<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Batu Seberat 500 Ton Timbun Korban Longsor Freeport</title><description>Longsor tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) di Big Gossan, Timika,  Papua, yang menewaskan 28 pekerja, ternyata berbeda dengan insiden di  Chili.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/22/337/810790/batu-seberat-500-ton-timbun-korban-longsor-freeport</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/22/337/810790/batu-seberat-500-ton-timbun-korban-longsor-freeport"/><item><title>Batu Seberat 500 Ton Timbun Korban Longsor Freeport</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/22/337/810790/batu-seberat-500-ton-timbun-korban-longsor-freeport</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/22/337/810790/batu-seberat-500-ton-timbun-korban-longsor-freeport</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2013 12:22 WIB</pubDate><dc:creator>Catur Nugroho Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/22/337/810790/kAz7WEvQNA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lokasi runtuhnya terowongan area Big Gossan (foto: Freeport)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/22/337/810790/kAz7WEvQNA.jpg</image><title>Lokasi runtuhnya terowongan area Big Gossan (foto: Freeport)</title></images><description>JAKARTA - Longsor tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) di Big Gossan, Timika, Papua, yang menewaskan 28 pekerja, ternyata berbeda dengan insiden di Chili.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik menjelaskan, titik reruntuhan terjadi di kelas untuk training bukan di jalan menuju lokasi longsir.&quot;Ruangan kelas itu yang rubuh. Berbeda dengan yang terjadi di Chili yang runtuhnya di jalan menuju ruangan. Hal ini membuat para pekerja terjebak di dalamnya,&quot; kata Jero, saat jumpa pers di kantor Kementrian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (22/5/2013).Dijelaskannya, untuk menyelamatkan pekerja yang berada di ruangan kelas tersebut PT Freeport harus menggunakan alat bor dengan cara mengambil satu persatu batu yang menimbun ruangan tersebut.&quot;Batu tersebut beratnya hingga tonan, bahkan ada yang mencapai 500 ton. Sehingga menggunakan alat bor untuk menyelamatkan pekerja,&quot; jelasnya.Pada saat penyelamatan pekerja tersebut, lanjut dia, operator mesin bor harus berhati-hati, karena jika tidak reruntuhan batu bisa terjadi lagi dan menimpa para penyelamat.&quot;Begitulah suasana evakuasi di dalam gua, dan memang tidak mudah,&quot; imbuhnya.Runtuhnya ruangan yang dijadikan kelas training karyawan Freeport menewaskan 28 pekerja. Ada 10 orang yang selamat dengan rincian lima mengalami luka ringan dan sisanya luka berat.</description><content:encoded>JAKARTA - Longsor tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) di Big Gossan, Timika, Papua, yang menewaskan 28 pekerja, ternyata berbeda dengan insiden di Chili.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik menjelaskan, titik reruntuhan terjadi di kelas untuk training bukan di jalan menuju lokasi longsir.&quot;Ruangan kelas itu yang rubuh. Berbeda dengan yang terjadi di Chili yang runtuhnya di jalan menuju ruangan. Hal ini membuat para pekerja terjebak di dalamnya,&quot; kata Jero, saat jumpa pers di kantor Kementrian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (22/5/2013).Dijelaskannya, untuk menyelamatkan pekerja yang berada di ruangan kelas tersebut PT Freeport harus menggunakan alat bor dengan cara mengambil satu persatu batu yang menimbun ruangan tersebut.&quot;Batu tersebut beratnya hingga tonan, bahkan ada yang mencapai 500 ton. Sehingga menggunakan alat bor untuk menyelamatkan pekerja,&quot; jelasnya.Pada saat penyelamatan pekerja tersebut, lanjut dia, operator mesin bor harus berhati-hati, karena jika tidak reruntuhan batu bisa terjadi lagi dan menimpa para penyelamat.&quot;Begitulah suasana evakuasi di dalam gua, dan memang tidak mudah,&quot; imbuhnya.Runtuhnya ruangan yang dijadikan kelas training karyawan Freeport menewaskan 28 pekerja. Ada 10 orang yang selamat dengan rincian lima mengalami luka ringan dan sisanya luka berat.</content:encoded></item></channel></rss>
