<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD: Kehidupan Kita Kering Moralitas</title><description>Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, mendukung langkah yang akan diambil Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (NU), Said Aqil Siradj, untuk mengembalikan NU menggunakan pola pesantren.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/28/337/813569/mahfud-md-kehidupan-kita-kering-moralitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/28/337/813569/mahfud-md-kehidupan-kita-kering-moralitas"/><item><title>Mahfud MD: Kehidupan Kita Kering Moralitas</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/28/337/813569/mahfud-md-kehidupan-kita-kering-moralitas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/28/337/813569/mahfud-md-kehidupan-kita-kering-moralitas</guid><pubDate>Selasa 28 Mei 2013 03:22 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/28/337/813569/DMFeaAyrll.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/28/337/813569/DMFeaAyrll.jpg</image><title>Mahfud MD </title></images><description>&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, mendukung langkah yang akan diambil Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (NU), Said Aqil Siradj, untuk mengembalikan NU menggunakan pola pesantren.
&amp;nbsp;
&quot;Sangat relevan, karena kehidupan kita kering moralitas dan agama,&quot; ujar Mahfud usai menghadiri acara peringatan hari lahir NU ke 90 di Jakarta Selatan, Senin 27 Mei.
&amp;nbsp;
Kebutuhan fisik masyarakat saat ini, lanjut Mahfud, sudah banyak tersedia, namun untuk kebutuhan jiwa masih kering.
&amp;nbsp;
&quot;Kejiwaan kita kering. Itu perlu dikembangkan. Saya pikir, langkah yang akan diambil NU sungguh relevan dengan keadaan yang terjadi saat ini,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Bahkan, Mahfud yang digadang-gadang sebagai salah satu calon presiden dalam Pemilu 2014 itu pun menegaskan bahwa pesantren lah yang membawa Indonesia merdeka.
&amp;nbsp;
&quot;Merdeka ini karena semangat pesantren. Jasmani rohani haruslah seimbang,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Ketua Umum NU Said Aqil Siradj menegaskan bahwa bangsa ini harus kembali pada nilai-nilai nusantara.
&amp;nbsp;
&quot;Karena nilai-nilai nusantara merupakan wajah dan karakter budaya Bangsa Indonesia. Kembali kepada pesantren adalah sama halnya kembali kepada nilai-nilai atau cita-cita bangsa ini,&quot; ujar Aqil.</description><content:encoded>&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, mendukung langkah yang akan diambil Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (NU), Said Aqil Siradj, untuk mengembalikan NU menggunakan pola pesantren.
&amp;nbsp;
&quot;Sangat relevan, karena kehidupan kita kering moralitas dan agama,&quot; ujar Mahfud usai menghadiri acara peringatan hari lahir NU ke 90 di Jakarta Selatan, Senin 27 Mei.
&amp;nbsp;
Kebutuhan fisik masyarakat saat ini, lanjut Mahfud, sudah banyak tersedia, namun untuk kebutuhan jiwa masih kering.
&amp;nbsp;
&quot;Kejiwaan kita kering. Itu perlu dikembangkan. Saya pikir, langkah yang akan diambil NU sungguh relevan dengan keadaan yang terjadi saat ini,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Bahkan, Mahfud yang digadang-gadang sebagai salah satu calon presiden dalam Pemilu 2014 itu pun menegaskan bahwa pesantren lah yang membawa Indonesia merdeka.
&amp;nbsp;
&quot;Merdeka ini karena semangat pesantren. Jasmani rohani haruslah seimbang,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, Ketua Umum NU Said Aqil Siradj menegaskan bahwa bangsa ini harus kembali pada nilai-nilai nusantara.
&amp;nbsp;
&quot;Karena nilai-nilai nusantara merupakan wajah dan karakter budaya Bangsa Indonesia. Kembali kepada pesantren adalah sama halnya kembali kepada nilai-nilai atau cita-cita bangsa ini,&quot; ujar Aqil.</content:encoded></item></channel></rss>
