<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Unik Muslim Inggris Hadapi Demo Anti-Islam</title><description>Warga muslim di Inggris punya cara unik untuk menghadapi demonstrasi anti-Islam. Mereka menjamu para pendemo dengan teh dan biskuit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/28/414/813845/cara-unik-muslim-inggris-hadapi-demo-anti-islam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/05/28/414/813845/cara-unik-muslim-inggris-hadapi-demo-anti-islam"/><item><title>Cara Unik Muslim Inggris Hadapi Demo Anti-Islam</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/05/28/414/813845/cara-unik-muslim-inggris-hadapi-demo-anti-islam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/05/28/414/813845/cara-unik-muslim-inggris-hadapi-demo-anti-islam</guid><pubDate>Selasa 28 Mei 2013 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/05/28/414/813845/geYqs7c3J9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Muslim Inggris Berikan Teh pada Pendemo (Foto: Guardian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/05/28/414/813845/geYqs7c3J9.jpg</image><title>Warga Muslim Inggris Berikan Teh pada Pendemo (Foto: Guardian)</title></images><description>YORK &amp;ndash; Warga muslim di Inggris punya cara unik untuk menghadapi demonstrasi anti-Islam. Mereka menjamu para pendemo dengan teh dan biskuit.
&amp;nbsp;
Hal tersebut terjadi di sebuah masjid di Kota York. Situasi di masjid itu sempat tegang saat kelompok sayap kanan English Defense League (EDL) melakukan demonstrasi di sana.
&amp;nbsp;
Namun ketegangan mereda saat pendemo menerima jamuan dari pihak masjid. Anggota masjid juga mengundang mereka untuk menonton sepakbola bersama-sama.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dialog sangat mungkin terjadi. Bahkan EDL yang tadinya mengecam Islam dengan keras kini mau berdialog,&amp;rdquo; ujar tokoh muslim di York, Mohammed el-Gomatti, seperti dikutip Guardian, Selasa (28/5/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mungkin nanti giliran EDL yang menjamu kami. Kami akan dengan senang hati menerimanya,&amp;rdquo; lanjut Gomatti.
&amp;nbsp;
EDL sendiri mengaku tidak ingin memicu aksi kekerasan. Kelompok itu berdemo hanya untuk menyuarakan pendapat mereka.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami hanya ingin bersuara. Banyak warga yang merasa tidak boleh berpendapat dalam isu ini,&amp;rdquo; pungkas salah satu anggota EDL, Leanne Staven.
&amp;nbsp;
Sentimen anti-Islam memang sedang meningkat di Inggris. Pekan lalu, seorang prajurit dibantai di Woolwich oleh dua pria muslim.
&amp;nbsp;
Aksi kelompok sayap kanan di Inggris tidak selamanya berakhir damai. Beberapa masjid dilaporkan sempat diserang sebagai bentuk balas dendam.</description><content:encoded>YORK &amp;ndash; Warga muslim di Inggris punya cara unik untuk menghadapi demonstrasi anti-Islam. Mereka menjamu para pendemo dengan teh dan biskuit.
&amp;nbsp;
Hal tersebut terjadi di sebuah masjid di Kota York. Situasi di masjid itu sempat tegang saat kelompok sayap kanan English Defense League (EDL) melakukan demonstrasi di sana.
&amp;nbsp;
Namun ketegangan mereda saat pendemo menerima jamuan dari pihak masjid. Anggota masjid juga mengundang mereka untuk menonton sepakbola bersama-sama.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dialog sangat mungkin terjadi. Bahkan EDL yang tadinya mengecam Islam dengan keras kini mau berdialog,&amp;rdquo; ujar tokoh muslim di York, Mohammed el-Gomatti, seperti dikutip Guardian, Selasa (28/5/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Mungkin nanti giliran EDL yang menjamu kami. Kami akan dengan senang hati menerimanya,&amp;rdquo; lanjut Gomatti.
&amp;nbsp;
EDL sendiri mengaku tidak ingin memicu aksi kekerasan. Kelompok itu berdemo hanya untuk menyuarakan pendapat mereka.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami hanya ingin bersuara. Banyak warga yang merasa tidak boleh berpendapat dalam isu ini,&amp;rdquo; pungkas salah satu anggota EDL, Leanne Staven.
&amp;nbsp;
Sentimen anti-Islam memang sedang meningkat di Inggris. Pekan lalu, seorang prajurit dibantai di Woolwich oleh dua pria muslim.
&amp;nbsp;
Aksi kelompok sayap kanan di Inggris tidak selamanya berakhir damai. Beberapa masjid dilaporkan sempat diserang sebagai bentuk balas dendam.</content:encoded></item></channel></rss>
