<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Pekerja Freeport Disemayamkan di Bandara Moses Kilangin</title><description>Suasana duka menyelimuti hangar Bandara Moses Kilangin, Timika, Papua. Tujuh pekerja Freeport korban runtuhnya terowongan Big Gossan disemayamkan di sana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/22/340/810713/7-pekerja-freeport-disemayamkan-di-bandara-moses-kilangin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/22/340/810713/7-pekerja-freeport-disemayamkan-di-bandara-moses-kilangin"/><item><title>7 Pekerja Freeport Disemayamkan di Bandara Moses Kilangin</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/22/340/810713/7-pekerja-freeport-disemayamkan-di-bandara-moses-kilangin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/22/340/810713/7-pekerja-freeport-disemayamkan-di-bandara-moses-kilangin</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2013 10:39 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Yamin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/22/340/810713/WnhWhOe5gF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Evakuasi korban reruntuhan terowongan Freeport (Dok: Humas PTFI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/22/340/810713/WnhWhOe5gF.jpg</image><title>Evakuasi korban reruntuhan terowongan Freeport (Dok: Humas PTFI)</title></images><description>TIMIKA - Suasana duka menyelimuti hangar Bandara Moses Kilangin, Timika, Papua, Rabu (22/5/2013) siang waktu Indonesia Timur. Tujuh pekerja Freeport tersebut merupakan korban terakhir yang berhasil dievakuasi dari reruntuhan terowongan Big Gossan.Tujuh jenazah yang disemayamkan di hangar bandara adalah &amp;nbsp;Wandi, Febry Tandungan, Daniel Eramuri, Lestari Siahaan, Ferry Pangaribuan,  Herman Susanto, dan David Gobai. Sebagian keluarga korban tampak mendampingi jenazah para korban.Jenazah akan diterbangkan ke berbagai daerah, namun akan singgah di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.Para korban tersebut merupakan pekerja Freeport terakhir yang berhasil dievakuasi oleh tim Emergency Respons Group (ERG) PTFI setelah delapan hari pencarian. Mereka berhasil dievakuasi pada Selasa, 21 Mei 2013 malam dan baru berhasil diidentifikasi dini hari tadi.Dengan ditemukannya tujuh korban tersebut maka seluruh pekerja Freeport berhasil dievakuasi. Berdasarkan catatan PTFI ada 38 pekerja yang tertimbun, 10 di antaranya selamat dan kini masih dirawat di dua rumah sakit di Timika dan Tangerang Selatan, Banten.Sementara itu, PTFI masih menghentikan proses produksi di pertambangan. Ini dilakukan sebagai ungkapan duka dan simpati atas musibah ini.</description><content:encoded>TIMIKA - Suasana duka menyelimuti hangar Bandara Moses Kilangin, Timika, Papua, Rabu (22/5/2013) siang waktu Indonesia Timur. Tujuh pekerja Freeport tersebut merupakan korban terakhir yang berhasil dievakuasi dari reruntuhan terowongan Big Gossan.Tujuh jenazah yang disemayamkan di hangar bandara adalah &amp;nbsp;Wandi, Febry Tandungan, Daniel Eramuri, Lestari Siahaan, Ferry Pangaribuan,  Herman Susanto, dan David Gobai. Sebagian keluarga korban tampak mendampingi jenazah para korban.Jenazah akan diterbangkan ke berbagai daerah, namun akan singgah di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.Para korban tersebut merupakan pekerja Freeport terakhir yang berhasil dievakuasi oleh tim Emergency Respons Group (ERG) PTFI setelah delapan hari pencarian. Mereka berhasil dievakuasi pada Selasa, 21 Mei 2013 malam dan baru berhasil diidentifikasi dini hari tadi.Dengan ditemukannya tujuh korban tersebut maka seluruh pekerja Freeport berhasil dievakuasi. Berdasarkan catatan PTFI ada 38 pekerja yang tertimbun, 10 di antaranya selamat dan kini masih dirawat di dua rumah sakit di Timika dan Tangerang Selatan, Banten.Sementara itu, PTFI masih menghentikan proses produksi di pertambangan. Ini dilakukan sebagai ungkapan duka dan simpati atas musibah ini.</content:encoded></item></channel></rss>
