<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PKS Keluar Koalisi, Siapa yang Diuntungkan?</title><description>Pengamat politik Universitas Indonesia, Abdul Gafur Sangadji, mengatakan, Partai Golkar dan Partai Demokrat paling diuntungkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/24/339/811863/pks-keluar-koalisi-siapa-yang-diuntungkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/24/339/811863/pks-keluar-koalisi-siapa-yang-diuntungkan"/><item><title>PKS Keluar Koalisi, Siapa yang Diuntungkan?</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/24/339/811863/pks-keluar-koalisi-siapa-yang-diuntungkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/24/339/811863/pks-keluar-koalisi-siapa-yang-diuntungkan</guid><pubDate>Jum'at 24 Mei 2013 08:37 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/24/339/811863/RVZoAj3ClM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/24/339/811863/RVZoAj3ClM.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Belakangan, bergulir wacana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan keluar dari Sekretariat Gabungan (Setgab) Koalisi pendukung Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono. Wacana tersebut berembus dari pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKS, Fahri Hamzah.Lantas, siapa yang diuntungkan bila PKS benar-benar keluar dari Koalisi pendukung pemerintahan?Pengamat politik Universitas Indonesia, Abdul Gafur Sangadji, mengatakan, Partai Golkar dan Partai Demokrat paling diuntungkan.&quot;Partai pendukung pemerintah akan dapat keuntungan. Kita tahu ada dua partai besar dalam koalisi, yaitu Golkar dan Demokrat. Tiga kursi menteri yang ditinggalkan PKS akan diisi oleh dua partai tadi,&quot; kata Gafur saat berbincang dengan Okezone, Jumat (24/5/2013). Lebih lanjut dia menuturkan, keberadaan PKS di Setgab tak akan memberikan pengaruh besar bagi kekuatan partai pendukung pemerintah.&quot;Sebenarnya, bertahan atau keluarnya PKS tidak akan berdampak sifgnifikan untuk partai koalisi pendukung pemerintah. Jelang 2014,&quot; terangnya.Yang jelas, lanjut Gafur, banyak kerugian untuk PKS bila keluar dari Setgab. &quot;Salah satunya, jika keluar, PKS akan dicap sebagai pembelot pemerintah,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Belakangan, bergulir wacana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan keluar dari Sekretariat Gabungan (Setgab) Koalisi pendukung Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono. Wacana tersebut berembus dari pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKS, Fahri Hamzah.Lantas, siapa yang diuntungkan bila PKS benar-benar keluar dari Koalisi pendukung pemerintahan?Pengamat politik Universitas Indonesia, Abdul Gafur Sangadji, mengatakan, Partai Golkar dan Partai Demokrat paling diuntungkan.&quot;Partai pendukung pemerintah akan dapat keuntungan. Kita tahu ada dua partai besar dalam koalisi, yaitu Golkar dan Demokrat. Tiga kursi menteri yang ditinggalkan PKS akan diisi oleh dua partai tadi,&quot; kata Gafur saat berbincang dengan Okezone, Jumat (24/5/2013). Lebih lanjut dia menuturkan, keberadaan PKS di Setgab tak akan memberikan pengaruh besar bagi kekuatan partai pendukung pemerintah.&quot;Sebenarnya, bertahan atau keluarnya PKS tidak akan berdampak sifgnifikan untuk partai koalisi pendukung pemerintah. Jelang 2014,&quot; terangnya.Yang jelas, lanjut Gafur, banyak kerugian untuk PKS bila keluar dari Setgab. &quot;Salah satunya, jika keluar, PKS akan dicap sebagai pembelot pemerintah,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
