<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Chef Arnold: Saya Enggak Suka Sekolah!</title><description>Setiap orang memimpikan untuk bisa sekolah. Tapi siapa sangka, ternyata  juri dalam MasterChef Indonesia, Chef Arnold Poernomo ternyata tidak  suka sekolah. Wah!</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/05/373/817494/chef-arnold-saya-enggak-suka-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/05/373/817494/chef-arnold-saya-enggak-suka-sekolah"/><item><title>Chef Arnold: Saya Enggak Suka Sekolah!</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/05/373/817494/chef-arnold-saya-enggak-suka-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/05/373/817494/chef-arnold-saya-enggak-suka-sekolah</guid><pubDate>Rabu 05 Juni 2013 06:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmad Faisal Harahap</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/04/373/817494/AK3HmYxiK1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Chef Arnold Poernomo. (Foto: Feri Usmawan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/04/373/817494/AK3HmYxiK1.jpg</image><title>Chef Arnold Poernomo. (Foto: Feri Usmawan/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Setiap orang memimpikan untuk bisa sekolah. Tapi siapa sangka, ternyata juri dalam MasterChef Indonesia, Chef Arnold Poernomo ternyata tidak suka sekolah. Wah!&quot;Saya enggak suka sekolah. Karena sekolah itu seperti terpaksa, begitu sampai di sekolah ngantuk, malas. Belajar juga bercanda doang sama teman-teman, kerjaannya kabur dari sekolah, nyari kerja lah, apa lah,&quot; tutur pria yang bersekolah hanya sampai jenjang SMA di Sydney ini, saat berkunjung ke Redaksi Okezone.Kendati demikian, Chef yang lahir di Surabaya tersebut berusaha tetap membandingkan kehidupan sehari-harinya saat sekolah dulu dengan kehidupan yang sekarang.&quot;Terus kalau dikangen-kangenin dulu kita cuma mikirin 'waduh nilai kita bisa bagus apa enggak yah?', tapi kalau misalnya sekarang sudah benar-benar in the real life. Kita mikirnya 'kita mau makan apa ya besok?, bagaimana ya kita cara makannya besok?' the real life survival,&quot; terang Chef kelahiran 18 Agustus 1988 ini.Dia pun bernostalgia, ketika zaman sekolah dulu, dirinya sempat ikut-ikutan ekstrakurikuler (ekskul) tata boga atau kuliner.&quot;Waktu sekolah saya pernah juara 1 lomba taekwondo se-provinsi (di Sydney), terus di sekolah juga dapat The Highest Award and Achievement dari kepala sekolah puluhan kali untuk yang berbau-bau makanan,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Setiap orang memimpikan untuk bisa sekolah. Tapi siapa sangka, ternyata juri dalam MasterChef Indonesia, Chef Arnold Poernomo ternyata tidak suka sekolah. Wah!&quot;Saya enggak suka sekolah. Karena sekolah itu seperti terpaksa, begitu sampai di sekolah ngantuk, malas. Belajar juga bercanda doang sama teman-teman, kerjaannya kabur dari sekolah, nyari kerja lah, apa lah,&quot; tutur pria yang bersekolah hanya sampai jenjang SMA di Sydney ini, saat berkunjung ke Redaksi Okezone.Kendati demikian, Chef yang lahir di Surabaya tersebut berusaha tetap membandingkan kehidupan sehari-harinya saat sekolah dulu dengan kehidupan yang sekarang.&quot;Terus kalau dikangen-kangenin dulu kita cuma mikirin 'waduh nilai kita bisa bagus apa enggak yah?', tapi kalau misalnya sekarang sudah benar-benar in the real life. Kita mikirnya 'kita mau makan apa ya besok?, bagaimana ya kita cara makannya besok?' the real life survival,&quot; terang Chef kelahiran 18 Agustus 1988 ini.Dia pun bernostalgia, ketika zaman sekolah dulu, dirinya sempat ikut-ikutan ekstrakurikuler (ekskul) tata boga atau kuliner.&quot;Waktu sekolah saya pernah juara 1 lomba taekwondo se-provinsi (di Sydney), terus di sekolah juga dapat The Highest Award and Achievement dari kepala sekolah puluhan kali untuk yang berbau-bau makanan,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
