<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Golkar: Pemerintah Kita Lucu </title><description>Wakil  Sekjen DPP Partai Golkar,  Harry Azhar Azis, menyebut Pemerintah Indonesia sangat lucu dalam  menangani  polemik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). 
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/08/339/819025/golkar-pemerintah-kita-lucu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/08/339/819025/golkar-pemerintah-kita-lucu"/><item><title>Golkar: Pemerintah Kita Lucu </title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/08/339/819025/golkar-pemerintah-kita-lucu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/08/339/819025/golkar-pemerintah-kita-lucu</guid><pubDate>Sabtu 08 Juni 2013 12:33 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/08/339/819025/RpSjDumVv7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/08/339/819025/RpSjDumVv7.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Sekjen DPP Partai Golkar,  Harry Azhar Azis, menyebut Pemerintah Indonesia sangat lucu dalam menangani  polemik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). 
&amp;nbsp;
&quot;Tahun 2013  lucu, BBM jadi wilayah pertempuran politik. Pemerintah kita lucu, sudah diberi  kewenangan tapi tidak mau melaksanakan, malah minta izin lagi ke DPR. Di DPR ini  sekarang sedang proses pembahasan,&quot; kata Harry dalam acara diskusi SindoRadio  bertajuk 'Perahu Retak Setgab', di Cikini, Jakarta, Sabtu  (8/6/2013).
&amp;nbsp;
Dia  menjelaskan, pemerintah yang menyerahkan kewenangan ini ke DPR juga menjadi  polemik. Di mana, tidak ada kebulatan dari sepuluh fraksi anggota Sekretariat  Gabungan (Setgab) untuk permasalahan ini.
&amp;nbsp;
&quot;Fraksi di  DPR setuju berikan kewenangan pemerintah kalau terjadi, khususnya makro. Dalam  fraksi ini memang yang agak tegas menolak itu PKS. Kalau PDIP juga terkesan  menolak, meskinya tidak tegas,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Kendati  demikian, Golkar dalam poisisi yang tegas mendukung kenaikan harga BBM. Namun  yang perlu dikritisi dari kebijakan ini adalah kriteria penerima kompensasi dari  kenaikan harga itu, yaitu dengan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat  (BLSM).
&amp;nbsp;
&quot;Artinya,  Golkar harus meminta ini ada BLSM. Yang kita kritisi adalah kriteria orang  miskin. Kedua, dampaknya itu, maunya Golkar, model-model BLSM itu permanen,  tetap, negara harus tetap, tanpa kenaikan harga BBM atau tidak,&quot;  sambungnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Sekjen DPP Partai Golkar,  Harry Azhar Azis, menyebut Pemerintah Indonesia sangat lucu dalam menangani  polemik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). 
&amp;nbsp;
&quot;Tahun 2013  lucu, BBM jadi wilayah pertempuran politik. Pemerintah kita lucu, sudah diberi  kewenangan tapi tidak mau melaksanakan, malah minta izin lagi ke DPR. Di DPR ini  sekarang sedang proses pembahasan,&quot; kata Harry dalam acara diskusi SindoRadio  bertajuk 'Perahu Retak Setgab', di Cikini, Jakarta, Sabtu  (8/6/2013).
&amp;nbsp;
Dia  menjelaskan, pemerintah yang menyerahkan kewenangan ini ke DPR juga menjadi  polemik. Di mana, tidak ada kebulatan dari sepuluh fraksi anggota Sekretariat  Gabungan (Setgab) untuk permasalahan ini.
&amp;nbsp;
&quot;Fraksi di  DPR setuju berikan kewenangan pemerintah kalau terjadi, khususnya makro. Dalam  fraksi ini memang yang agak tegas menolak itu PKS. Kalau PDIP juga terkesan  menolak, meskinya tidak tegas,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Kendati  demikian, Golkar dalam poisisi yang tegas mendukung kenaikan harga BBM. Namun  yang perlu dikritisi dari kebijakan ini adalah kriteria penerima kompensasi dari  kenaikan harga itu, yaitu dengan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat  (BLSM).
&amp;nbsp;
&quot;Artinya,  Golkar harus meminta ini ada BLSM. Yang kita kritisi adalah kriteria orang  miskin. Kedua, dampaknya itu, maunya Golkar, model-model BLSM itu permanen,  tetap, negara harus tetap, tanpa kenaikan harga BBM atau tidak,&quot;  sambungnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
