<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Periksa 4 Saksi Penyerangan Kampung Ahmadiyah</title><description>Polisi memeriksa empat orang saksi terkait penyerangan di Kampung  Wanisagara, Desa Tejowaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya,  Jawa Barat, Minggu dini hari kemarin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/06/339/802942/polisi-periksa-4-saksi-penyerangan-kampung-ahmadiyah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/06/339/802942/polisi-periksa-4-saksi-penyerangan-kampung-ahmadiyah"/><item><title>Polisi Periksa 4 Saksi Penyerangan Kampung Ahmadiyah</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/06/339/802942/polisi-periksa-4-saksi-penyerangan-kampung-ahmadiyah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/06/339/802942/polisi-periksa-4-saksi-penyerangan-kampung-ahmadiyah</guid><pubDate>Senin 06 Mei 2013 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Isnaini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/06/339/802942/2GA6Sc5ejN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/06/339/802942/2GA6Sc5ejN.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polisi memeriksa empat orang saksi terkait penyerangan di Kampung Wanisagara, Desa Tejowaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu dini hari kemarin.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar menjelaskan, keempatnya yang merupakan warga setempat akan dimintai keterangan guna mencari pelaku penyerangan yang mengakibatkan 25 bangunan rusak.&quot;Empat orang dimintai keterangan untuk mengidentifikasi pelaku, diperkirakan penyerangan dilakukan sekira 200 sampai 250 orang,&quot; ujar Boy dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (6/5/2013).Saat ini, jelas Boy, pihaknya telah menurunkan satu kompi Brimob untuk berjaga-jaga dan mengantisipasi adanya serangan susulan.&quot;Kapolri juga telah memerintahkan kepada Polda Jawa Barat untuk segera mengusut tuntas kasus ini,&quot; imbuh Boy.Minggu kemarin, sekelompok orang menyerang Kampung Wanisagara, kawasan yang menjadi basis Jemaah Ahmadiyah di Tasikmalaya. Kampung ini hampir seluruh warganya pengikut Jemaah Ahmadiyah.Sekira 200 hingga 250 orang dengan menggunakan kendaraan bermotor roda dua dan roda empat melakukan perusakan terhadap 25 bangunan yang terdiri dari  22 rumah, satu masjid, madrasah, serta musola.</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi memeriksa empat orang saksi terkait penyerangan di Kampung Wanisagara, Desa Tejowaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu dini hari kemarin.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar menjelaskan, keempatnya yang merupakan warga setempat akan dimintai keterangan guna mencari pelaku penyerangan yang mengakibatkan 25 bangunan rusak.&quot;Empat orang dimintai keterangan untuk mengidentifikasi pelaku, diperkirakan penyerangan dilakukan sekira 200 sampai 250 orang,&quot; ujar Boy dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (6/5/2013).Saat ini, jelas Boy, pihaknya telah menurunkan satu kompi Brimob untuk berjaga-jaga dan mengantisipasi adanya serangan susulan.&quot;Kapolri juga telah memerintahkan kepada Polda Jawa Barat untuk segera mengusut tuntas kasus ini,&quot; imbuh Boy.Minggu kemarin, sekelompok orang menyerang Kampung Wanisagara, kawasan yang menjadi basis Jemaah Ahmadiyah di Tasikmalaya. Kampung ini hampir seluruh warganya pengikut Jemaah Ahmadiyah.Sekira 200 hingga 250 orang dengan menggunakan kendaraan bermotor roda dua dan roda empat melakukan perusakan terhadap 25 bangunan yang terdiri dari  22 rumah, satu masjid, madrasah, serta musola.</content:encoded></item></channel></rss>
