<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Entaskan Pengangguran, Kemenakertrans Bangun 33 P3TK</title><description>Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mencanangkan membangun Pusat   Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja (P3TK) di 33 Provinsi sebagai proyek   percontohan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/21/337/810003/entaskan-pengangguran-kemenakertrans-bangun-33-p3tk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/21/337/810003/entaskan-pengangguran-kemenakertrans-bangun-33-p3tk"/><item><title>Entaskan Pengangguran, Kemenakertrans Bangun 33 P3TK</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/21/337/810003/entaskan-pengangguran-kemenakertrans-bangun-33-p3tk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/21/337/810003/entaskan-pengangguran-kemenakertrans-bangun-33-p3tk</guid><pubDate>Selasa 21 Mei 2013 03:20 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/21/337/810003/6BPTVmresh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menakertrans Muhaimin Iskandar (Foto:Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/21/337/810003/6BPTVmresh.jpg</image><title>Menakertrans Muhaimin Iskandar (Foto:Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kebutuhan percepatan penempatan tenaga kerja dan mengurangi  angka pengangguran di Indonesia memang menjadi persoalan yang krusial. Untuk  itu, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mencanangkan membangun Pusat  Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja (P3TK) di 33 Provinsi sebagai proyek  percontohan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;ldquo;Keberadaan P3TK ini&amp;nbsp; memiliki nilai penting dan  strategis untuk mempercepat proses rekrutment dan penempatan tenagakerja secara  praktis, efisien&amp;nbsp; dan efektif serta membantu pencari kerja untuk menemukan  pekerjaan yang diinginkan, &amp;ldquo; kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin  Iskandar seusai menjadi Inspektur Upacara Hari Kebangkitan Nasional di kantor  Kemenakertrans, Jakarta pada Senin (20/5/2013).&amp;nbsp;Meski persoalan tenaga  kerja masih menjadi fokus perhatian, Muhaimin mengatakan bila sejauh ini kondisi  ketenagakerjaan di Indonesia mengalami perbaikan dalam hal jumlah angkatan  kerja, jumlah penduduk bekerja, dan penurunan tingkat penangguran. Namun, hal  itu bukan berarti membuat pemerintah berhenti untuk terus memperbaikinya dengan  terus menciptakan lapangan kerja baik formal maupun informal.Arah  perbaikkan tersebut didasari oleh data miliki Badan Pusat Statistik (BPS) yang  mencatat hingga Februari 2013&amp;nbsp; mengalami penurunan menjadi 7,17 juta orang (5,92  persen) dibanding Agustus 2012 yang mencapai 7,24 juta orang (6,14  persen).&amp;ldquo;Pemerintah menetapkan 5 pilar strategi yaitu Informasi dan  Layanan Ketenagakerjaan, Peningkatan Keterampilan dan Kapasitas Angkatan Kerja,  Pengembangan UMKM dan kewirausahaan, Program Padat Karya dan Infrastruktur serta  Program Darurat Penciptaan Lapangan Kerja,&quot; tukasnya.Muhaimin  menambahkan, untuk mewujudkan strategi Informasi dan Layanan Ketenagakerjaan  maka Kemnakertrans membangun P3TK.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Pusat pelayanan percontohannya ini  akan membantu perusahaan untuk mengurangi biaya perekrutan calon pegawai yang  cukup besar. Sementara calon pekerja juga tidak perlu datang ke  perusahaan-perusahaan atau mencari iklan lowongan yang menyita waktu dan tenaga,  &quot; tuturnya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Para pencari kerja hanya perlu datang ke pusat  pelayanan kemudian didata oleh operator. Selanjutnya data tersebut akan diantar  pengantar kerja ke perusahaan-perusahaan yang sesuai kriteria.&amp;nbsp; Dengan cara  ini, minimal dalam waktu enam bulan para pencari kerja akan mendapat panggilan  dari perusahaan yang menyediakan lowongan yang sesuai.&quot;Data yang masuk  dari pusat pelayanan di daerah akan terhubung secara online 24 jam yang  terinfokan ke seluruh Indonesia sehingga proses penempatan tenaga kerja bisa di  lakukan antar kerja antar daerah (AKAD), &quot; terangnya. Terkait program  ini, Muhaimin mengharapkan&amp;nbsp; dukungan pemerintah daerah (pemda) dan Perusahaan-  perusahaan untuk merealisasikan keberadaan dan manfaat dari P3TK. Mengingat  pusat pelayanan ini akan menjadi ujung tombak dari program pengurangan  kemiskinan yang dibawah tanggung jawab langsung Wakil Presiden  Boediono.