<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pimpinan MPR Juga Sering Bolos Paripurna</title><description>Anggota Fraksi Partai Golkar yang juga Wakil Ketua MPR, Hajriyanto  Tohari tercatat sebagai salah satu legislator yang jarang mengikuti  Rapat Paripurna DPR.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/15/339/807064/pimpinan-mpr-juga-sering-bolos-paripurna</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/15/339/807064/pimpinan-mpr-juga-sering-bolos-paripurna"/><item><title>Pimpinan MPR Juga Sering Bolos Paripurna</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/15/339/807064/pimpinan-mpr-juga-sering-bolos-paripurna</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/15/339/807064/pimpinan-mpr-juga-sering-bolos-paripurna</guid><pubDate>Rabu 15 Mei 2013 04:15 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/14/339/807064/9trMKDqXHG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/14/339/807064/9trMKDqXHG.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Fraksi Partai Golkar yang juga Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Tohari tercatat sebagai salah satu legislator yang jarang mengikuti Rapat Paripurna DPR.Di dalam Tatib DPR sebagai pelaksanaan UU No 27 Tahun 2009 Tentang MPR/DPR/DPD/DPRD pimpinan MPR/DPR, memang tidak masuk dalam keanggotaan komisi, pansus, dan alat-alat kelengapan dewan.Namun tetap saja sebagai wakil rakyat mereka yang duduk dipimpinan DPR/MPR diharapkan selalu aktif mengikuti agenda persidangan, atau rapat yang digelar di DPR. Terkait seringnya tidak mengikuti Rapat Paripurna tersebut, Hajriyanto memiliki alasan tersendiri.Pasalnya, kata Hajriyanto, dalam sidang paripurna DPR memang tidak disediakan absensi kehadiran pimpinan MPR. Jadi para pimpinan MPR memang tidak tanda tangan sama sekali di dalam daftar absensi.&quot;Kami mau tanda tangan dimana wong kolom untuk tanda tangan kehadiran memang tidak ada. Silahkan cek format daftar absensi kehadiran di DPR. Kolom tanda tangan memang kenyataannya tidak ada di daftar absensi itu,&quot; kata Hajriyanto saat dihubungi di Jakarta, Selasa (14/5/2013).Hajriyanto menambahkan, berdasarkan UU dan Tatib MPR/DPR, pimpinan MPR memang tidak diharuskan menghadiri rapat paripurna. Sebab pimpinan MPR harus melaksanakan tugas-tugas protokoler mewakili lembaga seperti menerima tamu pimpinan parlemen negara sahabat, perdana menteri/presiden negara lain, duta besar, dan delegasi-delegasi dalam dan luar negeri.&quot;Juga tugas protokoler untuk menghadiri acara-acara resmi kenegaraan, ceramah-ceramah resmi di berbagai lembaga negara, dan lain-lain. Bahkan kami perlu menyeleksinya yang mana yang harus dihadiri dan mana yang tidak dihadiri,&quot; ungkapnya.Berikut adalah rekapitulasi absensi anggota Fraksi Partai Golkar yang di bawah 50 persen sepanjang periode tahun 2012.Masa Sidang ke I (9 Januari-12 April 2012)Hajriyanto Y Thohari kehadiran 30 persen Jeffrie Geovanie 30 persen (mengundurkan diri)&amp;nbsp;Basuki Tjahaja Purnama 40 persen (mundur) Rata-rata kehadiran 88 persenMasa Sidang ke-II (14 Mei-13 Juli 2012)Priyo Budi Santoso 10 persenHajriyanto Y Thohari 10 persenNasruddin 40 persenHayani Isman 40 persenGede Sumarjaya Linggih 40 persenSetya Novanto 40 persenIrene Manibuy 30 persenRata-rata kehadiran 77 persenMasa sidang III (16 Ags- 25 okt 2012)Priyo Budi Santoso 22 persenHajriyanto Y Thohari 22 persenNusron Wahid 44 persenRyani Soedirman 22 persenRata-rata kehadiran 81 persenMasa Sidang IV (19 Nov-14 Des 