<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi 12 Mei, Bebas Sejarah Indonesia</title><description>15 tahun sudah tragedi 12 Mei (Trisakti) telah berlalu, namun hingga  kini kasus pembunuhan mahasiswa Trisakti pada 12 Mei 1998 belum juga  menemukan titik terang.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/12/337/805681/tragedi-12-mei-bebas-sejarah-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/12/337/805681/tragedi-12-mei-bebas-sejarah-indonesia"/><item><title>Tragedi 12 Mei, Bebas Sejarah Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/12/337/805681/tragedi-12-mei-bebas-sejarah-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/12/337/805681/tragedi-12-mei-bebas-sejarah-indonesia</guid><pubDate>Minggu 12 Mei 2013 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Isnaini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/12/337/805681/HZxyQhMvWC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dony Aprian</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/12/337/805681/HZxyQhMvWC.jpg</image><title>Foto: Dony Aprian</title></images><description>JAKARTA - 15 tahun sudah tragedi 12 Mei (Trisakti) telah berlalu, namun hingga kini kasus pembunuhan mahasiswa Trisakti pada 12 Mei 1998 belum juga menemukan titik terang.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Ketua Komisi III DPR, Gede Pasek Suardika mengatakan tragedi 12 Mei akan tetap menjadi beban sejarah bagi bangsa Indonesia, apabila kasus tersebut tidak segera dituntaskan.
&amp;nbsp;
&quot;Semua pihak yang bertanggung jawab harus menyelesaikan PR (pekerjaan rumah) tersebut. Janganlah berharap kasus itu akan berakhir hanya karena didiamkan, karena itu tidak akan berhasil,&quot; kata Pasek saat dihubungi di Jakarta, Minggu (12/5/2013).
&amp;nbsp;
Dikatakan Pasek, untuk menuntaskan kasus tragedi tersebut bukanlah hal mudah bagi pemerintah dan penegak hukum. Namun menurutnya, Komisi III DPR turut mendorong agar pihak-pihak terkait untuk segera menuntaskan kasus yang diduga terjadi pelanggaran hak asasi manusia di dalamnya itu.
&amp;nbsp;
&quot;Itu kan yang menuntaskannya banyak pihak, tergantung perspektif kasusnya. Kalau terkait HAM ya Komnas HAM, kalau hukumnya ya aparat penegak hukum.  Kasusnya kan harus dipilah-pilah, mana yang porsi pemerintah, Komnas HAM dan lainnya,&quot; ungkap politisi Partai Demokrat itu..
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - 15 tahun sudah tragedi 12 Mei (Trisakti) telah berlalu, namun hingga kini kasus pembunuhan mahasiswa Trisakti pada 12 Mei 1998 belum juga menemukan titik terang.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Ketua Komisi III DPR, Gede Pasek Suardika mengatakan tragedi 12 Mei akan tetap menjadi beban sejarah bagi bangsa Indonesia, apabila kasus tersebut tidak segera dituntaskan.
&amp;nbsp;
&quot;Semua pihak yang bertanggung jawab harus menyelesaikan PR (pekerjaan rumah) tersebut. Janganlah berharap kasus itu akan berakhir hanya karena didiamkan, karena itu tidak akan berhasil,&quot; kata Pasek saat dihubungi di Jakarta, Minggu (12/5/2013).
&amp;nbsp;
Dikatakan Pasek, untuk menuntaskan kasus tragedi tersebut bukanlah hal mudah bagi pemerintah dan penegak hukum. Namun menurutnya, Komisi III DPR turut mendorong agar pihak-pihak terkait untuk segera menuntaskan kasus yang diduga terjadi pelanggaran hak asasi manusia di dalamnya itu.
&amp;nbsp;
&quot;Itu kan yang menuntaskannya banyak pihak, tergantung perspektif kasusnya. Kalau terkait HAM ya Komnas HAM, kalau hukumnya ya aparat penegak hukum.  Kasusnya kan harus dipilah-pilah, mana yang porsi pemerintah, Komnas HAM dan lainnya,&quot; ungkap politisi Partai Demokrat itu..
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
