<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luthfi &amp; Pengacara Fathanah Bicara Kuota Impor Daging</title><description>Dalam perbincangan tersebut, Luthfi memerintahkan Ahmad Rozi untuk  menyiapkan data di lapangan agar dapat mempekuat alasan, agar kuota  daging sapi bisa ditambah pada semester awal 2013.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/18/339/808882/luthfi-pengacara-fathanah-bicara-kuota-impor-daging</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/18/339/808882/luthfi-pengacara-fathanah-bicara-kuota-impor-daging"/><item><title>Luthfi &amp; Pengacara Fathanah Bicara Kuota Impor Daging</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/18/339/808882/luthfi-pengacara-fathanah-bicara-kuota-impor-daging</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/18/339/808882/luthfi-pengacara-fathanah-bicara-kuota-impor-daging</guid><pubDate>Sabtu 18 Mei 2013 00:36 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/18/339/808882/J27TyTdwys.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luthfi Hasan Ishaaq</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/18/339/808882/J27TyTdwys.jpg</image><title>Luthfi Hasan Ishaaq</title></images><description>JAKARTA- Jaksa Penuntut Umum (JPU) memutar rekaman percakapan melalui telepon antara mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) dengan pengacara Ahmad Fathanah, Ahmad Rozi.Dalam perbincangan tersebut, Luthfi memerintahkan Ahmad Rozi untuk menyiapkan data di lapangan agar dapat mempekuat alasan, agar kuota daging sapi bisa ditambah pada semester awal 2013.Percakapan tersebut terjadi antara telepon genggam bernomor 087884416017 (LHI) dan nomor 082191889839 (Ahmad Rozi), pada 29 Januari 2013 lalu.Berikut isi percakapannya:9839: Sallamualaikum Wabarokatu6017: Hallo9839: Ya salammualaikum6017: Salam warohmatullah9839: Iya tad6017: Tolong, eh tolong dikomunikasikan ke Bunda (Elda Devianne Adiningrat,) dan ke Bu EL (dirut PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman).9839: He eh6017: Tentang itu apa yang diminta oleh Pak Warso (Pejabat Kementan Soewarso)9839: He eh6017: Jadi dia minta update data tentang kebutuhan lapangan semester ini9839: Kebutuhan lapangan semester ini gitu tad?6017: Ya kebutuhan lapangan semester ini update terakhir supaya ada alasan bagi Menteri eh..untuk mengeluarkan izin baru9839: Ya ya6017: Karena Wamennya sudah mengatakan cukup!9839: Loh, Wamen itu malah bilang perlu ditambah tad, kuota6017: Wamen, Wamen Perdagangan?9839: Perdagangan, iya Wamen Perdagangan6017: Dia minta ditambah?9839: Iya dia minta ditambah6017: Tapi di semester berikutnya9839: Oh gitu6017: Bukan yang sekarang, sementara maunya kan yang sekarang ini9839: Iya iya6017: He eh, jadi tolong segera supaya dia punya argumentasi untuk dijadikan landasan bahwa semester ini perlu ditambah9839: He eh, he eh6017: Diminta data lapangan9839: Oke stad6017: Begitu ya9839: Iya stad6017: Iya deh, mudah-mudahan yah9839: Amin stad6017: Baik baik kalau bisa secepatnya, minggu ini kalau bisa9839: Baik6017: Biar bisa segera tereksekusi, tanpa itu susah, karena sudah terlanjur. Baru perlu untuk semester berikutnya. Semester ini sudah cukup.9839: Oke, stad6017: Ya, gitu ya. Yuk9839: Makasih6017: Salammualaikum9839: Kumsalam ustad</description><content:encoded>JAKARTA- Jaksa Penuntut Umum (JPU) memutar rekaman percakapan melalui telepon antara mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) dengan pengacara Ahmad Fathanah, Ahmad Rozi.Dalam perbincangan tersebut, Luthfi memerintahkan Ahmad Rozi untuk menyiapkan data di lapangan agar dapat mempekuat alasan, agar kuota daging sapi bisa ditambah pada semester awal 2013.Percakapan tersebut terjadi antara telepon genggam bernomor 087884416017 (LHI) dan nomor 082191889839 (Ahmad Rozi), pada 29 Januari 2013 lalu.Berikut isi percakapannya:9839: Sallamualaikum Wabarokatu6017: Hallo9839: Ya salammualaikum6017: Salam warohmatullah9839: Iya tad6017: Tolong, eh tolong dikomunikasikan ke Bunda (Elda Devianne Adiningrat,) dan ke Bu EL (dirut PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman).9839: He eh6017: Tentang itu apa yang diminta oleh Pak Warso (Pejabat Kementan Soewarso)9839: He eh6017: Jadi dia minta update data tentang kebutuhan lapangan semester ini9839: Kebutuhan lapangan semester ini gitu tad?6017: Ya kebutuhan lapangan semester ini update terakhir supaya ada alasan bagi Menteri eh..untuk mengeluarkan izin baru9839: Ya ya6017: Karena Wamennya sudah mengatakan cukup!9839: Loh, Wamen itu malah bilang perlu ditambah tad, kuota6017: Wamen, Wamen Perdagangan?9839: Perdagangan, iya Wamen Perdagangan6017: Dia minta ditambah?9839: Iya dia minta ditambah6017: Tapi di semester berikutnya9839: Oh gitu6017: Bukan yang sekarang, sementara maunya kan yang sekarang ini9839: Iya iya6017: He eh, jadi tolong segera supaya dia punya argumentasi untuk dijadikan landasan bahwa semester ini perlu ditambah9839: He eh, he eh6017: Diminta data lapangan9839: Oke stad6017: Begitu ya9839: Iya stad6017: Iya deh, mudah-mudahan yah9839: Amin stad6017: Baik baik kalau bisa secepatnya, minggu ini kalau bisa9839: Baik6017: Biar bisa segera tereksekusi, tanpa itu susah, karena sudah terlanjur. Baru perlu untuk semester berikutnya. Semester ini sudah cukup.9839: Oke, stad6017: Ya, gitu ya. Yuk9839: Makasih6017: Salammualaikum9839: Kumsalam ustad</content:encoded></item></channel></rss>