2012)Hajriyanto Y Thohari 25 persenChairuman Harahap 0 persenPoempida Hidayatulloh 25 persenAzwie Dainy Tara 25 persenAdi Sukemu 25 persenHarry Azhar Azis 25 persenTantowi Yahya 25 persenZulkarnaen Djabar 25 persenTetty Kadi Bawono 25 persenEnggartiasto Lukita 25 persen (PAW)Zainudin Amali 25 persenMarkum Singodimejo 25 persenGusti Iskandar SA 25 persenEdison betaubun 25 persenYorrys Raweyai 25 persenRobert Joppy Kardinal 25 persenRata-rata kehadiran 72 persen</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Fraksi Partai Golkar yang juga Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Tohari tercatat sebagai salah satu legislator yang jarang mengikuti Rapat Paripurna DPR.Di dalam Tatib DPR sebagai pelaksanaan UU No 27 Tahun 2009 Tentang MPR/DPR/DPD/DPRD pimpinan MPR/DPR, memang tidak masuk dalam keanggotaan komisi, pansus, dan alat-alat kelengapan dewan.Namun tetap saja sebagai wakil rakyat mereka yang duduk dipimpinan DPR/MPR diharapkan selalu aktif mengikuti agenda persidangan, atau rapat yang digelar di DPR. Terkait seringnya tidak mengikuti Rapat Paripurna tersebut, Hajriyanto memiliki alasan tersendiri.Pasalnya, kata Hajriyanto, dalam sidang paripurna DPR memang tidak disediakan absensi kehadiran pimpinan MPR. Jadi para pimpinan MPR memang tidak tanda tangan sama sekali di dalam daftar absensi.&quot;Kami mau tanda tangan dimana wong kolom untuk tanda tangan kehadiran memang tidak ada. Silahkan cek format daftar absensi kehadiran di DPR. Kolom tanda tangan memang kenyataannya tidak ada di daftar absensi itu,&quot; kata Hajriyanto saat dihubungi di Jakarta, Selasa (14/5/2013).Hajriyanto menambahkan, berdasarkan UU dan Tatib MPR/DPR, pimpinan MPR memang tidak diharuskan menghadiri rapat paripurna. Sebab pimpinan MPR harus melaksanakan tugas-tugas protokoler mewakili lembaga seperti menerima tamu pimpinan parlemen negara sahabat, perdana menteri/presiden negara lain, duta besar, dan delegasi-delegasi dalam dan luar negeri.&quot;Juga tugas protokoler untuk menghadiri acara-acara resmi kenegaraan, ceramah-ceramah resmi di berbagai lembaga negara, dan lain-lain. Bahkan kami perlu menyeleksinya yang mana yang harus dihadiri dan mana yang tidak dihadiri,&quot; ungkapnya.Berikut adalah rekapitulasi absensi anggota Fraksi Partai Golkar yang di bawah 50 persen sepanjang periode tahun 2012.Masa Sidang ke I (9 Januari-12 April 2012)Hajriyanto Y Thohari kehadiran 30 persen Jeffrie Geovanie 30 persen (mengundurkan diri)&amp;nbsp;Basuki Tjahaja Purnama 40 persen (mundur) Rata-rata kehadiran 88 persenMasa Sidang ke-II (14 Mei-13 Juli 2012)Priyo Budi Santoso 10 persenHajriyanto Y Thohari 10 persenNasruddin 40 persenHayani Isman 40 persenGede Sumarjaya Linggih 40 persenSetya Novanto 40 persenIrene Manibuy 30 persenRata-rata kehadiran 77 persenMasa sidang III (16 Ags- 25 okt 2012)Priyo Budi Santoso 22 persenHajriyanto Y Thohari 22 persenNusron Wahid 44 persenRyani Soedirman 22 persenRata-rata kehadiran 81 persenMasa Sidang IV (19 Nov-14 Des 2012)Hajriyanto Y Thohari 25 persenChairuman Harahap 0 persenPoempida Hidayatulloh 25 persenAzwie Dainy Tara 25 persenAdi Sukemu 25 persenHarry Azhar Azis 25 persenTantowi Yahya 25 persenZulkarnaen Djabar 25 persenTetty Kadi Bawono 25 persenEnggartiasto Lukita 25 persen (PAW)Zainudin Amali 25 persenMarkum Singodimejo 25 persenGusti Iskandar SA 25 persenEdison betaubun 25 persenYorrys Raweyai 25 persenRobert Joppy Kardinal 25 persenRata-rata kehadiran 72 persen</content:encoded></item></channel></rss>
