<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demokrat: Penolak Penghargaan untuk SBY Tak Berjiwa Nasionalis</title><description>Padahal, sebagai warga negara yang baik, rakyat Indonesia seharusnya  mampu mengupayakan pemimpinnya untuk bisa menerima penghargaan dari  dunia internasional, bukan malah menolak pemberian penghargaan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/23/337/811634/demokrat-penolak-penghargaan-untuk-sby-tak-berjiwa-nasionalis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/23/337/811634/demokrat-penolak-penghargaan-untuk-sby-tak-berjiwa-nasionalis"/><item><title>Demokrat: Penolak Penghargaan untuk SBY Tak Berjiwa Nasionalis</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/23/337/811634/demokrat-penolak-penghargaan-untuk-sby-tak-berjiwa-nasionalis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/23/337/811634/demokrat-penolak-penghargaan-untuk-sby-tak-berjiwa-nasionalis</guid><pubDate>Kamis 23 Mei 2013 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/23/337/811634/oUIl2RAmxE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/23/337/811634/oUIl2RAmxE.jpg</image><title>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)</title></images><description>JAKARTA - Partai Demokrat merasa kecewa dengan sikap dari sebagian kelompok masyarakat yang mengecam penerimaan penghargaan World Statesman Award dari Appeal of Conscience Foundation (ACF) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Padahal, sebagai warga negara yang baik, rakyat Indonesia seharusnya mampu mengupayakan pemimpinnya untuk bisa menerima penghargaan dari dunia internasional, bukan malah menolak pemberian penghargaan tersebut.&quot;Padahal dulu kalau ada presiden diejek masyarakat semua marah. Kok sekarang diprotes presiden dapat penghargaan. Dapat penghargaan itu prosesnya tidak mudah,&quot; kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/5/2013).Penolakan tersebut, kata Nurhayati, seolah menunjukkan bahwa kelompok masyarakat tersebut kurang memiliki rasa nasionalisme terhadap negara dan pemimpinya. sseharusnya, masyarakat dapat mendukung Presiden SBY untuk menerima penghargaan tersebut.&quot;Harus dipertanyakan nasionalismenya. Bagaimana dia bisa berpihak pada Indonesia kalau presiden diprotes saat dapat penghargaan. Seharusnya kita yang mengusulkan presiden dapat penghargaan, bukan malah diprotes,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Demokrat merasa kecewa dengan sikap dari sebagian kelompok masyarakat yang mengecam penerimaan penghargaan World Statesman Award dari Appeal of Conscience Foundation (ACF) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Padahal, sebagai warga negara yang baik, rakyat Indonesia seharusnya mampu mengupayakan pemimpinnya untuk bisa menerima penghargaan dari dunia internasional, bukan malah menolak pemberian penghargaan tersebut.&quot;Padahal dulu kalau ada presiden diejek masyarakat semua marah. Kok sekarang diprotes presiden dapat penghargaan. Dapat penghargaan itu prosesnya tidak mudah,&quot; kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/5/2013).Penolakan tersebut, kata Nurhayati, seolah menunjukkan bahwa kelompok masyarakat tersebut kurang memiliki rasa nasionalisme terhadap negara dan pemimpinya. sseharusnya, masyarakat dapat mendukung Presiden SBY untuk menerima penghargaan tersebut.&quot;Harus dipertanyakan nasionalismenya. Bagaimana dia bisa berpihak pada Indonesia kalau presiden diprotes saat dapat penghargaan. Seharusnya kita yang mengusulkan presiden dapat penghargaan, bukan malah diprotes,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
