<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rizal Ramli Ogah Ikut Konvensi Capres Demokrat</title><description>Calon Presiden (Capres) independen Rizal Ramli mengaku hingga saat ini  belum menjatuhkan pilihan kendaraan politik yang akan mengantarkannya  berkompetisi di Pemilu 2014 mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/26/339/812818/rizal-ramli-ogah-ikut-konvensi-capres-demokrat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/26/339/812818/rizal-ramli-ogah-ikut-konvensi-capres-demokrat"/><item><title>Rizal Ramli Ogah Ikut Konvensi Capres Demokrat</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/26/339/812818/rizal-ramli-ogah-ikut-konvensi-capres-demokrat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/26/339/812818/rizal-ramli-ogah-ikut-konvensi-capres-demokrat</guid><pubDate>Minggu 26 Mei 2013 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/26/339/812818/fye8dlRc8A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rizal Ramli (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/26/339/812818/fye8dlRc8A.jpg</image><title>Rizal Ramli (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Calon Presiden (Capres) independen Rizal Ramli mengaku hingga saat ini belum menjatuhkan pilihan kendaraan politik yang akan mengantarkannya berkompetisi di Pemilu 2014 mendatang.Mantan Menko Perekonomian itu menilai terlalu dini untuk memilih partai politik saat ini. Mengingat perhelatan Pilpres baru akan dilangsungkan tahun depan.Kendati demikian, pihaknya terus melakukan pendekatan dengan berbagai pihak. Diantaranya, kata Rizal, dirinya sudah melakukan pertemuan dengan teman-teman dari Nahdlatul Ulama, GP Anshor, dan guru-guru, serta kaum buruh.&quot;Saya sebelumnya memang bersama para guru untuk memperjuangan sistem jaminan nasional. Menurut saya kita mesti rangkul kalangan nasionalis, Nahdiyin, dan kaum buruh,&quot; terang&amp;nbsp; Rizal dalam acara 'Bedah Capres 2014, Siapa Reformis, Siapa Tidak ?' di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (26/5/2013).Yang jelas, sambung Rizal, masyarakat saat ini sudah sangat cerdas untuk menentukan pilihan untuk mewujudkan perubahan.Terkait metode pencarian capres secara konvensi yang dilakukan oleh beberapa parpol seperti Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dia mengaku tidak akan ikut konvensi Demokrat ataupun parpol manapun.&quot;Tadinya saya digoda coba ikut. Sempat mikir juga. Tapi setelah saya dengar Eyang Subur ikut, saya ya enggak jadi ikut,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Calon Presiden (Capres) independen Rizal Ramli mengaku hingga saat ini belum menjatuhkan pilihan kendaraan politik yang akan mengantarkannya berkompetisi di Pemilu 2014 mendatang.Mantan Menko Perekonomian itu menilai terlalu dini untuk memilih partai politik saat ini. Mengingat perhelatan Pilpres baru akan dilangsungkan tahun depan.Kendati demikian, pihaknya terus melakukan pendekatan dengan berbagai pihak. Diantaranya, kata Rizal, dirinya sudah melakukan pertemuan dengan teman-teman dari Nahdlatul Ulama, GP Anshor, dan guru-guru, serta kaum buruh.&quot;Saya sebelumnya memang bersama para guru untuk memperjuangan sistem jaminan nasional. Menurut saya kita mesti rangkul kalangan nasionalis, Nahdiyin, dan kaum buruh,&quot; terang&amp;nbsp; Rizal dalam acara 'Bedah Capres 2014, Siapa Reformis, Siapa Tidak ?' di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (26/5/2013).Yang jelas, sambung Rizal, masyarakat saat ini sudah sangat cerdas untuk menentukan pilihan untuk mewujudkan perubahan.Terkait metode pencarian capres secara konvensi yang dilakukan oleh beberapa parpol seperti Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dia mengaku tidak akan ikut konvensi Demokrat ataupun parpol manapun.&quot;Tadinya saya digoda coba ikut. Sempat mikir juga. Tapi setelah saya dengar Eyang Subur ikut, saya ya enggak jadi ikut,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
