kelak nantinya pedagang kaki lima bisa berintegrasi dengan kegiatan ekonomi modern. Dia pun sempat melontarkan candaan pada peserta yang hadir mengenai pedagang kaki lima.
&amp;nbsp;
&quot;Mengapa PKL tetap hebat walaupun sudah digusur? Soalnya Kamtibmas kan kakinya cuma dua, kalau PKL kakinya lima,&quot; ujarnya sembari tertawa dan disambut tepuk tangan dari para peserta Munaslub.
&amp;nbsp;
Acara yang juga dihadiri oleh Ketua DPD Isman Gusman, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, Ketua Umum Forkom UKM Indonesia H. Amin itu, membahas agenda mengenai bagaimana mengantar seluruh elemen pedagang kaki lima menuju persatuan, kemandirian dan kesejahteraan.
&amp;nbsp;
Selain dihadiri oleh para pejabat negara, Munaslub itu dihadiri juga oleh 24 DPW dan perwakilan 164 DPD se-Indonesia. Hingga berita ini diturunkan, acara Munaslub masih berlangsung.</content:encoded></item></channel></rss>
