<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wacana PKS Keluar dari Setgab Semakin Menguat</title><description>Tak hanya Fahri Hamzah, Ketua DPP PKS, Nasir Djamil, juga menyatakan mendukung opsi ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/22/339/810868/wacana-pks-keluar-dari-setgab-semakin-menguat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/22/339/810868/wacana-pks-keluar-dari-setgab-semakin-menguat"/><item><title>Wacana PKS Keluar dari Setgab Semakin Menguat</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/22/339/810868/wacana-pks-keluar-dari-setgab-semakin-menguat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/22/339/810868/wacana-pks-keluar-dari-setgab-semakin-menguat</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2013 14:17 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/22/339/810868/gG2YOXPKOM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/22/339/810868/gG2YOXPKOM.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wacana Partai Keadilan Sejahtera keluar dari Setgab Koalisi terus bergulir di internal partai. Tak hanya Fahri Hamzah, Ketua DPP PKS, Nasir Djamil, juga menyatakan mendukung opsi ini.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau memang tempat itu (Setgab) tidak dirasakan lagi manfaatnya, tempat itu tidak bisa lagi menjadi tempat berargumentasi, ya saya pikir ngabisin waktu saja saja di situ,&quot; kata Ketua DPP PKS, Nasir Djamil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/5/2013).
&amp;nbsp;
Manurut Nasir, sebagai gabungan dari partai politik pendukung pemerintah, Setgab seharusnya mampu menjalankan dengan baik seluruh aspirasi rakyat, termasuk cita-cita reformasi. Dia menilai bahwa selama ini Setgab tidak berjalan secara maksimal. &quot;Setgab itu untuk merealisasikan agenda-agenda reformasi, bukan hanya untuk menjalankan agenda-agenda pemerintah,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Oleh sebab itu, Nasir berharap agar pimpinan partainya, yakni Majelis Syuro mampu mempertimbangkan secara matang usulan keluar dari koalisi tersebut. &quot;Majelis Syuro perlu mempertimbangkan aspirasi-aspirasi begini. Apalagi sekarang sudah menjelang 2014,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tiba-tiba Fahri Hamzah mengutarakan harapannya agar PKS keluar dari Setgab Koalisi pendukung pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Namun, dia menjelaskan, ini hanya harapan pribadinya. Sebab, dirinya tak berwenang untuk memutuskan PKS keluar dari koalisi.
&amp;nbsp;
Ada pihak yang lebih berwenang di struktur partai yang berhak memutuskan PKS tetap bergabung atau keluar dari koalisi. &quot;Saya termasuk yang memprotes cara kepemimpinan SBY. Tapi ada kewenangan yang lebih tinggi. Itu pendirian saya pribadi,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wacana Partai Keadilan Sejahtera keluar dari Setgab Koalisi terus bergulir di internal partai. Tak hanya Fahri Hamzah, Ketua DPP PKS, Nasir Djamil, juga menyatakan mendukung opsi ini.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau memang tempat itu (Setgab) tidak dirasakan lagi manfaatnya, tempat itu tidak bisa lagi menjadi tempat berargumentasi, ya saya pikir ngabisin waktu saja saja di situ,&quot; kata Ketua DPP PKS, Nasir Djamil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/5/2013).
&amp;nbsp;
Manurut Nasir, sebagai gabungan dari partai politik pendukung pemerintah, Setgab seharusnya mampu menjalankan dengan baik seluruh aspirasi rakyat, termasuk cita-cita reformasi. Dia menilai bahwa selama ini Setgab tidak berjalan secara maksimal. &quot;Setgab itu untuk merealisasikan agenda-agenda reformasi, bukan hanya untuk menjalankan agenda-agenda pemerintah,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Oleh sebab itu, Nasir berharap agar pimpinan partainya, yakni Majelis Syuro mampu mempertimbangkan secara matang usulan keluar dari koalisi tersebut. &quot;Majelis Syuro perlu mempertimbangkan aspirasi-aspirasi begini. Apalagi sekarang sudah menjelang 2014,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tiba-tiba Fahri Hamzah mengutarakan harapannya agar PKS keluar dari Setgab Koalisi pendukung pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Namun, dia menjelaskan, ini hanya harapan pribadinya. Sebab, dirinya tak berwenang untuk memutuskan PKS keluar dari koalisi.
&amp;nbsp;
Ada pihak yang lebih berwenang di struktur partai yang berhak memutuskan PKS tetap bergabung atau keluar dari koalisi. &quot;Saya termasuk yang memprotes cara kepemimpinan SBY. Tapi ada kewenangan yang lebih tinggi. Itu pendirian saya pribadi,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
