<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Golkar: Sejak Dulu Koalisi Tidak Terlalu Istimewa</title><description>Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Tohari menilai, Sekretariat Gabungan  atau koalisi partai pendukung pemerintah dalam keadaan baik-baik saja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/05/339/817524/golkar-sejak-dulu-koalisi-tidak-terlalu-istimewa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/05/339/817524/golkar-sejak-dulu-koalisi-tidak-terlalu-istimewa"/><item><title>Golkar: Sejak Dulu Koalisi Tidak Terlalu Istimewa</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/05/339/817524/golkar-sejak-dulu-koalisi-tidak-terlalu-istimewa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/05/339/817524/golkar-sejak-dulu-koalisi-tidak-terlalu-istimewa</guid><pubDate>Rabu 05 Juni 2013 03:04 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/04/339/817524/TGCkUDmvEB.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/04/339/817524/TGCkUDmvEB.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Tohari menilai, Sekretariat Gabungan atau koalisi partai pendukung pemerintah dalam keadaan baik-baik saja. Namun demikian, dia juga melihat selama ini koalisi tidak bisa menyelesaikan setiap perbedaan yang ada.&quot;Saya rasa so far so good, jadi semuanya berjalan sebagaimana biasa, tidak ada sesuatu yang fundamental dalam koalisi. Sejak dulu juga koalisi tidak terlalu istimewa dalam menyelesaikan berbagai perbedaan yang terjadi,&quot; kata di gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/6/2013).Aksi salah satu partai anggota koalisi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), menurutnya, hal yang biasa saja.&quot;Sekarang misalnya PKS yang berada pada posisi yang menolak, saya rasa itu biasa juga,&quot; jelasnya.Hajriyanto menambahkan dalam setiap kebijakan pemerintah, pasti ada yang tidak mendukung penuh. Lanjutnya, sikap PKS yang menolak seperti ini tidak perlu dirisaukan.&quot;Tidak pernah satu isu yang mendapatkan dukungan secara utuh, menurut saya biarkan saja itu berproses. Tidak perlu terlalu merisaukan jika ada partai anggota koalisi yang berbeda pendapat berkaitan dengan kebijakan subsidi BBM,&quot; paparnya.PKS bukan kali pertama menolak kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah. Menurut Hajriyanto, tidak tepat jika menyebut PKS sebagai partai pembangkang. &quot;Saya rasa istilah pembangkangan tidak terlalu tepat untuk sebuah koalisi yang begitu longgar terhadap partai koalisi ini,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Tohari menilai, Sekretariat Gabungan atau koalisi partai pendukung pemerintah dalam keadaan baik-baik saja. Namun demikian, dia juga melihat selama ini koalisi tidak bisa menyelesaikan setiap perbedaan yang ada.&quot;Saya rasa so far so good, jadi semuanya berjalan sebagaimana biasa, tidak ada sesuatu yang fundamental dalam koalisi. Sejak dulu juga koalisi tidak terlalu istimewa dalam menyelesaikan berbagai perbedaan yang terjadi,&quot; kata di gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/6/2013).Aksi salah satu partai anggota koalisi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), menurutnya, hal yang biasa saja.&quot;Sekarang misalnya PKS yang berada pada posisi yang menolak, saya rasa itu biasa juga,&quot; jelasnya.Hajriyanto menambahkan dalam setiap kebijakan pemerintah, pasti ada yang tidak mendukung penuh. Lanjutnya, sikap PKS yang menolak seperti ini tidak perlu dirisaukan.&quot;Tidak pernah satu isu yang mendapatkan dukungan secara utuh, menurut saya biarkan saja itu berproses. Tidak perlu terlalu merisaukan jika ada partai anggota koalisi yang berbeda pendapat berkaitan dengan kebijakan subsidi BBM,&quot; paparnya.PKS bukan kali pertama menolak kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah. Menurut Hajriyanto, tidak tepat jika menyebut PKS sebagai partai pembangkang. &quot;Saya rasa istilah pembangkangan tidak terlalu tepat untuk sebuah koalisi yang begitu longgar terhadap partai koalisi ini,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
