<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hina Eks-Budak Seks Jepang, Wali Kota Osaka Minta Maaf</title><description>Komentar tidak pantasnya tentang mantan budak seks Jepang membuat Wali Kota Osaka Toru Hashimoto, dalam tekanan. Dia pun meminta maaf atas kata-katanya itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/26/413/812798/hina-eks-budak-seks-jepang-wali-kota-osaka-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/26/413/812798/hina-eks-budak-seks-jepang-wali-kota-osaka-minta-maaf"/><item><title>Hina Eks-Budak Seks Jepang, Wali Kota Osaka Minta Maaf</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/26/413/812798/hina-eks-budak-seks-jepang-wali-kota-osaka-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/26/413/812798/hina-eks-budak-seks-jepang-wali-kota-osaka-minta-maaf</guid><pubDate>Minggu 26 Mei 2013 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/26/413/812798/y3l76RrAx3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Budak Seks Jepang (Foto: EPA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/26/413/812798/y3l76RrAx3.jpg</image><title>Mantan Budak Seks Jepang (Foto: EPA)</title></images><description>OSAKA &amp;ndash; Komentar tidak pantasnya tentang mantan budak seks Jepang membuat Wali Kota Osaka Toru Hashimoto, dalam tekanan. Dia pun meminta maaf atas kata-katanya itu.
&amp;nbsp;
Hashimoto membuat heboh setelah menyebut keberadaan budak seks Jepang pada masa Perang Dunia II adalah hal yang wajar. Budak seks diperlukan untuk menghibur para tentara Jepang yang sibuk beperang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya ingin meminta maaf. Semua ini hanyalah kesalahpahaman,&amp;rdquo; ujar Hashimoto, seperti dikutip Al Jazeera, Minggu (26/5/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya telah melukai mereka dengan kata-kata saya. Adalah hal yang wajar jika saya meminta maaf,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
Walaupun meminta maaf, Hashimoto tetap bersikukuh dengan pendapatnya. Menurutnya, dia hanya menggunakan kata yang salah untuk menjelaskan pemikirannya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya menyebut budak seks perlu, namun bukan itu maksud saya. Saya sebenarnya ingin bilang bahwa budak seks adalah sebuah fakta sejarah. Dalam perang, tentara memang kerap memanfaatkan perempuan,&amp;rdquo; terang wali kota itu.
&amp;nbsp;
Permintaan maaf dari Hashomoto terang tidak diterima oleh mantan budak seks Jepang. Wali kota itu dianggap tidak sunguh-sungguh menyesali perbuatannya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dia harus menarik semua komentar yang dikeluarkannya jika ingin mendapat maaf kami,&amp;rdquo; ujar aktivis pendukung mantan budak seks Jepang, Pang Chung Ja.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><content:encoded>OSAKA &amp;ndash; Komentar tidak pantasnya tentang mantan budak seks Jepang membuat Wali Kota Osaka Toru Hashimoto, dalam tekanan. Dia pun meminta maaf atas kata-katanya itu.
&amp;nbsp;
Hashimoto membuat heboh setelah menyebut keberadaan budak seks Jepang pada masa Perang Dunia II adalah hal yang wajar. Budak seks diperlukan untuk menghibur para tentara Jepang yang sibuk beperang.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya ingin meminta maaf. Semua ini hanyalah kesalahpahaman,&amp;rdquo; ujar Hashimoto, seperti dikutip Al Jazeera, Minggu (26/5/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya telah melukai mereka dengan kata-kata saya. Adalah hal yang wajar jika saya meminta maaf,&amp;rdquo; tambahnya.
&amp;nbsp;
Walaupun meminta maaf, Hashimoto tetap bersikukuh dengan pendapatnya. Menurutnya, dia hanya menggunakan kata yang salah untuk menjelaskan pemikirannya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya menyebut budak seks perlu, namun bukan itu maksud saya. Saya sebenarnya ingin bilang bahwa budak seks adalah sebuah fakta sejarah. Dalam perang, tentara memang kerap memanfaatkan perempuan,&amp;rdquo; terang wali kota itu.
&amp;nbsp;
Permintaan maaf dari Hashomoto terang tidak diterima oleh mantan budak seks Jepang. Wali kota itu dianggap tidak sunguh-sungguh menyesali perbuatannya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dia harus menarik semua komentar yang dikeluarkannya jika ingin mendapat maaf kami,&amp;rdquo; ujar aktivis pendukung mantan budak seks Jepang, Pang Chung Ja.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
