<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tewas Disiksa Ibu Tiri, Tubuh Widi Penuh Luka</title><description>Widiastuti, warga Kampung Jatijajar, RT 003/009, Tapos, Depok, tewas mengenaskan di tangan ibu tirinya, Susanti (30).</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/07/501/803567/tewas-disiksa-ibu-tiri-tubuh-widi-penuh-luka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/07/501/803567/tewas-disiksa-ibu-tiri-tubuh-widi-penuh-luka"/><item><title>Tewas Disiksa Ibu Tiri, Tubuh Widi Penuh Luka</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/07/501/803567/tewas-disiksa-ibu-tiri-tubuh-widi-penuh-luka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/07/501/803567/tewas-disiksa-ibu-tiri-tubuh-widi-penuh-luka</guid><pubDate>Selasa 07 Mei 2013 16:10 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/07/501/803567/JDFor8cfDj.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/07/501/803567/JDFor8cfDj.jpg</image><title></title></images><description>DEPOK - Widiastuti, warga Kampung Jatijajar, RT 003/009, Tapos, Depok, tewas mengenaskan di tangan ibu tirinya, Susanti (30). Susanti menikah dengan Untung Jayadi alias Alen, ayah kandung Widi.Menurut kakek korban, Supriadi (63), bahwa Widi menderita sakit dan kejang-kejang sebelum tewas. &quot;Kata anak saya, Widi sakit dan kejang-kejang,&quot; ujarnya di lokasi, Selasa (7/5/2013). Karena kondisinya yang semakin parah, Widi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cibinong, lalu kemudian ke Rumah Sakit Karya Bakti, setelah kondisi korban tidak juga membaik. Namun rupanya takdir berkata lain, sekira pukul 22.00 WIB, Widi akhirnya meninggal dengan luka memar di wajah sebelah kiri, luka di kening, luka cakar di tangan, luka di kepala bagian belakang, serta kuping berdarah.Karena kondisi korban yang tidak wajar, keluarga kemudian melapor ke Polsek Cimanggis. Pihak keluarga juga kemudian bertanya kepada Susanti, mengenai sebab korban meninggal.&quot;Setelah kami tanya, Santi mengaku bahwa dia memang mendorong anak tirinya itu di kamar mandi hingga jatuh sebelum korban meninggal,&quot; jelasnya.Tak lama, polisi kemudian datang dan kembali memeriksa tersangka. Di depan polisi, tersangka baru mengakui semua perbuatannya kepada korban.</description><content:encoded>DEPOK - Widiastuti, warga Kampung Jatijajar, RT 003/009, Tapos, Depok, tewas mengenaskan di tangan ibu tirinya, Susanti (30). Susanti menikah dengan Untung Jayadi alias Alen, ayah kandung Widi.Menurut kakek korban, Supriadi (63), bahwa Widi menderita sakit dan kejang-kejang sebelum tewas. &quot;Kata anak saya, Widi sakit dan kejang-kejang,&quot; ujarnya di lokasi, Selasa (7/5/2013). Karena kondisinya yang semakin parah, Widi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cibinong, lalu kemudian ke Rumah Sakit Karya Bakti, setelah kondisi korban tidak juga membaik. Namun rupanya takdir berkata lain, sekira pukul 22.00 WIB, Widi akhirnya meninggal dengan luka memar di wajah sebelah kiri, luka di kening, luka cakar di tangan, luka di kepala bagian belakang, serta kuping berdarah.Karena kondisi korban yang tidak wajar, keluarga kemudian melapor ke Polsek Cimanggis. Pihak keluarga juga kemudian bertanya kepada Susanti, mengenai sebab korban meninggal.&quot;Setelah kami tanya, Santi mengaku bahwa dia memang mendorong anak tirinya itu di kamar mandi hingga jatuh sebelum korban meninggal,&quot; jelasnya.Tak lama, polisi kemudian datang dan kembali memeriksa tersangka. Di depan polisi, tersangka baru mengakui semua perbuatannya kepada korban.</content:encoded></item></channel></rss>
