<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PKS: Ini Bukan Kiamat, Jadi Tenang Saja</title><description>Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  segera melakukan evaluasi, terutama terkait soliditas dan citra partai setelah  muncul kasus suap impor daging sapi yang menyeret Luthfi Hasan Ishaaq sebagai  tersangka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/22/339/810700/pks-ini-bukan-kiamat-jadi-tenang-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/22/339/810700/pks-ini-bukan-kiamat-jadi-tenang-saja"/><item><title>PKS: Ini Bukan Kiamat, Jadi Tenang Saja</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/22/339/810700/pks-ini-bukan-kiamat-jadi-tenang-saja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/22/339/810700/pks-ini-bukan-kiamat-jadi-tenang-saja</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2013 10:20 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/22/339/810700/xzEUyxJHXA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tifatul Sembiring</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/22/339/810700/xzEUyxJHXA.jpg</image><title>Tifatul Sembiring</title></images><description>JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  segera melakukan evaluasi, terutama terkait soliditas dan citra partai setelah  muncul kasus suap impor daging sapi yang menyeret Luthfi Hasan Ishaaq sebagai  tersangka.&quot;Kita survei  internal, bagaimana efeknya pada masyarakat kasus Pak Luthfi ini. Jadi  filosofinya memperbaiki kerusakan. Akan kita lihat dulu skala kerusakanya  seperti apa,&quot; kata anggota Majelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring, di gedung DPR,  Senayan, Jakarta, Rabu (22/5/2013).Tifatul  mengakui, kasus yang diduga juga melibatkan beberapa petinggi partainya itu  menjadi masalah tersendiri, terutama di tahun politik menjelang Pemilihan Umum  (Pemilu) 2014.Namun, pria  yang juga menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu  tetap optimis bahwa partainya bisa segera menuntaskan kasus yang kini ditangani  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.&quot;Kita kan  agak berbeda, kan kita partai kader. Kalau di sisi kader dan pendiri tidak ada  kegamangan. Ini bukan kiamat, jadi tenang saja,&quot; tutup  Tifatul.Seperti  diketahui, PKS memang sedang dihantui kasus korupsi sejak mantan presidennya,  Luthfi Hasan Ishaaq, ditangkap KPK. Kasus korupsi impor daging sapi pun  disebut-sebut melibatkan banyak elite PKS.Pusat  Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mensinyalir adanya aliran dana  dari Ahmad Fathanah ke beberapa petinggi PKS, selain Luthfi  Hasan.Elite PKS pun  seolah menganggap wajar dengan temuan itu. Pasalnya, beberapa petinggi PKS juga  berprofesi sebagai pengusaha, seperti halnya Ahmad  Fathanah.&quot;Fathanah kan  makelar, pedagang, tentu dia berkomunikasi dengan semua orang. Tidak terkecuali  dengan pengurus PKS. Mungkin pengurus PKS yang dialiri dana itu punya bisnis.  Jadi, ya biasa saja itu,&quot; kata Ketua DPP PKS, Nasir  Djamil.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  segera melakukan evaluasi, terutama terkait soliditas dan citra partai setelah  muncul kasus suap impor daging sapi yang menyeret Luthfi Hasan Ishaaq sebagai  tersangka.&quot;Kita survei  internal, bagaimana efeknya pada masyarakat kasus Pak Luthfi ini. Jadi  filosofinya memperbaiki kerusakan. Akan kita lihat dulu skala kerusakanya  seperti apa,&quot; kata anggota Majelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring, di gedung DPR,  Senayan, Jakarta, Rabu (22/5/2013).Tifatul  mengakui, kasus yang diduga juga melibatkan beberapa petinggi partainya itu  menjadi masalah tersendiri, terutama di tahun politik menjelang Pemilihan Umum  (Pemilu) 2014.Namun, pria  yang juga menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu  tetap optimis bahwa partainya bisa segera menuntaskan kasus yang kini ditangani  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.&quot;Kita kan  agak berbeda, kan kita partai kader. Kalau di sisi kader dan pendiri tidak ada  kegamangan. Ini bukan kiamat, jadi tenang saja,&quot; tutup  Tifatul.Seperti  diketahui, PKS memang sedang dihantui kasus korupsi sejak mantan presidennya,  Luthfi Hasan Ishaaq, ditangkap KPK. Kasus korupsi impor daging sapi pun  disebut-sebut melibatkan banyak elite PKS.Pusat  Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mensinyalir adanya aliran dana  dari Ahmad Fathanah ke beberapa petinggi PKS, selain Luthfi  Hasan.Elite PKS pun  seolah menganggap wajar dengan temuan itu. Pasalnya, beberapa petinggi PKS juga  berprofesi sebagai pengusaha, seperti halnya Ahmad  Fathanah.&quot;Fathanah kan  makelar, pedagang, tentu dia berkomunikasi dengan semua orang. Tidak terkecuali  dengan pengurus PKS. Mungkin pengurus PKS yang dialiri dana itu punya bisnis.  Jadi, ya biasa saja itu,&quot; kata Ketua DPP PKS, Nasir  Djamil.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
