<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kondisi 4 Korban Terowongan Runtuh Freeport Membaik, 1 Kritis</title><description>Ada lima pekerja Freeport korban terowongan runtuh yang dirawat di RS Premiere Bintaro. Satu di antaranya masih kritis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/20/340/809440/kondisi-4-korban-terowongan-runtuh-freeport-membaik-1-kritis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/20/340/809440/kondisi-4-korban-terowongan-runtuh-freeport-membaik-1-kritis"/><item><title>Kondisi 4 Korban Terowongan Runtuh Freeport Membaik, 1 Kritis</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/20/340/809440/kondisi-4-korban-terowongan-runtuh-freeport-membaik-1-kritis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/20/340/809440/kondisi-4-korban-terowongan-runtuh-freeport-membaik-1-kritis</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2013 08:57 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Rosidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/20/340/809440/OhnLLgbbnE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Evakuasi korban reruntuhan terowongan Freeport (Dok: Humas PTFI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/20/340/809440/OhnLLgbbnE.jpg</image><title>Evakuasi korban reruntuhan terowongan Freeport (Dok: Humas PTFI)</title></images><description>JAKARTA - Tim dokter RS Premier Bintaro, Tengerang, Banten, memastikan kondisi empat pekerja PT Freeport Indonesia yang menjadi korban terowongan runtuh semakin membaik.Mulyadi Muchtiar, seorang dokter RS Premier Bintaro yang menangani korban luka, menjelaskan, korban mulai membaik namun masih dalam penanganan intensif. Sebenarnya ada lima korban yang dirawat, namun satu di antaranya membutuhkan penanganan lebih intensif karena kondisinya kritis.&amp;ldquo;Kami menerima lima pasien dari Freeport sejak empat hari lalu dan tiga hari lalu. Mereka ditangani dengan multiple trauma yang membutuhkan pelayanan intensif. Ada satu kritis. Pasien ini mengalami gangguan fungsi pernapasan sehingga pakai mesin napas, tapi secara fisik baik,&amp;rdquo; kata Mulyadi.Para korban, lanjut dia, umumnya mengalami luka benturan atau tergencet, tidak ada yang patah tulang. Para korban dirawat di ruang Critical Care Unit (CCU).&amp;ldquo;Semuanya adalah mutiple trauma. Mereka mengalami benturan sehingga akibat trauma otot kemudian mengenai pembuluh darah dan organ lain. Pasien tidak patah tulang, hanya kegencet tapi tulang utuh. Sekarang fase perbaikan,&amp;rdquo; ujarnya.Tim dokter dari berbagai ahli pun masih menangani pasien. &amp;ldquo;Mereka ditangani dari ahli bedah, dokter umum, ahli tulang, faskular, ahli penyakit dalam, dan syaraf. Semuanya terkoordinasi tim dokter ICU. Para pasien sudah mulai dikunjungi oleh keluarga, namun dokter masih membatasi kunjungan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim dokter RS Premier Bintaro, Tengerang, Banten, memastikan kondisi empat pekerja PT Freeport Indonesia yang menjadi korban terowongan runtuh semakin membaik.Mulyadi Muchtiar, seorang dokter RS Premier Bintaro yang menangani korban luka, menjelaskan, korban mulai membaik namun masih dalam penanganan intensif. Sebenarnya ada lima korban yang dirawat, namun satu di antaranya membutuhkan penanganan lebih intensif karena kondisinya kritis.&amp;ldquo;Kami menerima lima pasien dari Freeport sejak empat hari lalu dan tiga hari lalu. Mereka ditangani dengan multiple trauma yang membutuhkan pelayanan intensif. Ada satu kritis. Pasien ini mengalami gangguan fungsi pernapasan sehingga pakai mesin napas, tapi secara fisik baik,&amp;rdquo; kata Mulyadi.Para korban, lanjut dia, umumnya mengalami luka benturan atau tergencet, tidak ada yang patah tulang. Para korban dirawat di ruang Critical Care Unit (CCU).&amp;ldquo;Semuanya adalah mutiple trauma. Mereka mengalami benturan sehingga akibat trauma otot kemudian mengenai pembuluh darah dan organ lain. Pasien tidak patah tulang, hanya kegencet tapi tulang utuh. Sekarang fase perbaikan,&amp;rdquo; ujarnya.Tim dokter dari berbagai ahli pun masih menangani pasien. &amp;ldquo;Mereka ditangani dari ahli bedah, dokter umum, ahli tulang, faskular, ahli penyakit dalam, dan syaraf. Semuanya terkoordinasi tim dokter ICU. Para pasien sudah mulai dikunjungi oleh keluarga, namun dokter masih membatasi kunjungan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
