<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Tipu-Tipu Sukotjo Dibongkar Sopirnya</title><description>Kesaksian sopir pribadi Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia, Sukotjo  Bambang, Ijay Herno membongkar aksi penipuan yang dilakukan majikannya  itu dalam proses lelang guna memenangkan proyek pengadaan Simulator SIM  di Korlantas Polri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/25/339/812450/aksi-tipu-tipu-sukotjo-dibongkar-sopirnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/25/339/812450/aksi-tipu-tipu-sukotjo-dibongkar-sopirnya"/><item><title>Aksi Tipu-Tipu Sukotjo Dibongkar Sopirnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/25/339/812450/aksi-tipu-tipu-sukotjo-dibongkar-sopirnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/25/339/812450/aksi-tipu-tipu-sukotjo-dibongkar-sopirnya</guid><pubDate>Sabtu 25 Mei 2013 06:14 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/25/339/812450/FXbS10prOz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/25/339/812450/FXbS10prOz.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kesaksian sopir pribadi Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia, Sukotjo Bambang, Ijay Herno membongkar aksi penipuan yang dilakukan majikannya itu dalam proses lelang guna memenangkan proyek pengadaan Simulator SIM di Korlantas Polri.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Dalam sidang lanjutan terdakwa Irjen Pol Djoko Susilo, Ijay sebagai saksi mengatakan dirinya pernah diminta Sukotjo untuk menjadi salah seorang peserta lelang. Ijay pun ditampik menjadi pengusaha palsu sebagai pemilik dari PT Pharma Kasih Sentosa.
&amp;nbsp;
&quot;Saya pernah diminta pak Sukotjo berpura-pura menjadi pemilik PT Pharma Kasih Sentosa. Itu untuk proyek simulator,&quot; katanya dalam persidangan di pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (24/5/2013).
&amp;nbsp;
Ijay mengaku mengikuti semua tahapan proses lelang proyek senilai Rp198,6 miliar itu. Mulai dari pendaftaran, pembukaan dokumen, dan annuijzing. Namun, pada tahap itu dia diminta mundur oleh majikannya itu.
&amp;nbsp;
Dia juga mengatakan, sempat membantu dokumen penawaran lelang untuk perusahaan pendamping yang telah dipilih untuk melaksanakan lelang fiktif.
&amp;nbsp;
Dimana, perusahaan pendamping tersebut terdiri dari  PT Digo Mitra Slogan, PT Bentina Agung, PT Kolam Intan Prima, dan PT Pharma Kasih Sentosa. Namun, setelah itu, dia mengatakan tidak tahu proses selanjutnya. &quot;Tapi saya enggak tahu pemenang lelangnya siapa,&quot; simpulnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kesaksian sopir pribadi Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia, Sukotjo Bambang, Ijay Herno membongkar aksi penipuan yang dilakukan majikannya itu dalam proses lelang guna memenangkan proyek pengadaan Simulator SIM di Korlantas Polri.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Dalam sidang lanjutan terdakwa Irjen Pol Djoko Susilo, Ijay sebagai saksi mengatakan dirinya pernah diminta Sukotjo untuk menjadi salah seorang peserta lelang. Ijay pun ditampik menjadi pengusaha palsu sebagai pemilik dari PT Pharma Kasih Sentosa.
&amp;nbsp;
&quot;Saya pernah diminta pak Sukotjo berpura-pura menjadi pemilik PT Pharma Kasih Sentosa. Itu untuk proyek simulator,&quot; katanya dalam persidangan di pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (24/5/2013).
&amp;nbsp;
Ijay mengaku mengikuti semua tahapan proses lelang proyek senilai Rp198,6 miliar itu. Mulai dari pendaftaran, pembukaan dokumen, dan annuijzing. Namun, pada tahap itu dia diminta mundur oleh majikannya itu.
&amp;nbsp;
Dia juga mengatakan, sempat membantu dokumen penawaran lelang untuk perusahaan pendamping yang telah dipilih untuk melaksanakan lelang fiktif.
&amp;nbsp;
Dimana, perusahaan pendamping tersebut terdiri dari  PT Digo Mitra Slogan, PT Bentina Agung, PT Kolam Intan Prima, dan PT Pharma Kasih Sentosa. Namun, setelah itu, dia mengatakan tidak tahu proses selanjutnya. &quot;Tapi saya enggak tahu pemenang lelangnya siapa,&quot; simpulnya.</content:encoded></item></channel></rss>
