<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PKS Sebut KPK seperti Preman</title><description>Partai  Keadilan  Sejahtera (PKS) memiliki alasan kuat tetap bersikukuh menolak  menyerahkan  sejumlah mobil yang akan disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK).
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/08/339/803929/pks-sebut-kpk-seperti-preman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/08/339/803929/pks-sebut-kpk-seperti-preman"/><item><title>PKS Sebut KPK seperti Preman</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/08/339/803929/pks-sebut-kpk-seperti-preman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/08/339/803929/pks-sebut-kpk-seperti-preman</guid><pubDate>Rabu 08 Mei 2013 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/08/339/803929/scDQ9PckmM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil milik Lutfhi Hasan Ishaaq (Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/08/339/803929/scDQ9PckmM.jpg</image><title>Mobil milik Lutfhi Hasan Ishaaq (Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Partai Keadilan  Sejahtera (PKS) memiliki alasan kuat tetap bersikukuh menolak menyerahkan  sejumlah mobil yang akan disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK).
&amp;nbsp;
&quot;Apa pun tetap harus pakai prosedur. Tiba-tiba  didatangi orang mau menyita mobil atau rumah Anda. Kita tanya Anda siapa? Dia  bilang KPK? Buktinya mana? Ya enggak bisa dong. Polisi pun berpakaian seragam  harus bawa surat,&quot; kata Wasekjen PKS, Fahri Hamzah, saat dihubungi di Jakarta,  Rabu (8/5/2013).
&amp;nbsp;
Menurut Fahri, tidak  dilengkapinya surat keterangan dari pihak yang berniat menyita mobil tersebut  seolah menunjukkan bahwa KPK tidak menerapkan prosedur sebagaimana lembaga  penegak hukum.
&amp;nbsp;
Namun, Fahri  menegaskan bahwa sikap yang dilakukan oleh partainya bukanlah bentuk perlawanan  terhadap lembaga penegak hukum. PKS hanya menginginkan adanya transparansi dari  lembaga penegak hukum dalam melakukan eksekusi.
&amp;nbsp;
&quot;Kemarin enggak bawa  surat jadi kayak preman. Itu namanya tujuan menghalalkan cara. Ini bukan  perlawanan PKS. Tapi siapa pun yang datang  di negara demokrasi, ketika negara mengakses rakyat, negara harus memiliki dasar  yang kuat sebelumnya dan harus tertulis secara jelas,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya,&amp;nbsp; KPK  telah menyegel dan akan menyita lima mobil mewah yang memiliki keterkaitan  dengan mantan Presiden PKS, Lutfhi Hasan Ishaaq. Hal itu dilakukan karena KPK  menemukan keterkaitan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh Luthfi  dari kelima mobil mewah tersebut. Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus  dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementeriann  Pertanian.
&amp;nbsp;
Kelima mobil itu  terdiri dari VW Carravel bernomor polisi B 948 RFS, Mazda CX 9 B 2 RFS, Fortuner  B 544 RFS, Nissan Navara, dan Pajero Sport. 
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Keadilan  Sejahtera (PKS) memiliki alasan kuat tetap bersikukuh menolak menyerahkan  sejumlah mobil yang akan disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK).
&amp;nbsp;
&quot;Apa pun tetap harus pakai prosedur. Tiba-tiba  didatangi orang mau menyita mobil atau rumah Anda. Kita tanya Anda siapa? Dia  bilang KPK? Buktinya mana? Ya enggak bisa dong. Polisi pun berpakaian seragam  harus bawa surat,&quot; kata Wasekjen PKS, Fahri Hamzah, saat dihubungi di Jakarta,  Rabu (8/5/2013).
&amp;nbsp;
Menurut Fahri, tidak  dilengkapinya surat keterangan dari pihak yang berniat menyita mobil tersebut  seolah menunjukkan bahwa KPK tidak menerapkan prosedur sebagaimana lembaga  penegak hukum.
&amp;nbsp;
Namun, Fahri  menegaskan bahwa sikap yang dilakukan oleh partainya bukanlah bentuk perlawanan  terhadap lembaga penegak hukum. PKS hanya menginginkan adanya transparansi dari  lembaga penegak hukum dalam melakukan eksekusi.
&amp;nbsp;
&quot;Kemarin enggak bawa  surat jadi kayak preman. Itu namanya tujuan menghalalkan cara. Ini bukan  perlawanan PKS. Tapi siapa pun yang datang  di negara demokrasi, ketika negara mengakses rakyat, negara harus memiliki dasar  yang kuat sebelumnya dan harus tertulis secara jelas,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya,&amp;nbsp; KPK  telah menyegel dan akan menyita lima mobil mewah yang memiliki keterkaitan  dengan mantan Presiden PKS, Lutfhi Hasan Ishaaq. Hal itu dilakukan karena KPK  menemukan keterkaitan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh Luthfi  dari kelima mobil mewah tersebut. Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus  dugaan suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementeriann  Pertanian.
&amp;nbsp;
Kelima mobil itu  terdiri dari VW Carravel bernomor polisi B 948 RFS, Mazda CX 9 B 2 RFS, Fortuner  B 544 RFS, Nissan Navara, dan Pajero Sport. 
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
