<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istanbul Berubah Jadi Medan Perang</title><description>Seorang pria Australia bercerita tentang protes anti-pemerintah yang terjadi di Turki. Dia menyebut Kota Istanbul kini layaknya medan perang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/03/414/816588/istanbul-berubah-jadi-medan-perang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/03/414/816588/istanbul-berubah-jadi-medan-perang"/><item><title>Istanbul Berubah Jadi Medan Perang</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/03/414/816588/istanbul-berubah-jadi-medan-perang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/03/414/816588/istanbul-berubah-jadi-medan-perang</guid><pubDate>Senin 03 Juni 2013 12:11 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/03/414/816588/E3sYw1Mkka.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pendemo di Turki (Foto: Sky News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/03/414/816588/E3sYw1Mkka.jpg</image><title>Pendemo di Turki (Foto: Sky News)</title></images><description>ISTANBUL &amp;ndash; Seorang pria Australia bercerita tentang protes anti-pemerintah yang terjadi di Turki. Dia menyebut Kota Istanbul kini layaknya medan perang.
&amp;nbsp;
Antony Karasulas bekerja di sebuah rumah sakit di Istanbul. Tempatnya bekerja terletak dekat dengan Lapangan Taksim yang menjadi pusat para pendemo.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tiga hari ini situasi sangat gila!,&amp;rdquo; terang Karasulas, seperti dikutip ABC News, Senin (3/6/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Para pendemo membuat barikade di seluruh penjuru kota. Tempat ini sudah menjadi medan perang,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;
Karasulas melaporkan, sudah ada beberapa korban tewas akibat bentrokan antara pendemo dengan aparat. Sebagian besar korban meninggal dunia akibat gangguan pernafasan yang ditimbulkan gas air mata.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tahu dari rumah sakit ada korban tewas akibat gas air mata. Ada juga seorang ibu yang matanya terluka terkena peluru karet,&amp;rdquo; jelas pria itu.
&amp;nbsp;
Karasulas mengaku telah bersiap-siap untuk kondisi yang terburuk. Dia pun membeli masker khusus untuk menghindari serangan gas air mata dari aparat.</description><content:encoded>ISTANBUL &amp;ndash; Seorang pria Australia bercerita tentang protes anti-pemerintah yang terjadi di Turki. Dia menyebut Kota Istanbul kini layaknya medan perang.
&amp;nbsp;
Antony Karasulas bekerja di sebuah rumah sakit di Istanbul. Tempatnya bekerja terletak dekat dengan Lapangan Taksim yang menjadi pusat para pendemo.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tiga hari ini situasi sangat gila!,&amp;rdquo; terang Karasulas, seperti dikutip ABC News, Senin (3/6/2013).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Para pendemo membuat barikade di seluruh penjuru kota. Tempat ini sudah menjadi medan perang,&amp;rdquo; lanjutnya.
&amp;nbsp;
Karasulas melaporkan, sudah ada beberapa korban tewas akibat bentrokan antara pendemo dengan aparat. Sebagian besar korban meninggal dunia akibat gangguan pernafasan yang ditimbulkan gas air mata.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tahu dari rumah sakit ada korban tewas akibat gas air mata. Ada juga seorang ibu yang matanya terluka terkena peluru karet,&amp;rdquo; jelas pria itu.
&amp;nbsp;
Karasulas mengaku telah bersiap-siap untuk kondisi yang terburuk. Dia pun membeli masker khusus untuk menghindari serangan gas air mata dari aparat.</content:encoded></item></channel></rss>
