<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>John Kei Minta Polisi Ungkap Penembak Tito</title><description>Hingga saat ini John Kei belum melihat secara langsung jenazah sang adik, lantaran masih menjalani masa hukuman di Lapas Salemba.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/02/500/816193/john-kei-minta-polisi-ungkap-penembak-tito</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/02/500/816193/john-kei-minta-polisi-ungkap-penembak-tito"/><item><title>John Kei Minta Polisi Ungkap Penembak Tito</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/02/500/816193/john-kei-minta-polisi-ungkap-penembak-tito</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/02/500/816193/john-kei-minta-polisi-ungkap-penembak-tito</guid><pubDate>Minggu 02 Juni 2013 07:03 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/02/500/816193/qycXlzRZq1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">John Kei. (Foto:Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/02/500/816193/qycXlzRZq1.jpg</image><title>John Kei. (Foto:Okezone)</title></images><description>JAKARTA - John Kei kakak Fransiskus Refra alias Tito Kei sedih atas kematian adiknya. Hingga saat ini dia belum melihat secara langsung jenazah sang adik, lantaran masih menjalani masa hukuman di Lapas Salemba.&quot;Saya sempat ketemu beliau (John Kei) di (Lapas) Salemba, yang pasti John sangat sedih, dia (Tito) itu adik kandungnya dan satu-satunya,&quot; kata Tofik Chandra, kolega sekaligus tim kuasa hukum keluarga Kei, saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (1/6/2013) malam.John, lanjut Tofik, belum tahu cerita utuh soal kematian adiknya ini. John, sambung Tofik, hanya berpesan agar kasus adiknya ini bisa diungkap secara tuntas. &quot;Beliau minta adiknya diurus dengan baik dan benar,&quot; tuturnya.Tito sendiri tewas setelah ditembak orang tak dikenal saat bermain kartu dengan teman-temannya di Jalan Raya Tityan Indah RT 3/11, Kalibaru, Medan Satria Bekasi. Tito sendiri mengalami luka tembak di bawah mata sebelah kanan yang tembus ke belakang. Dia pun sempat di bawa ke RS Ananda sebelum akhirnya dirujuk ke RS Carolus untuk diotopsi.Bersama Tito, juga tewas pemilik warung tempat Tito bermain kartu. Dia adalah Ratim (71) yang juga tewas dengan luka tembak di bagian di dada. Kasus ini sendiri masih terus ditelusuri pihak kepolisian. Untuk sementara, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mendapatkan sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah proyektil peluru dan satu buah selongsong. Saat ini, barang bukti tersebut masih diidentifikasi di Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri.</description><content:encoded>JAKARTA - John Kei kakak Fransiskus Refra alias Tito Kei sedih atas kematian adiknya. Hingga saat ini dia belum melihat secara langsung jenazah sang adik, lantaran masih menjalani masa hukuman di Lapas Salemba.&quot;Saya sempat ketemu beliau (John Kei) di (Lapas) Salemba, yang pasti John sangat sedih, dia (Tito) itu adik kandungnya dan satu-satunya,&quot; kata Tofik Chandra, kolega sekaligus tim kuasa hukum keluarga Kei, saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (1/6/2013) malam.John, lanjut Tofik, belum tahu cerita utuh soal kematian adiknya ini. John, sambung Tofik, hanya berpesan agar kasus adiknya ini bisa diungkap secara tuntas. &quot;Beliau minta adiknya diurus dengan baik dan benar,&quot; tuturnya.Tito sendiri tewas setelah ditembak orang tak dikenal saat bermain kartu dengan teman-temannya di Jalan Raya Tityan Indah RT 3/11, Kalibaru, Medan Satria Bekasi. Tito sendiri mengalami luka tembak di bawah mata sebelah kanan yang tembus ke belakang. Dia pun sempat di bawa ke RS Ananda sebelum akhirnya dirujuk ke RS Carolus untuk diotopsi.Bersama Tito, juga tewas pemilik warung tempat Tito bermain kartu. Dia adalah Ratim (71) yang juga tewas dengan luka tembak di bagian di dada. Kasus ini sendiri masih terus ditelusuri pihak kepolisian. Untuk sementara, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mendapatkan sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah proyektil peluru dan satu buah selongsong. Saat ini, barang bukti tersebut masih diidentifikasi di Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri.</content:encoded></item></channel></rss>