&amp;ldquo;Kita ajak para pemda dan perusahaan swasta agar mendukung dan  memanfaatkan fasilitas di P3TK ini. Mereka bisa mengumumkan lowongan kerja yang  ada sekaligus&amp;nbsp; bisa menghemat biaya dalam penempatan tenaga kerja, &amp;ldquo;  simpulnya.Sekedar diketahui, 33 P3TK&amp;nbsp; yang akan dibangun berada di  Aceh, Langkat, Padang, Pekanbaru, Jambi, Muara Enim, Kaum, Lampung Selatan,  Bangka, Batam, Jakarta Selatan, Bogor, Pati, Sleman, Cilegon, Pasuruan, Tabanan,  Lombok&amp;nbsp; Tengah.Selain itu, pusat pelayanan lainnya pun akan akan dibangun di  Kupang, Pontianak, Tanah Laut, Kapuas, Samarinda, Mamuju, Gowa, Donggala,  Kendari, Manado, Gorontalo, Ambon, Ternate, Jayapura dan Sorong.</description><content:encoded>JAKARTA - Kebutuhan percepatan penempatan tenaga kerja dan mengurangi  angka pengangguran di Indonesia memang menjadi persoalan yang krusial. Untuk  itu, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi mencanangkan membangun Pusat  Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja (P3TK) di 33 Provinsi sebagai proyek  percontohan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;ldquo;Keberadaan P3TK ini&amp;nbsp; memiliki nilai penting dan  strategis untuk mempercepat proses rekrutment dan penempatan tenagakerja secara  praktis, efisien&amp;nbsp; dan efektif serta membantu pencari kerja untuk menemukan  pekerjaan yang diinginkan, &amp;ldquo; kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin  Iskandar seusai menjadi Inspektur Upacara Hari Kebangkitan Nasional di kantor  Kemenakertrans, Jakarta pada Senin (20/5/2013).&amp;nbsp;Meski persoalan tenaga  kerja masih menjadi fokus perhatian, Muhaimin mengatakan bila sejauh ini kondisi  ketenagakerjaan di Indonesia mengalami perbaikan dalam hal jumlah angkatan  kerja, jumlah penduduk bekerja, dan penurunan tingkat penangguran. Namun, hal  itu bukan berarti membuat pemerintah berhenti untuk terus memperbaikinya dengan  terus menciptakan lapangan kerja baik formal maupun informal.Arah  perbaikkan tersebut didasari oleh data miliki Badan Pusat Statistik (BPS) yang  mencatat hingga Februari 2013&amp;nbsp; mengalami penurunan menjadi 7,17 juta orang (5,92  persen) dibanding Agustus 2012 yang mencapai 7,24 juta orang (6,14  persen).&amp;ldquo;Pemerintah menetapkan 5 pilar strategi yaitu Informasi dan  Layanan Ketenagakerjaan, Peningkatan Keterampilan dan Kapasitas Angkatan Kerja,  Pengembangan UMKM dan kewirausahaan, Program Padat Karya dan Infrastruktur serta  Program Darurat Penciptaan Lapangan Kerja,&quot; tukasnya.Muhaimin  menambahkan, untuk mewujudkan strategi Informasi dan Layanan Ketenagakerjaan  maka Kemnakertrans membangun P3TK.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Pusat pelayanan percontohannya ini  akan membantu perusahaan untuk mengurangi biaya perekrutan calon pegawai yang  cukup besar. Sementara calon pekerja juga tidak perlu datang ke  perusahaan-perusahaan atau mencari iklan lowongan yang menyita waktu dan tenaga,  &quot; tuturnya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Para pencari kerja hanya perlu datang ke pusat  pelayanan kemudian didata oleh operator. Selanjutnya data tersebut akan diantar  pengantar kerja ke perusahaan-perusahaan yang sesuai kriteria.&amp;nbsp; Dengan cara  ini, minimal dalam waktu enam bulan para pencari kerja akan mendapat panggilan  dari perusahaan yang menyediakan lowongan yang sesuai.&quot;Data yang masuk  dari pusat pelayanan di daerah akan terhubung secara online 24 jam yang  terinfokan ke seluruh Indonesia sehingga proses penempatan tenaga kerja bisa di  lakukan antar kerja antar daerah (AKAD), &quot; terangnya. Terkait program  ini, Muhaimin mengharapkan&amp;nbsp; dukungan pemerintah daerah (pemda) dan Perusahaan-  perusahaan untuk merealisasikan keberadaan dan manfaat dari P3TK. Mengingat  pusat pelayanan ini akan menjadi ujung tombak dari program pengurangan  kemiskinan yang dibawah tanggung jawab langsung Wakil Presiden  Boediono.&amp;ldquo;Kita ajak para pemda dan perusahaan swasta agar mendukung dan  memanfaatkan fasilitas di P3TK ini. Mereka bisa mengumumkan lowongan kerja yang  ada sekaligus&amp;nbsp; bisa menghemat biaya dalam penempatan tenaga kerja, &amp;ldquo;  simpulnya.Sekedar diketahui, 33 P3TK&amp;nbsp; yang akan dibangun berada di  Aceh, Langkat, Padang, Pekanbaru, Jambi, Muara Enim, Kaum, Lampung Selatan,  Bangka, Batam, Jakarta Selatan, Bogor, Pati, Sleman, Cilegon, Pasuruan, Tabanan,  Lombok&amp;nbsp; Tengah.Selain itu, pusat pelayanan lainnya pun akan akan dibangun di  Kupang, Pontianak, Tanah Laut, Kapuas, Samarinda, Mamuju, Gowa, Donggala,  Kendari, Manado, Gorontalo, Ambon, Ternate, Jayapura dan Sorong.</content:encoded></item></channel></rss>
