<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PKS Jamin Hilmi Aminuddin Tak Terlibat Kasus Fathanah</title><description>Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah pernyataan Bos PT Indoguna Utama, Maria Elisabeth Liman, yang mengatakan bahwa tersangka kasus suap impor daging Sapi, Ahmad Fathanah pernah memberikan uang sebesar Rp1 miliar ke PKS untuk kepentingan safari dakwah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/16/339/807746/pks-jamin-hilmi-aminuddin-tak-terlibat-kasus-fathanah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/16/339/807746/pks-jamin-hilmi-aminuddin-tak-terlibat-kasus-fathanah"/><item><title>PKS Jamin Hilmi Aminuddin Tak Terlibat Kasus Fathanah</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/16/339/807746/pks-jamin-hilmi-aminuddin-tak-terlibat-kasus-fathanah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/16/339/807746/pks-jamin-hilmi-aminuddin-tak-terlibat-kasus-fathanah</guid><pubDate>Kamis 16 Mei 2013 06:12 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/16/339/807746/vYcX6WbvDs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hilmi Aminuddin (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/16/339/807746/vYcX6WbvDs.jpg</image><title>Hilmi Aminuddin (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah pernyataan Bos PT Indoguna Utama, Maria Elisabeth Liman, yang mengatakan bahwa tersangka kasus suap impor daging Sapi, Ahmad Fathanah pernah memberikan uang sebesar Rp1 miliar ke PKS untuk kepentingan safari dakwah.&quot;Safari dakwah itu kan juga menerima dari kader yang di legislatif dan juga dari para donatur yang tidak mengikat. Lalu apakah dana Rp1 miliar itu masih sangat jauh berkurang dari anggaran safari dakwah,&quot; kata Ketua DPP PKS, Nasir Djamil di Jakarta, Rabu 15 Mei.Anggota Komisi VIII DPR itu juga menerangkan bahwa Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin, tidak terlibat dalam pembahasan kasus yang juga menyeret mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, tersebut.Selain itu, Nasir juga membantah bahwa Hilmi terlibat dalam pertemuan dengan Luthfi Hasan serta Ahmad Fathanah yang membahas tentang kuota impor daging.&quot;Pertanyaannya apa iya pertemuan itu memabahas kouta daging? Itu kan versi Elda. Saya kok enggak percaya kalau Ustadz Hilmi ikut dalam pertemuan itu. Ustadz Hilmi sepengetahuan saya, tidak pernah terlibat untuk bicara jatah-jatahan kouta impor daging,&quot; tandasnya.Sebelumnya, Bos PT Indoguna Utama, Maria Elisabeth Liman, mengungkapkan soal uang Rp1 miliar yang diberikan kepada Ahmad Fathanah, kolega mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq.Dia menyatakan uang itu diberikan sebagai sumbangan untuk safari dakwah dan bantuan kemanusian yang diadakan Partai Keadilan Sejahtera di Papua.Keterlibatan Hilmi tersebut terungkap dari keterangan saksi Elda Devianne Adiningrat ketika bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi penentuan kuota impor daging sapi, dengan terdakwa Juard Effendi dan Arya Abdi Effendy.Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik Elda yang dibacakan jaksa Ronald, dikatakan bahwa dalam pertemuan pada 30 Desember 2012 ketika bertemu dengan Ahmad Fathanah, Elda dan Maria Elizabeth Liman, Fathanah menyampaikan instruksi untuk Maria dari hasil pertemuan di Lembang.Menurut Fathanah, dari pertemuan di Lembang yang dihadiri oleh Luthfi Hasan Ishaaq, Hilmi Aminuddin, Ahmad Fathanah, dan Suswono, ada dua arahan untuk Elizabeth Liman.Arahan pertama adalah, Elizabeth Liman akan dibantu dalam pengurusan penambahan kuota daging sapi dan Menteri Pertanian (Mentan) akan membaca situasi dan kondisinya. Kedua, selanjutnya, Elizabeth Liman menyampaikan bahwa akan komitmen membantu mendukung dana PKS.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah pernyataan Bos PT Indoguna Utama, Maria Elisabeth Liman, yang mengatakan bahwa tersangka kasus suap impor daging Sapi, Ahmad Fathanah pernah memberikan uang sebesar Rp1 miliar ke PKS untuk kepentingan safari dakwah.&quot;Safari dakwah itu kan juga menerima dari kader yang di legislatif dan juga dari para donatur yang tidak mengikat. Lalu apakah dana Rp1 miliar itu masih sangat jauh berkurang dari anggaran safari dakwah,&quot; kata Ketua DPP PKS, Nasir Djamil di Jakarta, Rabu 15 Mei.Anggota Komisi VIII DPR itu juga menerangkan bahwa Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin, tidak terlibat dalam pembahasan kasus yang juga menyeret mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, tersebut.Selain itu, Nasir juga membantah bahwa Hilmi terlibat dalam pertemuan dengan Luthfi Hasan serta Ahmad Fathanah yang membahas tentang kuota impor daging.&quot;Pertanyaannya apa iya pertemuan itu memabahas kouta daging? Itu kan versi Elda. Saya kok enggak percaya kalau Ustadz Hilmi ikut dalam pertemuan itu. Ustadz Hilmi sepengetahuan saya, tidak pernah terlibat untuk bicara jatah-jatahan kouta impor daging,&quot; tandasnya.Sebelumnya, Bos PT Indoguna Utama, Maria Elisabeth Liman, mengungkapkan soal uang Rp1 miliar yang diberikan kepada Ahmad Fathanah, kolega mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq.Dia menyatakan uang itu diberikan sebagai sumbangan untuk safari dakwah dan bantuan kemanusian yang diadakan Partai Keadilan Sejahtera di Papua.Keterlibatan Hilmi tersebut terungkap dari keterangan saksi Elda Devianne Adiningrat ketika bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi penentuan kuota impor daging sapi, dengan terdakwa Juard Effendi dan Arya Abdi Effendy.Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik Elda yang dibacakan jaksa Ronald, dikatakan bahwa dalam pertemuan pada 30 Desember 2012 ketika bertemu dengan Ahmad Fathanah, Elda dan Maria Elizabeth Liman, Fathanah menyampaikan instruksi untuk Maria dari hasil pertemuan di Lembang.Menurut Fathanah, dari pertemuan di Lembang yang dihadiri oleh Luthfi Hasan Ishaaq, Hilmi Aminuddin, Ahmad Fathanah, dan Suswono, ada dua arahan untuk Elizabeth Liman.Arahan pertama adalah, Elizabeth Liman akan dibantu dalam pengurusan penambahan kuota daging sapi dan Menteri Pertanian (Mentan) akan membaca situasi dan kondisinya. Kedua, selanjutnya, Elizabeth Liman menyampaikan bahwa akan komitmen membantu mendukung dana PKS.</content:encoded></item></channel></rss>
