<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anwar: Pemilu Malaysia Biang Kecurangan</title><description>Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim masih tidak terima kalah dalam pemilu Malaysia 5 Mei lalu. Anwar menuduh pemilu Malaysia sebagai biang kecurangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/12/411/805671/anwar-pemilu-malaysia-biang-kecurangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/12/411/805671/anwar-pemilu-malaysia-biang-kecurangan"/><item><title>Anwar: Pemilu Malaysia Biang Kecurangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/12/411/805671/anwar-pemilu-malaysia-biang-kecurangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/12/411/805671/anwar-pemilu-malaysia-biang-kecurangan</guid><pubDate>Minggu 12 Mei 2013 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/12/411/805671/HVDlXmQEWN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anwar Ibrahim (Foto: GMANews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/12/411/805671/HVDlXmQEWN.jpg</image><title>Anwar Ibrahim (Foto: GMANews)</title></images><description>KUALA LUMPUR - Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim masih tidak terima kalah dalam pemilu Malaysia 5 Mei lalu. Anwar menuduh pemilu Malaysia sebagai biang kecurangan.&amp;ldquo;Komisi pemilu bertindak curang. Pemilu kemarin adalah pemilu tercurang,&amp;rdquo; seru Anwar di hadapan pendukungnya, seperti dikutip AFP, Minggu (12/5/2013).&amp;ldquo;Kami menuntut mereka (komisi pemilu) bertanggung jawab sekarang juga,&amp;rdquo; tambahnya.Sebenarnya pihak oposisi berhasil meraih suara lebih banyak daripada kubu penguasa. Namun, sistem pemilu yang digunakan di Malaysia membuat banyak suara yang didapat pihak oposisi hangus.Dalam sistem pemilu Malaysia jumlah suara dibagi ke dalam beberapa distrik. Satu distrik mewakili satu kursi di parlemen.Pemerintah Malaysia mengatur agar wilayah yang menjadi basis dukungannya dapat terbagi menjadi banyak distrik. Sebaliknya wilayah yang dikuasai oposisi dibagi ke dalam distrik dengan jumlah yang lebih sedikit.Peraturan tersebut memastikan kubu penguasa mendapat kursi parlemen yang jauh lebih banyak daripada pihak oposisi walaupun kalah dalam raihan suara keseluruhan.Hasil pemilu minggu lalu menunjukkan, pihak oposisi meraih 51 persen suara, menang tipis dari kubu penguasa yang hanya mendapat 47 persen suara. Tetapi kubu penguasa unggul jauh dalam raihan kursi parlemen dengan 133 kursi dibanding pihak oposisi yang hanya mendapat 90 kursi.</description><content:encoded>KUALA LUMPUR - Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim masih tidak terima kalah dalam pemilu Malaysia 5 Mei lalu. Anwar menuduh pemilu Malaysia sebagai biang kecurangan.&amp;ldquo;Komisi pemilu bertindak curang. Pemilu kemarin adalah pemilu tercurang,&amp;rdquo; seru Anwar di hadapan pendukungnya, seperti dikutip AFP, Minggu (12/5/2013).&amp;ldquo;Kami menuntut mereka (komisi pemilu) bertanggung jawab sekarang juga,&amp;rdquo; tambahnya.Sebenarnya pihak oposisi berhasil meraih suara lebih banyak daripada kubu penguasa. Namun, sistem pemilu yang digunakan di Malaysia membuat banyak suara yang didapat pihak oposisi hangus.Dalam sistem pemilu Malaysia jumlah suara dibagi ke dalam beberapa distrik. Satu distrik mewakili satu kursi di parlemen.Pemerintah Malaysia mengatur agar wilayah yang menjadi basis dukungannya dapat terbagi menjadi banyak distrik. Sebaliknya wilayah yang dikuasai oposisi dibagi ke dalam distrik dengan jumlah yang lebih sedikit.Peraturan tersebut memastikan kubu penguasa mendapat kursi parlemen yang jauh lebih banyak daripada pihak oposisi walaupun kalah dalam raihan suara keseluruhan.Hasil pemilu minggu lalu menunjukkan, pihak oposisi meraih 51 persen suara, menang tipis dari kubu penguasa yang hanya mendapat 47 persen suara. Tetapi kubu penguasa unggul jauh dalam raihan kursi parlemen dengan 133 kursi dibanding pihak oposisi yang hanya mendapat 90 kursi.</content:encoded></item></channel></rss>
