<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nonton Film Sang Kyai, SBY Terharu</title><description>SBY hadir didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan anak bungsunya Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/20/337/809881/nonton-film-sang-kyai-sby-terharu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/20/337/809881/nonton-film-sang-kyai-sby-terharu"/><item><title>Nonton Film Sang Kyai, SBY Terharu</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/20/337/809881/nonton-film-sang-kyai-sby-terharu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/20/337/809881/nonton-film-sang-kyai-sby-terharu</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2013 18:24 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/20/337/809881/xJ3raeJXkX.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/20/337/809881/xJ3raeJXkX.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama sejumlah menteri menonton penayangan perdana film Sang Kyai. SBY hadir didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan anak bungsunya Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.&quot;Betapa besar rasa syukur kita pada Allah dan rasa hormat kita pada pejuang syuhada pendiri Republik ini,&quot; kata SBY di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2013).SBY juga mengucapkan terima kasih atas penggagas film Sang Kyai. Karena film yang menceritakan sejarah perjuangan bangsa Indonesia sangat jarang dibuat. Film tersebut berkisah tentang perjalanan hidup pendiri NU, KH Hasyim Asyari yang juga pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, dalam membangkitkan semangat juang.&quot;Saya ucapakan terima kasih dan penghargaan atas penggagas lahirnya film bersejarah ini, juga para pemain yang sangat menjiwai perannya,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Menurut SBY, banyak pelajaran yang didapatnya setelah menonton film besutan Rako Prijanto itu. &quot;Kita sekali lagi mendapatkan banyak sekali pelajaran, mulai dari sosok ulama besar kita yang penuh wisdom dan visi. Karena apa yang almarhum lakukan ternyata mengandung kebenaran. Pikiran beliau, hati beliau, tutur kata beliau semua yang dapat kita lihat dengan gamblang,&quot; puji SBY.Menurut SBY, KH Hasyim Asyari yang menjadi tokoh film tersebut mengajarkan norma-norma agama yang santun.&quot;NU berdiri di depan untuk tidak mendikhotomikan antara paham Islam dan kebangsaan. Ini kekuatan kita untuk berdirinya negara kesatuan Republik Indonesia. Setelah kembali dari tempat ini, beri rasa hormat untuk ulama, prajurit rakyat dan semuanya yang mengorbankan apa yang dimilikinya pada waktu itu untuk merah putih,&quot; tutup SBY.</description><content:encoded>JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama sejumlah menteri menonton penayangan perdana film Sang Kyai. SBY hadir didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan anak bungsunya Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.&quot;Betapa besar rasa syukur kita pada Allah dan rasa hormat kita pada pejuang syuhada pendiri Republik ini,&quot; kata SBY di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2013).SBY juga mengucapkan terima kasih atas penggagas film Sang Kyai. Karena film yang menceritakan sejarah perjuangan bangsa Indonesia sangat jarang dibuat. Film tersebut berkisah tentang perjalanan hidup pendiri NU, KH Hasyim Asyari yang juga pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, dalam membangkitkan semangat juang.&quot;Saya ucapakan terima kasih dan penghargaan atas penggagas lahirnya film bersejarah ini, juga para pemain yang sangat menjiwai perannya,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;Menurut SBY, banyak pelajaran yang didapatnya setelah menonton film besutan Rako Prijanto itu. &quot;Kita sekali lagi mendapatkan banyak sekali pelajaran, mulai dari sosok ulama besar kita yang penuh wisdom dan visi. Karena apa yang almarhum lakukan ternyata mengandung kebenaran. Pikiran beliau, hati beliau, tutur kata beliau semua yang dapat kita lihat dengan gamblang,&quot; puji SBY.Menurut SBY, KH Hasyim Asyari yang menjadi tokoh film tersebut mengajarkan norma-norma agama yang santun.&quot;NU berdiri di depan untuk tidak mendikhotomikan antara paham Islam dan kebangsaan. Ini kekuatan kita untuk berdirinya negara kesatuan Republik Indonesia. Setelah kembali dari tempat ini, beri rasa hormat untuk ulama, prajurit rakyat dan semuanya yang mengorbankan apa yang dimilikinya pada waktu itu untuk merah putih,&quot; tutup SBY.</content:encoded></item></channel></rss>
