<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Drama Penangkapan 2 Pencuri Mobil, 1 Pelaku Tewas Tertembak</title><description>Penyergapan pelaku pencurian mobil berakhir dengan baku tembak. Akibatnya, salah seorang pelaku tewas tertembus timah panas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/27/340/813384/drama-penangkapan-2-pencuri-mobil-1-pelaku-tewas-tertembak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/27/340/813384/drama-penangkapan-2-pencuri-mobil-1-pelaku-tewas-tertembak"/><item><title>Drama Penangkapan 2 Pencuri Mobil, 1 Pelaku Tewas Tertembak</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/27/340/813384/drama-penangkapan-2-pencuri-mobil-1-pelaku-tewas-tertembak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/27/340/813384/drama-penangkapan-2-pencuri-mobil-1-pelaku-tewas-tertembak</guid><pubDate>Senin 27 Mei 2013 16:53 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Purna Jaya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/27/340/813384/PIdcuTjLso.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/27/340/813384/PIdcuTjLso.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>LAMPUNG - Penyergapan pelaku pencurian mobil berakhir dengan baku tembak. Akibatnya, salah seorang pelaku tewas tertembus timah panas.Ronald (40) warga Sukarame, Bandarlampung, tewas tertembus delapan butir peluru di sekujur tubuhnya dalam drama penyergapan yang dilakukan Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bandarlampung, Senin (27/5/2013) sekira pukul 01.00 WIB di Kelurahan Negeri Olok Gading, Telukbetung Barat.Kapores Bandarlampung, Kombes Nurochman, mengatakan, baku tembak itu berawal dari penyergapan pelaku perampokan mobil Xenia silver bernomor polisi BE 2037 CA milik Intan Melinda pada 5 Mei lalu.&amp;ldquo;Dari hasil penyelidikan, kami mengetahui keberadaan Ronald di wilayah Telukbetung Barat,&amp;rdquo; katanya.Ketika disergap, pelaku yang sedang mengendarai Toyota Avanza warna merah itu bersama seorang pelaku lainnya, Hendro (50), justru melawan. Mereka menabrak mobil polisi berulang kali dan melepaskan tembakan sambil berusaha melarikan diri, sehinga sempat terjadi baku tembak dan aksi kejar-kejaran. Setelah mobil pelaku berhenti, tambah Nurochman, petugas melakukan pengecekan dan mendapati Ronald dan Hendro dalam keadaan bersimbah darah akibat luka tembak. Mereka segera dilarikan ke rumah sakit, namun Ronald tewas karena mengeluarkan banyak darah, sedangkan Hendro kritis.Dari penyergapan tersebut, petugas menyita satu pucuk senjata api rakitan, empat butir peluru, sebilah senjata tajam, dan satu unit Avanza merah bernomor polisi BE 2841 CK.</description><content:encoded>LAMPUNG - Penyergapan pelaku pencurian mobil berakhir dengan baku tembak. Akibatnya, salah seorang pelaku tewas tertembus timah panas.Ronald (40) warga Sukarame, Bandarlampung, tewas tertembus delapan butir peluru di sekujur tubuhnya dalam drama penyergapan yang dilakukan Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bandarlampung, Senin (27/5/2013) sekira pukul 01.00 WIB di Kelurahan Negeri Olok Gading, Telukbetung Barat.Kapores Bandarlampung, Kombes Nurochman, mengatakan, baku tembak itu berawal dari penyergapan pelaku perampokan mobil Xenia silver bernomor polisi BE 2037 CA milik Intan Melinda pada 5 Mei lalu.&amp;ldquo;Dari hasil penyelidikan, kami mengetahui keberadaan Ronald di wilayah Telukbetung Barat,&amp;rdquo; katanya.Ketika disergap, pelaku yang sedang mengendarai Toyota Avanza warna merah itu bersama seorang pelaku lainnya, Hendro (50), justru melawan. Mereka menabrak mobil polisi berulang kali dan melepaskan tembakan sambil berusaha melarikan diri, sehinga sempat terjadi baku tembak dan aksi kejar-kejaran. Setelah mobil pelaku berhenti, tambah Nurochman, petugas melakukan pengecekan dan mendapati Ronald dan Hendro dalam keadaan bersimbah darah akibat luka tembak. Mereka segera dilarikan ke rumah sakit, namun Ronald tewas karena mengeluarkan banyak darah, sedangkan Hendro kritis.Dari penyergapan tersebut, petugas menyita satu pucuk senjata api rakitan, empat butir peluru, sebilah senjata tajam, dan satu unit Avanza merah bernomor polisi BE 2841 CK.</content:encoded></item></channel></rss>
