<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Konvensi, Anis Baswedan Dapat Angin Segar dari Demokrat</title><description>Keinginan Anis Baswedan untuk ikut konvensi Capres Partai Demokrat, mendapat sambutan positif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/03/339/816754/soal-konvensi-anis-baswedan-dapat-angin-segar-dari-demokrat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/03/339/816754/soal-konvensi-anis-baswedan-dapat-angin-segar-dari-demokrat"/><item><title>Soal Konvensi, Anis Baswedan Dapat Angin Segar dari Demokrat</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/03/339/816754/soal-konvensi-anis-baswedan-dapat-angin-segar-dari-demokrat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/03/339/816754/soal-konvensi-anis-baswedan-dapat-angin-segar-dari-demokrat</guid><pubDate>Senin 03 Juni 2013 15:43 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/03/339/816754/Op3dSBJpDk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/03/339/816754/Op3dSBJpDk.jpg</image><title>Ilustrasi Okezone</title></images><description>JAKARTA - Rektor Universitas Paramadina Anis Baswedan menyatakan minatnya untuk mengikuti konvensi penjaringan calon presiden (capres) 2014, yang akan digelar oleh Partai Demokrat. Keinginan Anis itu pun mendapat sambutan positif dari partai berlambang bintang mercy itu.&quot;Kita membuka pendaftaran semi terbuka, artinya komite itu selektif sekali. Kalau Pak Anis atau Pak Mahfud (mantan Ketua MK) ya oke-oke banget,&quot; kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sophacua di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/6/2013).Max juga tidak mempermasalahkan latar belakang dari Anis yang seorang akademisi, bukan seorang politikus. &quot;Tergantung dia masuk atau tidak, kan rakyat yang memilih,&quot; sambungnya.Tahap pertama yang akan dilakukan oleh Partai Demokrat dalam menggelar konvensi adalah menentukan persyaratan para peserta konvensi. &quot;Konvensi dilakukan dengan membuka pendaftaran, bukan mengirimkan undangan,&quot; terangnya.Selain itu, partai pemenang Pemilu 2009 itu juga akan bekerja sama dengan sejumlah lembaga survei, serta beberapa media untuk mensosialisasikan hasil konvensi.&quot;Seleksi itu tahapanya banyak, yang akan dilibatkan seluruh rakyat yang akan menentukan. Majelis Tinggi hanya membentuk komite, komite itu yang bergerak, dan dikembalikan ke Majelis Tinggi untuk disahkan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Rektor Universitas Paramadina Anis Baswedan menyatakan minatnya untuk mengikuti konvensi penjaringan calon presiden (capres) 2014, yang akan digelar oleh Partai Demokrat. Keinginan Anis itu pun mendapat sambutan positif dari partai berlambang bintang mercy itu.&quot;Kita membuka pendaftaran semi terbuka, artinya komite itu selektif sekali. Kalau Pak Anis atau Pak Mahfud (mantan Ketua MK) ya oke-oke banget,&quot; kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sophacua di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/6/2013).Max juga tidak mempermasalahkan latar belakang dari Anis yang seorang akademisi, bukan seorang politikus. &quot;Tergantung dia masuk atau tidak, kan rakyat yang memilih,&quot; sambungnya.Tahap pertama yang akan dilakukan oleh Partai Demokrat dalam menggelar konvensi adalah menentukan persyaratan para peserta konvensi. &quot;Konvensi dilakukan dengan membuka pendaftaran, bukan mengirimkan undangan,&quot; terangnya.Selain itu, partai pemenang Pemilu 2009 itu juga akan bekerja sama dengan sejumlah lembaga survei, serta beberapa media untuk mensosialisasikan hasil konvensi.&quot;Seleksi itu tahapanya banyak, yang akan dilibatkan seluruh rakyat yang akan menentukan. Majelis Tinggi hanya membentuk komite, komite itu yang bergerak, dan dikembalikan ke Majelis Tinggi untuk disahkan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
