<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polda Sumut Bentuk Tim Khusus Buru Pengeroyok Anggota Brimob</title><description>Polda Sumut membentuk tim untuk memburu pelaku  pengeroyokan anggota Brimob Polda Sumut Briptu Robert Marisi Silaen  (35).</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/10/340/805012/polda-sumut-bentuk-tim-khusus-buru-pengeroyok-anggota-brimob</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/10/340/805012/polda-sumut-bentuk-tim-khusus-buru-pengeroyok-anggota-brimob"/><item><title>Polda Sumut Bentuk Tim Khusus Buru Pengeroyok Anggota Brimob</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/10/340/805012/polda-sumut-bentuk-tim-khusus-buru-pengeroyok-anggota-brimob</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/10/340/805012/polda-sumut-bentuk-tim-khusus-buru-pengeroyok-anggota-brimob</guid><pubDate>Jum'at 10 Mei 2013 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Irwansyah Putra Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/10/340/805012/Ytoh8F531a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi penganiayaan (Foto: Agung/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/10/340/805012/Ytoh8F531a.jpg</image><title>Ilustrasi penganiayaan (Foto: Agung/okezone)</title></images><description>MEDAN- Polda Sumatera Utara (Sumut) membentuk tim untuk memburu pelaku pengeroyokan anggota Brimob Polda Sumut Briptu Robert Marisi Silaen (35). Korban ditemukan tewas di Jalan Sei Rahayu, Kecamatan Medan Sunggal, dini hari tadi, pukul 03.00 WIB.&quot;Kita sudah bentuk tim untuk memburu pelaku pengeroyokan dan pembunuhan Briptu Robert Marisi,&quot; kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Raden Heru Prakoso, Jumat (10/5/2013).Heru menjelaskan, tim yang dibentuk merupakan gabungan dari satuan Brimob, Reskrim, dan Pemburu Preman Polda dan Polresta Medan.&amp;ldquo;Kita belum mengetahui siapa pelaku pengeroyokan yang menyebabkan anggota Brimob tersebut tewas. Pencarian masih didasarkan keterangan saksi yang sudah diperiksa karena melihat langsung saat kejadian tersebut,&amp;rdquo; tuturnya.Motif yang dilakukan pelaku belum diketahui apakah bersifat dendam atau faktor lainnya, tapi pastinya kasus ini masih dalam proses lidik. &quot;Kita masih lidik, jadi untuk pelaku belum diketahui identitasnya, hanya ciri-cirinya saja,&quot; ucapnya.Sebelum kejadian, Briptu Robert sedang menjalankan tugas piket pada Kamis, 9 Mei sejak pukul 17.00-07.00 WIB. Di sela piket korban izin kepada rekannya untuk membeli nasi, namun korban tak kembali dan ditemukan sudah tidak bernyawa oleh warga.</description><content:encoded>MEDAN- Polda Sumatera Utara (Sumut) membentuk tim untuk memburu pelaku pengeroyokan anggota Brimob Polda Sumut Briptu Robert Marisi Silaen (35). Korban ditemukan tewas di Jalan Sei Rahayu, Kecamatan Medan Sunggal, dini hari tadi, pukul 03.00 WIB.&quot;Kita sudah bentuk tim untuk memburu pelaku pengeroyokan dan pembunuhan Briptu Robert Marisi,&quot; kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Raden Heru Prakoso, Jumat (10/5/2013).Heru menjelaskan, tim yang dibentuk merupakan gabungan dari satuan Brimob, Reskrim, dan Pemburu Preman Polda dan Polresta Medan.&amp;ldquo;Kita belum mengetahui siapa pelaku pengeroyokan yang menyebabkan anggota Brimob tersebut tewas. Pencarian masih didasarkan keterangan saksi yang sudah diperiksa karena melihat langsung saat kejadian tersebut,&amp;rdquo; tuturnya.Motif yang dilakukan pelaku belum diketahui apakah bersifat dendam atau faktor lainnya, tapi pastinya kasus ini masih dalam proses lidik. &quot;Kita masih lidik, jadi untuk pelaku belum diketahui identitasnya, hanya ciri-cirinya saja,&quot; ucapnya.Sebelum kejadian, Briptu Robert sedang menjalankan tugas piket pada Kamis, 9 Mei sejak pukul 17.00-07.00 WIB. Di sela piket korban izin kepada rekannya untuk membeli nasi, namun korban tak kembali dan ditemukan sudah tidak bernyawa oleh warga.</content:encoded></item></channel></rss>
