<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komisi I DPR Rapat Gabungan Bahas Papua</title><description>Komisi I DPR malam ini menjelang rapat dengan beberapa mitra kerja untuk  membahas tentang kebijakan yang harus diskusikan dan didalami terkait  dengan penyelesaian persoalan-persoalan yang ada di Papua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/23/337/811684/komisi-i-dpr-rapat-gabungan-bahas-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/23/337/811684/komisi-i-dpr-rapat-gabungan-bahas-papua"/><item><title>Komisi I DPR Rapat Gabungan Bahas Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/23/337/811684/komisi-i-dpr-rapat-gabungan-bahas-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/23/337/811684/komisi-i-dpr-rapat-gabungan-bahas-papua</guid><pubDate>Kamis 23 Mei 2013 18:07 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/23/337/811684/3NH2hIsLup.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/23/337/811684/3NH2hIsLup.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi I DPR malam ini menjelang rapat dengan beberapa mitra kerja untuk membahas tentang kebijakan yang harus diskusikan dan didalami terkait dengan penyelesaian persoalan-persoalan yang ada di Papua. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir Komisi I memang telah intens untuk memantau segala permasalahan di Papua.&quot;Kita menginginkan Papua tetap bagian NKRI , yang secara politikstabil, pembangunan, menunjukkan progres yang signifikan sehingga autput dari semua aspek keamanan dan pembangunan akan mempu meningkatkan kualitas dan derajat hidup masyarakat di Papua,&quot; kata Ketua Komisi I Mahfudz Siddik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/5/2013).Selain itu, segala permasalahan Papua memang tengah menjadi sorotan dunia internasional, baik negara-negara barat maupun organisasi kemasyarakatan internasional. &quot;Ada upaya-upaya untuk memasukkan agenda ini ke beberapa forum multilateral atau juga regional,&quot; sambungnya.Rapat gabungan ini diselenggarakan secara tertutup. Hadir dalam rapat tersebut yakni Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiyantoro, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Kepala BIN Marciano Norman, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia Hamzah Thayeb serta Duta Besar Indonesia untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi I DPR malam ini menjelang rapat dengan beberapa mitra kerja untuk membahas tentang kebijakan yang harus diskusikan dan didalami terkait dengan penyelesaian persoalan-persoalan yang ada di Papua. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir Komisi I memang telah intens untuk memantau segala permasalahan di Papua.&quot;Kita menginginkan Papua tetap bagian NKRI , yang secara politikstabil, pembangunan, menunjukkan progres yang signifikan sehingga autput dari semua aspek keamanan dan pembangunan akan mempu meningkatkan kualitas dan derajat hidup masyarakat di Papua,&quot; kata Ketua Komisi I Mahfudz Siddik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/5/2013).Selain itu, segala permasalahan Papua memang tengah menjadi sorotan dunia internasional, baik negara-negara barat maupun organisasi kemasyarakatan internasional. &quot;Ada upaya-upaya untuk memasukkan agenda ini ke beberapa forum multilateral atau juga regional,&quot; sambungnya.Rapat gabungan ini diselenggarakan secara tertutup. Hadir dalam rapat tersebut yakni Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiyantoro, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Kepala BIN Marciano Norman, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Inggris dan Irlandia Hamzah Thayeb serta Duta Besar Indonesia untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema.</content:encoded></item></channel></rss>
