<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Alasan Wiranto Nyapres Lagi di 2014</title><description>Setelah dua kali gagal menjadi presiden pada 2004 dan 2009, Ketua Umum  Partai Hanura Wiranto, masih bernafsu untuk menjadi  calon presiden (capres) pada Pemilu Presiden 2014 mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/10/339/819686/ini-alasan-wiranto-nyapres-lagi-di-2014</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/06/10/339/819686/ini-alasan-wiranto-nyapres-lagi-di-2014"/><item><title>Ini Alasan Wiranto Nyapres Lagi di 2014</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/06/10/339/819686/ini-alasan-wiranto-nyapres-lagi-di-2014</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/06/10/339/819686/ini-alasan-wiranto-nyapres-lagi-di-2014</guid><pubDate>Senin 10 Juni 2013 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Catur Nugroho Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/06/10/339/819686/6u9jox79TT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wiranto (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/06/10/339/819686/6u9jox79TT.jpg</image><title>Wiranto (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Setelah dua kali gagal menjadi presiden pada 2004 dan 2009, Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto, masih bernafsu untuk menjadi calon presiden (capres) pada Pemilu Presiden 2014 mendatang.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Menurutnya, motivasi menjadi presiden karena didasari tidak adanya perubahan yang mencolok sejak Orde Baru ke reformasi.
&amp;nbsp;
&quot;Harapan saya merubah Orde Baru ke reformasi dengan ada perubahan kesejahteraan, keamana publik, peningkatan pendidikan, karena itu belum tercapai dalam perubahan supaya Indonesia lebih baik lagi,&quot; kata Wiranto, kepada Okezone, beberapa waktu lalu.
&amp;nbsp;
Kegagalan menjadi presiden pada Pemilu 2004 dan 2009, kata Wiranto tidak akan mematikan sikapnya untuk mengabdi ke negeri ini. &quot;Namun kegagalan merupakan suatu pelajaran untuk menyempurnakan agar tidak gagal lagi pada periode berikutnya,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Kata dia, menjadi capres janganlah hanya nafsu semata saja, namun harus berangkat dari kepedulian menyelesaikan masalah.
&amp;nbsp;
Saat ditanyakan kriteria cawapres seperti apa yang dibutuhkan untuk membenahi negara ini, Wiranto menuturkan belum waktunya menyampaikan saat ini. Sebab yang paling penting saat ini bagaimana cara Hanura untuk memenangi Pemilu 2014 terlebih dahulu.
&amp;nbsp;
&quot;Terus terang saya belum pasang memasangkan karena itu terlalu prematur, nanti ada cara pendekatan-pendekatan yang kita lakukan dan kita tidak boleh mendahului itu,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah dua kali gagal menjadi presiden pada 2004 dan 2009, Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto, masih bernafsu untuk menjadi calon presiden (capres) pada Pemilu Presiden 2014 mendatang.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Menurutnya, motivasi menjadi presiden karena didasari tidak adanya perubahan yang mencolok sejak Orde Baru ke reformasi.
&amp;nbsp;
&quot;Harapan saya merubah Orde Baru ke reformasi dengan ada perubahan kesejahteraan, keamana publik, peningkatan pendidikan, karena itu belum tercapai dalam perubahan supaya Indonesia lebih baik lagi,&quot; kata Wiranto, kepada Okezone, beberapa waktu lalu.
&amp;nbsp;
Kegagalan menjadi presiden pada Pemilu 2004 dan 2009, kata Wiranto tidak akan mematikan sikapnya untuk mengabdi ke negeri ini. &quot;Namun kegagalan merupakan suatu pelajaran untuk menyempurnakan agar tidak gagal lagi pada periode berikutnya,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Kata dia, menjadi capres janganlah hanya nafsu semata saja, namun harus berangkat dari kepedulian menyelesaikan masalah.
&amp;nbsp;
Saat ditanyakan kriteria cawapres seperti apa yang dibutuhkan untuk membenahi negara ini, Wiranto menuturkan belum waktunya menyampaikan saat ini. Sebab yang paling penting saat ini bagaimana cara Hanura untuk memenangi Pemilu 2014 terlebih dahulu.
&amp;nbsp;
&quot;Terus terang saya belum pasang memasangkan karena itu terlalu prematur, nanti ada cara pendekatan-pendekatan yang kita lakukan dan kita tidak boleh mendahului itu,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
