<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kejagung Didesak Usut Kasus Mafia Tanah</title><description>Ratusan massa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli  Hukum (Gemppa-Hukum) mendatangi gedung Kejaksaan Agung. </description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/16/339/808218/kejagung-didesak-usut-kasus-mafia-tanah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/16/339/808218/kejagung-didesak-usut-kasus-mafia-tanah"/><item><title>Kejagung Didesak Usut Kasus Mafia Tanah</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/16/339/808218/kejagung-didesak-usut-kasus-mafia-tanah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/16/339/808218/kejagung-didesak-usut-kasus-mafia-tanah</guid><pubDate>Kamis 16 Mei 2013 20:25 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/16/339/808218/swc5c5KGH1.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/16/339/808218/swc5c5KGH1.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Ratusan massa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (Gemppa-Hukum) mendatangi gedung Kejaksaan Agung. Mereka menuntut Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung-RI) bertindak tegas terkait kasus mafia tanah yang diduga melibatkan sejumlah oknum penegak hukum dan oknum pejabat.&quot;Kami mensinyalir adanya main mata antara T S dengan oknum penegak hukum, karena telah terjadi pertemuan antara T S dengan M S selaku pejabat di Kejaksaan Tinggi,&quot; kata Koordinator Lapangan Aksi, Asbit Panatagara di depan Kejaksaan Agung, Kamis (16/5/2013).Diketahui bahwa selama perjalanan kasusnya diduga banyak meloloskan kasus-kasus terutama narkoba.&quot;Anehnya karakteristik M S yang memiliki track-record karirnya dipertanyakan, justru diangkat menjadi Wakil Kejati Sumut, tidak heranlah jika sekarang ini banyak kasus-kasus yang disengaja di peties-kan karena disinyalir dekat dengan kelompok mafia,&quot; bebernya.Massa juga mendesak Kejaksaan Agung mencopot M S dari jabatannya. &quot;Sebagai warga negara Indonesia, kami menginginkan kasus-kasus ini segera diselesaikan.&amp;nbsp; Karena menodai harkat dan martabat Indonesia sebagai negara hukum,&quot; tutupnya.Massa melakukan orasi di depan Kejaksaan Agung dan membawa spanduk berisi desakan agar kejakasaan Agung segera menuntaskan kasus mafia tanah di Sumatera Utara.</description><content:encoded>JAKARTA - Ratusan massa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (Gemppa-Hukum) mendatangi gedung Kejaksaan Agung. Mereka menuntut Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung-RI) bertindak tegas terkait kasus mafia tanah yang diduga melibatkan sejumlah oknum penegak hukum dan oknum pejabat.&quot;Kami mensinyalir adanya main mata antara T S dengan oknum penegak hukum, karena telah terjadi pertemuan antara T S dengan M S selaku pejabat di Kejaksaan Tinggi,&quot; kata Koordinator Lapangan Aksi, Asbit Panatagara di depan Kejaksaan Agung, Kamis (16/5/2013).Diketahui bahwa selama perjalanan kasusnya diduga banyak meloloskan kasus-kasus terutama narkoba.&quot;Anehnya karakteristik M S yang memiliki track-record karirnya dipertanyakan, justru diangkat menjadi Wakil Kejati Sumut, tidak heranlah jika sekarang ini banyak kasus-kasus yang disengaja di peties-kan karena disinyalir dekat dengan kelompok mafia,&quot; bebernya.Massa juga mendesak Kejaksaan Agung mencopot M S dari jabatannya. &quot;Sebagai warga negara Indonesia, kami menginginkan kasus-kasus ini segera diselesaikan.&amp;nbsp; Karena menodai harkat dan martabat Indonesia sebagai negara hukum,&quot; tutupnya.Massa melakukan orasi di depan Kejaksaan Agung dan membawa spanduk berisi desakan agar kejakasaan Agung segera menuntaskan kasus mafia tanah di Sumatera Utara.</content:encoded></item></channel></rss>
